"CINTA ANISA "

"CINTA ANISA "
menyelundup


__ADS_3

"aku benar² tidak habis fikir, kenapa aku tidak tahu, bagaimana dengan Radit? apakah dia tahu mengenai hal ini?" Anisa pun menundukkan kepalanya setelah tahu smua penjelasan yang di berikan oleh Dimas.


"kami smua tahu kecuali kamu, bahkan orang tuamu dan raditpun tau tapi mereka berusaha tenang karna mereka juga tidak tinggal diam akan hal ini, mungkin Bella merasa sudah. berhasil menjalankan misinya, tapi tanpa ia sadari justru dialah yang terperangkap dalam jebakan kami." dimaspun dengan santainya menjelaskan pada Anisa.


" tapi saat ini suamiku di culik olehnya tanpa kita tahu bagaimana keadaan nya, aku takut bela berbuat macam² padanya." Anisa pun berkali² mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya secara kasar karna saking geramnya pada bela.


"tenang saja, aku yakin Radit bisa mengatasi ya, anak buah papamu pun ikut mengawal dan mengamati nya dari jauh, tidak akan ada yang terjadi pada Radit, percayalah, besok atau lusa bela akan segera di seret kepenjera." Dimas pun menenangkan anisa. Dengan penuh keyakinan.


"semoga saja" anisapun menghembuskan nafasnya secara kasar.


*****

__ADS_1


"lepas kan aku! aku ingin melamar mandi atau kamu atau anak buahnya yang akan memberikan koyoranku di sini!" Radit pun mengancam bela untuk melepaskan ikatannya agar bisa ke kamar mandi buang air besar.


" tenang saja, akan ku lepaskan, asalkan nanti kamu bermain² lagi dengan ku, hahahha." belapun merayu dan meraba² seluruh badan Radit dengan senyuman liciknya seakan dia lah pemenangnya.


"si gkirkan badanmu menjauh dariku!" raditpun menghindari bela dan memalingkan pandanganya dari Bella.


bela pun dengan tenang dan tanpa curiga melepaskan ikatan pada tangan dan kaki Radit untuk mengijinkannya pergi ke kamar mandi.


setelah Radit bangkit dan masuk dalam kamar mandi, belapun berbaring di atas ranjang yang tadi di tiduri oleh radit menggunakan pakaian **** berniat akanelakukanya lagi dengan Radit.


saat Radit sudah berada dalam kamar mandi, raditpun mencari celah dan cara agar bisa melarikan diri dari penjagaan yang begitu ketat, Radit terus melihat ke sekeliling kamar mandi mencoba mencari lubang fentilasi agar ia bisa keluar melalui jalur fentilasi ataupun plafon, tak lupa ia pun membuka jendela kecil yang ada dalam kamar mandi untuk melihat tlsituasi di luar.

__ADS_1


tak lama kemudian Radit pun menemukan celah plafon atap kamar mandi, lalu dengan hati² raditpun membuka nya, sebelum radit melarikan diri tidak luoa rafit menutup dan mengunci pintu kamar mandi dengan beberapa vas bunga besar yang berada di dalam kamarmandi itu lalu Radit berusaha naik kedalam dan menutupnya kembali agar tidak di ketahui.


beberapa waktu Bella tidak menyadarinya karena ia terus saja memainkan ponselnya, tapi beberapa menit selanjutnya bela pun merasa curiga dan memanggil Radit yang tak kunjung keluar, saat bela me dekati kamar mandi, bela masih mendengar suara sower yang masih menyala, bela berfikir Radit masih mandi dan membersihkan badan dengan bersih agar duelnya dengan bela yang kedua akan lebih menegangkan dari sebelumnya, bela tersenyum puas lalu kembali duduk di atas sofa dan memainkan ponselnya.


****


Radit berusaha berhati² merayap dan merangkak di atas plafon dan mencari celah di mana dia akan keluar dengan amn nanti, sesekali ia mengintip dari celah genteng dan melihat situasi.


saat ia sudah merasa sampi di atas dak, ia pun sedikit demi sedikit membuka genteng untuk bisa keluar dari dalam plafon. di atas dak itu pun Radit melihat dengan hati² kesekeliling ru.ah dan mengamati di mana ia akan mencari jalan untuk meloloskan diri tanpa di ketahui anak buah bela yang berjaga di sekelilingnya.


be rapa anak buah tidak ada satupun yang nyadari kalau Radit sedang mengawasinya dari atas dak rumah.

__ADS_1


__ADS_2