“Istri Lugu Presiden Han”

“Istri Lugu Presiden Han”
Chapter 7 : arranged marriage?


__ADS_3

Siang hari di Grup Kang … lebih tepatnya di ruangan presiden Han.


Keira masuk keruangan dengan banyak sekali laporan keluhan dari pemasaran penjualan alat elektronik yang diproduksi oleh Grup Kang, dia sangat kesal melihat Han lagi-lagi hanya melamun di meja kantornya, mau sampai kapan masalahnya akan berakhir. Keira menjauhkan tumpukkan kertas itu di mejanya bertujuan membangunkan pria itu.


“Oh, ayolah Noona, kamu bisa membuatku mati muda jika seperti itu terus” ucap Han, dia ingin sekali lari dari semua masalah ini namun tidak ada tempat baginya untuk pergi kesana.


“seharusnya aku mengatakan itu padamu presiden Han! Tidak bisakah kau mengabaikan sedikit masalah dan fokuslah pada pekerjaanmu!”


“kau!!”


“apa? Berani sekali kau berteriak pada seseorang yang lebih tua darimu! Pergi dari kantor ini dan selesaikan masalahmu” 


“kau ini kenapa Noona? Siapa sebenarnya pimpinan dari grup Kang ini? Kenapa sikapmu seakan-akan kau Ceo-nya!”


“Han, aku seperti ini karena kasihan padamu, kamu tidak fokus dalam bekerja, belum lagi kamu sering meninggalkan malam siang, tidakkah kau memikirkan kesehatanmu?”


“kamu tidak mengerti masalahku Noona”


“aku tahu, kamu dipaksa untuk menikah bukan? Pernikahan tidak seburuk yang kau pikirkan walau memang akan banyak perbedaan diawalnya tapi ketahuilah itu adalah cara untuk saling mengisi kekurangan satu sama lain”


“jika kau tahu, kenapa kau tidak menikah denganku saja?”


“Bodoh! Berbicara denganmu hanya membuang waktuku!”


“Noona!!”


“Kim Keira Hye!”


“sekretaris Kim!!”


Keira mengabaikan segala panggilan yang Han keluarkan, dia terlalu merepotkan dirinya sendiri jika terus terlibat dalam urusan Han, intinya dia sudah memberikan solusi jika pria itu tidak mau mendengarkannya itu keputusan Han.


“aku lelah!!”


Tiba-tiba ponsel Han berdering, dari layar bertuliskan ‘Chul Yeon Kim’ 


“apa ada kau menghubungiku?”


“dimana?”

__ADS_1


“di klub Hyewon? Oke aku akan datang”


******


“Mom kemana kita akan pergi?” ucap Lisa, dia mengenakan kemeja lengan panjang, dan celana pendek, ditambah dengan kacamata sebagai pelengkap. 


Lisa dan Yoona sedang didalam mobil untuk bersiap-siap pergi kesuatu yang sudah Yoona janjikan tadi pagi, mereka akan melakukan pertemuan dengan tuan Kang dalam urusan perjodohan yang sudah lama mereka sepakati ketika mereka menjadi mitra kerja.


“kenapa Lisa memakai celana pendek lagi?” ucap Yoona, dia sebenarnya tidak mempermasalahkan Lisa memakai apapun tapi dia akan bertemu dengan rekan bisnisnya kurang baik jika dirinya membawa Lisa dengan pakaian seperti itu.


“apa Lisa tidak boleh memakainya?”


“tidak, Mom ingin bertemu dengan seseorang jika Lisa pakai celana itu akan tidak sopan rasanya, jadi masuklah kedalam dan ganti dengan celana panjang oke?”


“baiklah” dengan sedih Lisa membuka pintu mobil dan segera pergi ke dalam rumah.


Ketika Lisa masuk kedalam rumah, dia melihat sang kakak yang baru saja turun dari kamarnya dengan pakaian yang sudah diganti, jika Lisa cenderung suka memakai pakaian tren terkini lain berbeda dengan Heejin yang lebih menyukai pakaian kebarat-baratan, wajar jika Heejin lebih suka memakai pakaian yang lebih mengekspos lekukkan tubuhnya, seperti sekarang dia hanya memakai kaos pendek yang memperlihatkan perut ratanya dan celana bahan panjang.


“Kenapa?” tanya Heejin, dia bukan tipekal pemarah namun dia lebih tidak suka orang menatapnya aneh seperti yang Lisa lakukan tadi.


“Eonnie butuh sesuatu?”


“dia? Mom? Oh Mom bilang kita akan bertemu dengan seseorang, sekarang aku harus berganti pakaian” 


“pergilah, aku hanya lapar” ucap Heejin, dia melangkah kakinya sehingga melewati Lisa begitu saja, selama di paris dia terus mengikuti diet ketat hingga berat badannya turun begitu banyak dan sekarang dia butuh ingin makan sepuas yang dia mau.


“Eonnie bisa sendiri?”


“Ya!! Tidak usah memikirkanku pergilah”


Beberapa menit lebih tetap 15 menit kemudian barulah Lisa kembali kedalam mobil setelah membantukan Heejin membuat ramen untuknya, Lisa sudah tahu jika sang kakak tidak bisa melakukannya sendiri jadi tanpa diminta gadis itu membantu sang kakak hingga mengerti cara membuat ramen.


