"CINTA ANISA "

"CINTA ANISA "
kekesalan nyonya Fania pada Anisa


__ADS_3

*** keesokan hari mereka pun terbangun dari tidurnya masing2... Radit yang bangun lebih awal dari Anisa sudah selesai mandi dan membuka gorden jendela dan pintu balkon untuk menikmati kehangatan matahari pagi...


tak lama Anisa merasa silau dengan cahaya yang masuk dalam kamar dan mengenainya...anisapun benjak dari ranjangnya menuju kamar mandi ... selesai mandi dan berganti pakaian Anisa menghampiri Radit yang berada di balkon kamar hotelnya....


"hai...selamat pagi..." (Anisa menyapa Radit dengan ramah dan senyum manisnya)


"Heiii..hai..selamat pagi istriku yang cantik.. oops...eung ...maaf .... hai(Radit yang saat itu sedang menggerak2an tangannya untuk melakukan peregangan pun dengan spontan menjawab sapa Anisa dengan sebutan istriku )


disitu Anisa terkejut dan malu...


" ada rencana apa harinini?"(tanya Anisa untuk mengalihkan pembicaraan dan suasana)


"belum tahu...tapi hari ini kita ada makan siang dengan orang tua kita" (raditpun menjelaskan pada Anisa)


tok..toktok...


suara ketukan dari pintu kamar hotel pun terdengar


"siapa pagi2 begini mengetuk pintu..." (tanya heran Anisa)

__ADS_1


"entahlah...sebentar aku buka dulu" (raditpun berjalan membuka pintu kamarnya)


"hi...selamat pagi pengantin baru..." (mamah Anisa pun tiba di kamar hotel membawakan sarapan sepecial untuk Radit dan Anisa)


"hahhhh...mamah...emz...smoga mmah tidak tahu.." (Anisa begitu panik ketika mamahnya tiba2 datang membawa sarapan)


"silahkan Tante..." (Radit mempersilahkan)


"tannnnte?? mamah...panggil saya mamah...kamu kan sudah menikah dengan Anisa...sudah seharusnya kamu panggil mamah bukan Tante..." (mamah Anisa terkejut dengan panggilan Tante)


"emz..o..okay baik Tan...eh...mamah...heheh" (raditpun menjawab dengan kaku dan gagu)


"Oya ini sarapa buat kalian...BI Inah mamah suruh Masakin lobster saus mentega... gurita kecap dan juga beberapa sayuran ... semalam pasti capek kan habis tempur ..."( mamah Anisa sibuk menyiapkan smua makanan yang dia bawa sebari menggoda Anisa dan juga Radit)


"ih...sayang...mamah kan masih belum terbiasa gak ada kamu di rumah...kamu anak satu2 nya mamah ...mamah mau kamu dan suami kamu makan makanan yang Mama bawa..." (mamah Anisa menvoba me jelaskan)


ketika Anisa dan Radit mencicipi makanan...mamah Anisa menuju kamar mandi untuk mencuci tangan dan buang air kecil... dan saat mau masuk dalam kamar mandi... ada yang aneh...


mamah Anisa melihat ke arah ranjang yang masih tertata rapih dan sofa yang disitu terdapat bantal juga selimut yang masih berserakan...

__ADS_1


seketika mamahnya berfikir.. apa mungkin semalam mereka melakukan nya d atas sofa??? tapi penasaran itupun masih ada...lalu setelah dari kamar mandi ...mammah Anisa menelusuri Ra Jang dan juga sofa tempat kejadian perkara kedua sejoli yang baru saja menikah....


di karenakan mamah Anisa kebelet punya cucu ...mamah anisapun memastikan apakah Anisa benar2 sudah memberikan hak suaminya dan melaksanakan kewajibannya sebagai istri??


dan benar...ternyata firasat mamah Anisa yang sudah banyak pengalaman soal rumah tangga pun tahu ... anaknya sudah benar melakukan nya atau belumpun tau...



tapi mamah Anisa hanya diam dan pura2 tidak tahu...wllapun hatinya sedikit dongkol terhadap Anisa dan juga Radit...


kemudian mamah Anisa kembali menghampiri Radit dan Anisa...


"bagaimana semalam??? lancar???(sambil tersenyum menggoda pertanyaan menjebak d lontarkan)


seketika Anisa dan Radit tersedak dan batuk2...sambil saling bertatapan kebingungan mau menjawab apa...


mamah anisapun hanya tersenyum kecil mengetahui kepanikan mereka berdua


"yasudah mamah mau pamitan dulu kalian selesaikan makanya...sampai jumpa makan siang nanti..."(mamah Anisa berpamitan)

__ADS_1


*****


setibanya di rumah...mamah Anisa menelfon ibu Radit dan menceritakan semua yang dia saksikan dalam kamar hotel anak2 mereka... dan mamah Radit pun terkejut... mereka berdua pun merencanakan sesuatu agar anak2 mereka bisa saling mencintai dan segera bisa memberikan cucu...


__ADS_2