
selesai sarapan pagi...
Radit dan anisapun berpamitan pergi ke beberapa tempat...
bibi Anisa sudah menyiapkan supir pribadi Adi untuk mengantarkan Anisa dan Radit kemanapun mereka mau...
hari itu pun menjadi hari terakhir indah untuk Anisa dan Radit...
mereka berjalan bersama menikmati waktu dan suasana di kota itu...
mereka mulai mendekatkan diri mereka masing² tanpa mereka sadari...
mereka berfoto bersama... makan dan jajan bersama seperti bocil yang lagi cinta monyet....
di sebuah cafe dengan suasana pemandangan yang estetik merekapun duduk bersantai menikmati coklat hangat...
"hahahahaha...seru sekali ya...aku suka tempat ini...sepertinya aku betah..." (Anisa tertawa dan bicara pada Radit)
"baguslah kalau begitu...aku akan ikuti smua kemauan mu.."(raditpun menjawab dengan sumringah dan memeluk istrinya)
tidak terasa waktu sudah sore...dan merak pun mulai bergegas kembali ke rumah...
saat kluar dari cafe Anisa bertabrakan dengan seorang pria...
"oops...so ...sorry mr"(Anisa mengangguk-angguk bahunya meminta maaf pada pria itu)
__ADS_1
raditpun juga meminta maaf mewakili istrinya
"Anisa"(sahut pria itu)
" Erik... kamu???"(Anisa terkejut dengan pria yang barusan bertabrakan denganya)
"Erik???" (seru heran Radit dalam hati dengan pria itu)
"Radit...dia Erik...iya dia itu" (Anisa mencoba memperkenalkan nya pada Radit tapi tiba² Erik memotong pembicaraan Anisa)
"kenalkan saya Erik Herlambang ,dan saya adalah anak dari Herlambang group" (Erik memperkenalkan dirinya pada Radit dengan sombong)
"baik ...saya Radit suami Anisa .jadi kamu dari Herlambang group?" (Radit menyapa balik Erik)
"Oya maaf kita tidak bisa lama² karna sudah mau malam...kami akan segera pulang...maaf ya kami pergi dulu" (Anisa memotong perkenalan Erik dengan Radit dengan takut)
"baik ...hati² di jalan... besok aku akan berkinjung ke rumah menemui mu" (sahut Erik pada Anisa penuh harapan)
"rumah??? apa dia tahu kami tinggal dimana?" (dalam hati Radit bertanya² siapa Erik dan ada hubungan apa dengan Anisa dan kenapa mereka bisa saling kenal)
Anisa pun menatap Radit dengan ketakutan karna melihat ekspresi Radit berubah jadi seperti marah dan murung penuh tanya...
Anisa tidak berani bicara apapun pada Radit...selama perjalanan pulang Anisa dan raditpun saling diam dan memalingkan pandangannya masing²
sesampainya di rumah...
__ADS_1
orang rumah sudah bersiap2 untuk maka malam dan menyambut Anisa dan Radit yang baru datang...Diman ,calu dan papa Anisa juga sudah datang lebih dulu...
"hi pengantin baru...darimana saja kalian...tidak ajak² mentang² kita sibuk kerja" (sapa Dimas menggoda Anisa dan Radit)
"kita ...kita..." (jawab ketus Clau perlahan pada Dimas)
"iya kan kamu dan aku akan menjadi kita...haha" (sahut Dimas berbisik pada clau)
Anisa dan Radit ikut duduk dengan tatapan kosong dan tanpa seucap kata apapun...
Dimas pun heran dan merasa ada yang beda dari mereka...
setelah makan malam selesai...
Anisa masuk kamar lebih dulu...
Dimas pun memperhatikan nya sangat aneh dan me dekati Radit...
"hei kawan...ada apa dengan kalian?? apa ada masalah??? bicara lah padaku!!!" (Dimas merangkul bahu Radit dan mengajaknya bicara di teras samping rumah)
"tidak ada masalah apapun" (Radit masih belum bisa bicara apapun dan masih dengan perasaan cemburunya dengan pertemuan nya dengan Erik)
"aku ini sudah seperti Kaka buat Anisa dan Anisa pun sebaliknya...aku tau ada yang beda dengan adiku itu...ayo cerita...siapatau aku bisa bantu" (Dimas mendesak Radit agar mau bercerita karna khawatir dengan mereka)
"Dimas...apa kamu mengenal Erik Herlambang anak dari Herlambang group?" (Radit penuh penasaran langsung menanyakan Kanya pada Dimas)
__ADS_1
"apa kamu bilang tadi??? Erik??? pria gila itu...jadi kalian tadi bertemu? di mana?? dana apa yang terjadi???(Dimas tidak heran dan penasaran apa yang terjadi)
" kami tidak sengaja bertemu dengannya di cafe sewaktu kami hendak pulang...Anisa mengenalnya... apa kamu bisa bercerita siapa erik?"(Radit putus asa penuh harapan pada Dimas untuk memberitahukan siapa Erik)