“kenapa lama?” tanya Yoona, dia kembali menyalakan mesin mobilnya.


“Lisa tadi membantu Eonnie membuat ramen, Eonnie bilang jika dia lapar” ucap Lisa, dia memakai sabuk pengamannya lagi, dia sudah mengganti celana dengan celana yang layak dilihat.


“baiklah, ayo kita berangkat”


Tak lama kemudian mobil yang Yoona kendarai langsung meninggalkan garasi dan halaman rumahnya, bukan tanpa alasan kenapa Yoona lebih memilih untuk mengajak Lisa daripada Heejin yang akan di jodohkan tapi kedatangan Yoona bersama Lisa untuk mengulur waktu perjodohan yang belum tentu Heejin sendiri mau dan putra Tuan Kang itu sendiri.

__ADS_1


“Mom, apakah kita akan pergi ketempat yang jauh?”


“tidak, kita hanya akan bertemu di Cafe dekat dengan kantor Grup Kang”


“Grup Kang? Siapa dia? Apa itu teman lama Mom?”


“Lisa akan tahu sendiri”


Lisa mengangguk mengerti, karena perjalanan masih jauh jadi gadis itu memutuskan untuk memainkan ponsel tipisnya yang baru dibeli, walau Lisa seperti anak kecil, dia cukup pintar untuk bermain alat canggih itu.


Butuh waktu sekitar 45 menit untuk sampai di cafe seberang kantor Kang, Yoona dan Lisa melangkah bersama mendekati seorang pria tua yang sedang duduk di luar Cafe dengan beberapa penjaga disisinya.


“apa anda menunggu lama Tuan Kang?” tanya Yoona, dia menarik kursi untuk dirinya yang berseberangan dengan Tuan Kang, dia juga memerintahkan Lisa untuk duduk disampingnya.


“kau membawa putrimu? Sayang sekali Han sangat sibuk hari ini” ucap Tuan Kang, dia sedikit berbohong saat mengucapkan jika ‘Han sangat sibuk hari ini’ padahal Tuan Kang hanya tidak berhasil menyeret putra untuk datang ke pertemuan kali ini.


“Tuan Kang, bisakah anda membatalkan perjanjian kita” ucap Yoona yang terkesan to the point, dia sedikit cemas jika dirinya memaksa Heejin untuk menyetujui perjodohan yang bahkan tidak putrinya ketahui sama sekali, itu akan semakin menjauh keduanya lebih jauh lagi bagaikan samudra pasifik dengan samudra eropa.


“Aku tidak mengerti kenapa Nona Park ingin membatalkan perjanjian ini yang sudah kita tanda tangani 10 tahun yang lalu, apakah ada lupa dengan siapa sponsor terbesar untuk membantu usaha Wine-mu?”


Yoona terdiam, dia sangat tahu jika Tuan Kang bukanlah orang yang mudah untuk diajak negosiasi dalam kesempatan yang sudah tertulis, Yoona lagi-lagi dibuat pilihan yang antara salah dan benar, “aku tahu, Grup Kang sang berpengaruh pada usaha Wine-ku tapi Tuan Kang putri--maksudku dia butuh waktu”


“aku akan memberikan waktu untuknya tapi aku tidak akan membiarkan dirimu sampai membatalkan perjanjian ini, ingatlah Nona Park usaha Wine-mu bisa hancur hanya dalam satu malam jika putrimu menolak untuk menikahi putraku” ucap Tuan Kang, pria itu benar-benar menggertak Yoona dengan sekali mengucap, dengan tonjak yang menjadi tumpuan pria itu pergi meninggalkan Cafe tanpa mengatakan apapun setelahnya.


“Tuan Kang!!”


Dengan lemas Yoona menahan dirinya untuk tidak marah dengan kepergian Tuan Kang yang begitu saja, padahal dirinya baru saja sampai dan belum ada lima menit disana,  dia menatap Lisa yang tentu saja hanya diam saja di sisinya, gadis itu tidak mengerti apapun jika hanya mendengar dan melihat, Lisa butuh suatu penjelasan itulah kenapa dia tidak mengeluarkan suara saat sang ibu berdebat dengan pria tua.


“Mom, Lisa tidak mengerti kenapa ahjussi itu begitu saja memarahi mom lalui pergi”


“Lisa, bisakah pesankan minuman untuk Mom, cuaca hari begitu panas, bagaimana jika Lisa memesan ice cream juga?”


“bolehkah?”


“Hm… Mom ingin es americano, untuk Lisa bisa memilih sendirikan?”


Lisa mengangguk, dia segera masuk kedalam cafe dan memesan sesuai yang diperintahkan sang ibu, selagi menunggu Lisa kembali Yoona sedang memikirkan bagaimana cara membujuk Heejin untuk mau menerima perjodohan, bukan Yoona harus melakukan pendekatan dengan Heejin baru berbicara perjodohan ini dengan baik.


‘aku tidak akan mungkin membiarkan Lisa menggantikan Heejin!’

__ADS_1


__ADS_2