"CINTA ANISA "

"CINTA ANISA "
ada apa dengan mu???


__ADS_3

pada waktu siang setelah jam istirahat kantor selesai,


salah seorang staf mengetuk pintu ruangan Radit membawa kepala bagian gudang di hadapan Radit.


"permisi pak, sesuai perintah ini dia Toni bagian kepala gudang yang bertanggung jawab atas semua kerugian yang terjadi pada kantor kita...saya permisi" (penjelasan salah seorang staf kepercayaan Radit)


"baik, terimakasih, kamu bisa pergi" (sahut Radit)


"ada apa pak? apa yang terjadi? mengapa saya di bawa paksa ke sini menemui Anda?" (tanya kepala bagian gudang pada Radit dengan penuh kecemasan)


"saya tidak akan banyak basa basi, silahkan baca ini dan ini. apa maksudmu melakukan ini smua? dan kamu tau apa akibatnya? perusahaan yang susah payah ku dirikan menjadi merugi besar!!!" (Radit melempar beberapa map berisi kan laporan kehadapan kepala bagian gudang tersebut dengan penuh amarah)


"sa.. sa.. saya tidak melakukan apapun pak. mungkin ada kesalahan di sini" (dengan terbata² dan ketakutan ia menjelaskan)


"jangan banyak bicara dan akui saja! saya sudah ada barang bukti dan saya sudah proses ke kepolisian!" (tanpa basa basi Radit langsung pergi keluar ruangan)


tidak lama Radit masuk lagi bersama dengan beberapa polisi untuk menangkap kepala bagian gudang yang sudah berbuat curang di perusahaan nya tersebut.


"ampuni saya tuan.saya khilaf, tolong cabut tuntutan Anda." (beberapa polisi memborgol dan membawanya dan ia pun menangis memohon pada Radit agar d maafkan tapi sedikit pun Radit tidak merespon nya)


"jelaskan saja nanti di kantor polisi" (Radit duduk di ruangan kerja nya tanpa melihat ke arah stafnya tersebut dan masih terus sibuk dengan laptopnya)


____________________


di kediaman Anisa dan Radit seperti hari² biasanya, Anisa bermain dengan ranisa Putri kecilnya.


dan pada sore hari Anisa sudah mengajak ranisa duduk di teras depan rumah untuk menyuapi nya sambil menunggu Radit pulang kantor.


Anisa di bantu oleh pengasuh khusus untuk merawat ranisa, dan Anisa sesekali melihat jam di handphonenya.


"tidak seperti biasanya, jam segini belum pulang dan tidak ada pesan apapun?" (Anisa keheranan dengan Radit yang pulang terlambat tanpa memberikan pesan apapun padanya)

__ADS_1


"sayang kamu di mana?" (pesan masuk di handphone Radit, tapi Radit hanya melihat dan mengabaikannya dan masih terus sibuk dengan laptopnya)


"kenapa tidak ada respon ya?" (Anisa makin cemas dan mencoba menghubungi orang kantor)


"halo, saya Anisa istri tuan Radit, apa bisa di sambungkan dengan suami saya?" (tanya Anisa pada staf yang ada di kantor Radit)


"baik ibu, akan segera saya sambungkan" (jawab seorang staf)


"tolong siapapun yang menghubungi saya jawab kalau saya tidak bisa di ganggu dan alihkan smua panggilan dari orang rumah atau jelaskan saja apa yang terjadi hari ini. saya pusing dan tidak mau bicara dengan siapapun" (Radit tanpa basa basi meminta stafnya untuk tidak mengganggu nya)


"permisi ibu Anisa, tuan Radit sedang sibuk dan tidak bisa di ganggu, ada pesan yang mau di sampaikan?" (tanya staf kepada Anisa)


"tidak terimakasih, tapi kali saya boleh tau. ada apa dengan suami saya? apakah terjadi sesuatu di kantor? smua baik2 saja kan?" (tanya Anisa pada staf tersebut dengan ragu )


"baik Bu saya akan jelaskan smuanya************" (staf tersebut menjelaskan smua yang terjadi)


"o..jadi begitu. terimakasih untuk penjelasan nya dan sampaikan salam saya untuk tuan Radit " (anisapun cukup puas dengan apa yang sudah di jelaskan oleh staf Radit dan sedikit lega tapi masih khawatir dengan Radit)


___________________


"sus, tolong jaga ranisa ya. saya akan pergi ke kantor tuan Radit, saya titip ranisa dulu" (Anisa bergegas bersiap² dan keluar kamar lalu pergi dengan penuh khawatir menuju kantor Radit)


_______________________


di kantor Radit masih menyibukkan dirinya di meja kerjanya... dan


"tok tok tok"


(pintu ruangan Radit berbunyi)


"silahkan masuk!" (sahut Radit)

__ADS_1


"kamu baik² saja kan?" (tanya seorang wanita padanya)


"seperti yang kau lihat?" (dan Radit pun berkaca² sambil membentangkan tangannya seolah menghibur dirinya sendiri)


"aku ada di sini ,jangan ragu² jika kamu memerlukan aku sebagai sandaran mu, menangis lah jika kamu perlu, jangan di tahan, mau marah juga silahkan?" (rayu wanita itu pada Radit dan mendekatinya sambil memeluk Radit dan menyandarkan kepala Radit di dadanya yang posisi duduknya berada di atas meja depan posisi Radit yang sedang duduk)


"terimakasih bel kamu selalu ada saat aku terpuruk" (Radit mengucapkan terimakasih pada bela sekretaris pribadi Radit)


bela adalah sekretaris Radit yang sudah sejak lama bekerja di kantor Radit, dan belapun menjalin suatu hubungan dengan Radit sejak satu tahun belakangan ini.


awal² Radit hanya menganggap nya bisa² saja, tapi bela selalu pintar mencari celah untuk mendapatkan Radit, dan apa yang di inginkan nya pun ia dapat kan.


Radit merespon nya dan mulai dekat denganya.


bahkan Radit sering melakukan nya dengan bela di ruang kantor nya hampir setiap hari non stop sebelum pulang kantor.


sangat di luar dugaan, tapi dalam lubuk hati paling dalam Radit tetap mencintai Anisa.


hanya saja Radit ada sedikit kekecewaan pada Anisa yang membuat nya mencari pelampiasan kepada wanita lain yang menurut nya mampu mengerti dirinya.


tidak bisa di pungkiri bahwa Bella sangat cantik putih tinggi dan montok pada bagian tubuh atas ,sudah pasti setiap lelaki manapun akan tergila-gila² melihat nya.


________________________


"tuan ada di ruangan?" (Anisa sudah sampai dan berada depan pintu ruangan Radit tanpa di sadari oleh staf di sana dan smua staf sangat gugup dan ketakutan tanpa bisa berkutik melihat kedatangan Anisa yang tiba² ada di depan ruang pintu Radit)


e...nyonya? tu..tuan"(staf yang berjaga di depan pintu tu pun gugup dan mengalihkan Anisa)


"saya langsung masuk ya permisi" (Anisa tersenyum pada staf itu dan langsung membuka pintu ruangan Radit yang ternyata tidak di kunci)


"klekkk"

__ADS_1


(Anisa membuka pintu ruangan Radit dan....?)


__ADS_2