
Dengan penuh semangat Anisa masuki ruangan suaminya berharap bisa memberikan surprise dan menghibur suaminya yang sudah ia bawakan masakan kesukaannya...
dan begitu Anisa menutup pintu dan berbalik arah....
" kalian! apa yang kalian lakukan di sini!"(Anisa sangat tidak percaya dengan apa yang ia saksikan saat itu di ruangan Radit)
saat Anisa masuk ruangan Radit, Radit sedang berciuman dengan sekretarisnya nya itu sambil melepaskan pakaian yang melekat pada sekretaris nya yang posisinya duduk di atas meja dan Radit masih tetap berdiri sambil menciumi bagian leher dengan beringas .
"Ka..kamu? kenapa kamu bisa ada di sini tanpa memberitahu ku dulu?" (Radit terkejut dan menghentikan permainanya itu, dan menghampiri Anisa dengan penuh rasa malu dan kebingungan)
"plakkkk" (Anisa menampar dirinya sendiri ,seolah menyalahkanadiri nya sambil menangis)
"apa maksudnya ini radit? tolong jelaskan!" (Anisa menangis histeris sambil berlutut di hadapan Radit memi ta penjelasan)
"maafkan.. maafkan aku sayang.. tapi ini terjadi tanpa sengaja.." (Radit mencoba membujuk Anisa dan memeluknya)
" apa maksudmu dengan mengatakan tidak sengaja? selama setahun kita berhubungan kau sebut itu smua tidak sengaja? apa kau hilang ingatan? bahkan setiap kali sebelum kau pulang kita selalu melakukanya disini kan? dan kalau ada banyak waktu kau selalu ajak aku makan di luar lalu kita cek in di hotel menghabiskan waktu bersama, masih belum ingat? atau mau aku ingatkan lebih banyak lagi?"(bela memotong pembicaraan Radit dengan Anisa dan seolah tidak terima dengan perkataan Radit pada Anisa)
__ADS_1
"apa? kalian sudah 1 tahun berhubungan?" (Anisa semakin syok dan pingsan dalam pelukan Radit)
"gila kau!!! apa maksudmu mengatakan smua ini pada istriku? aku akan pecat kamu hari ini juga dan jangan pernah temui aku lagi!" (Radit murka dan mengusir bela)
"apa katamu? pecat? aku tidak akan pernah mau angkat kaki dari sini sebelum kau tanggung jawabkan smua perbuatan mu !" (bela bersikeras tidak mendengar perkataan Radit dan menentang Radit)
"tanggung jawab untuk apa ! kamu yang selalu menyodorkan dirimu padaku bukan aku yang mengajakmu melakukannya, lalu apa yang harus aku pertanggungjawabkan? melakukan nya pun aku selalu pakai pengaman! dan asal kamu tau, aku hanya mencintai istriku!" (Radit marah dan menyudutkan bela di di Ding dan menjelaskan smuanya pada bela)
"gila kau!!! beraninya bicara seperti itu!!! habis manis sepah di buang!!! setelah apa yang ku berikan padamu, ini yang kau balasan padaku?" (bela berkaca2 dan marah pada Radit)
"berikan padaku? yakin hanya kau berikan padaku? melihat sikapmu aku pun yakin kau juga berikan pada laki2 lain di luar sana! jadi jangan berharap apapun dariku! kau yang menawarkan nya padaku dan aku sebagai laki² tidak munafik!" (Radit semakin merendahkan bela dan mengusir nya)
_______________________
"lihat saja apa yang akan kulakukan, aku tidak akan biarkan hidupmu tenang atau bahkan bahagia bersama dengan keluarga mu! berani² nya kau hina aku depan istrimu!" (bela berjalan sambil bicara pada diri ya sendiri dengan derai air mata yang terus mengalir melupakan smua emosi dan amarah nya, menuju mobil di tempat parkir)
________________________
__ADS_1
"sayang, sadarlah, sayang maafkan aku sayang" (Radit memeluk Anisa dan mengusap² pipi nya berharap Anisa tersadar)
tidak lama Anisa tersadar dan menangis histeris tanpa berkata apapun pada Radit.
Radit terus memeluk dan meminta maaf pada Anisa dan menciumi istrinya itu...
"kenapa kamu lakukan itu smua Radit? apa salahku? apa kurangku?" (Anisa berkata dengan sekuat tenaga dengan nada suara yang lemah dan rendah pada Radit dengan tatapan kosong dan terus menangis)
"nanti akan ku jelaskan, sekarang ayo kita pulang, aku tidak mau kamu sakit, yang harus kamu tau aku mencintaimu seorang dan jangan fikir kan hal lainya" (Radit mencoba mengajak istrinya pulang dan membopongnya)
Anisa mendorong Radit dan Radit terjatuh bersama denganya...
"apa yang barusan kau katakan? hanya mencintai ku seorang tapi setahun ini kamu selingkuh dariku dengan perempuan itu? kamu sadar dengan apa yang kau katakan?" (Anisa kembali marah pada Radit)
"kamu cinta pertama ku dan hanya kamu yang ku cintai! dia selalu merayuku dan aku laki² normal yang punya hasrat ketika wanita seperti itu selalu dengan sengaja menggoda dan merayu bahkan tau titik lrmahku, maaf aku tidak bisa me jaga kepercayaan MU dan aku menyesali nya, aku sudah memecatnya dan akan ku pastikan ini yang terakhir kalinya aku melakukan hal bodoh!" (Radit menjelaskan smua kesalahan nya dan menyesalinya,berharap Anisa akan menerima penjelasan nya dan memaafkan nya)
"aku maafkan kamu Radit. tapi ini terlalu sakit. ketika aku mulai mencoba sepenuhnya belajar mencintai mu dan menermamu, tapi kamu malah berkhianat. apa kamu tidak ingat anak kita? aku akui aku tidak sempurna menjadi seorang istri untuk mu, tapi aku selalu berusaha menjadi istri yang sempurna untuk mu, aku masih belajar Radit, tolong hargai usahaku!"(Anisa masih terus menangis dan menjelaskan smua penyesalanya dan terus menyalahkan dirinya sendiri)
__ADS_1
" kamu tidak salah sayang, kamu sudah cukup sempurna buatku. aku yang bodoh,aku yang lalai dan aku yang lemah tidak mampu menahan hawa nafsu, aku menyesali nya dan mari kita perbaiki rumah tangga kita dengan baik"(Radit membujuk istrinya dan merekapu pulang bersama)