
Master, selamatkan aku!
Selamatkan aku!
Lamatkan aku!
Aku..
Aku..
ku...
ku...
Suara teriakannya bergema diantara pegunungan, para kultivator diatasnya langsung berhenti mengutuk dan segera melihat kesekeliling dengan tatapan gugup.
Iblis ini selalu bisa lepas dari kejaran berbagai kultivator yang ingin menangkapnya. Malahan para kultivator yang mengejarnya tersebut selalu mati tanpa ada satupun orang yang hidup, jadi mereka selalu curiga kalau dia sebenarnya memiliki penolong dibelakangnya.
Ternyata itu adalah masternya!
Kultivator paruh baya yang telah mengutuk Su Qi sebelumnya berteriak ke kehampaan dengan panik, "Rekan Taois! Mengapa kamu bersembunyi di kegelapan? Keluarlah!"
Namun, tidak ada yang menjawabnya.
Kultivator paruh baya itu kembali menatap kearah Su Qi yang sedang berdiri sempoyongan diatas bukit dengan pakaian compang-camping dan wajah penuh darah.
Saat ini, dia melihat wajah Su Qi yang dipenuhi dengan ekspresi mengejek dan sombong seolah-olah merekalah yang akan mati, bukan dia.
Keyakinan Su Qi membuat kultivator paruh baya itu semakin panik.
Boom!!!
Tiba-tiba saja, awan guntur berkumpul dan langit dengan cepat menjadi gelap.
Whish\~\~Whish\~\~Whish\~\~
Embusan angin bertiup, semakin kuat dan semakin kuat.
Para kultivator tersebut langsung merasa ngeri ketika merasakan bahwa embusan angin ini ternyata sangat aneh. Didalamnya terdapat bilah angin yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang. Bilah-bilah tersebut sangat tajam sehingga dapat merobek pakaian hingga kulit mereka. Mereka sangat terkejut sehingga mereka buru-buru menggunakan energi spiritual mereka untuk mempertahankan diri.
Selain Su Qi, semua orang menderita.
Su Qi memiliki ekspresi kekaguman diwajahnya ketika melihat ini.
Seperti yang diharapkan dari Senior …
Tunggu, tidak!
Master!
Ya, master memang sangat kuat!
Guntur bergemuruh dan angin mengamuk. Seolah-olah akhir dunia telah tiba.
Hanya ketika petir pertama menyambar, para kultivator dari tujuh sekte langsung menyadari bahwa mimpi buruk yang sebenarnya baru saja dimulai.
Petir itu bukan petir biasa, tetapi petir surgawi!
…
__ADS_1
Setahun adalah waktu yang lama bagi manusia.
Delapan belas tahun sudah cukup bagi seseorang untuk tumbuh dewasa. Tetapi bagi Jin Dan, itu berlalu sangat cepat, seperti mimpi.
Saat ini, tingkat kultivasinya telah menembus ke Tingkat 5 Alam kekosongan. Kecepatan terobosannya ini bisa dibilang sudah terlalu cepat. Orang harus tahu bahwa Taois Jiuding saja sampai saat ini masih terjebak di tingkat 8 Alam Kekosongan dan Hin Dun masih di tingkat 2.
Dalam periode ini, Jin Dan juga telah memberikan Pedang Terbang Tanpa Hati kepada Chou Loude.
Setelah mengolah Pedang Terbang Tanpa Hati selama sepuluh tahun, Chou Loude terkejut karena menemukan bahwa dia tampaknya sudah tidak lagi terlalu memikirkan masa lalunya itu.
Setelah menerobos, Jin Dan seperti biasa akan mengeluarkan Kitab Kemalangan dan mulai mengutuk Hin Dun.
Saat ini pesan hanya bisa fokus pada situasi orang-orang yang memiliki hubungan baik dengannya. jadi Jin Dan tidak bisa melihat situasi musuh, tapi foto Hin Dun masih ada didalam daftar hubungan antarpribadi, yang berarti dia masih hidup.
Sampai Hin Dun meninggal, Jin Dan tidak akan pernah berhenti untuk mengutuknya.
Siapa yang meminta orang ini untuk memiliki tingkat kebencian yang begitu tinggi padanya? Setelah bertahun-tahun, kebenciannya bahkan tidak berkurang sama sekali.
Setelah selesai mengutuknya, dia lalu membuka pesan-pesan yang masuk seperti biasa.
Sama seperti biasanya, kebanyakan orang masih sering diserang dalam delapan belas tahun terakhir.
Tapi daripada diserang, itu bisa dikatakan lebih seperti berkelahi.
Tidak mungkin bagi semua orang untuk terus diserang kan? Sebagian besar waktu, mereka pasti akan menjadi yang pertama menyerang juga.
An Jing dan Zhuo Fan, mereka selalu berada di tiga besar orang yang diserang terbanyak. Tengu si anjing gemuk juga ikut mengejar mereka.
Meskipun Tengu terus-menerus dipukuli, tingkat kultivasinya juga ikut terus meningkat. Itu sama untuk yang lainnya, mereka semua terus berjuang untuk mencari berbagai pertemuan kebetulan.
...
Jin Dan segera mengusir Chuo Loude biar tidak merusak pemandangan sebelum membiarkan Xu Yifeimasuk.
"Suamiku, aku telah memperoleh pertemuan kebetulan yang hebat dalam beberapa dekade terakhir, disitu aku juga memperoleh pencerahan dari sebuah teknik ilahi. Apakah kamu ingin mempelajarinya juga? Aku dapat mengajarkannya kepadamu!" Xu Yifei berlari ke arahnya dengan penuh semangat dan berkata seolah-olah dia sedang mempersembahkan harta karun terbesarnya.
Jin Dan menggelengkan kepalanya dan berkata, "Aku memiliki teknik ilahiku sendiri, Jadi aku tidak membutuhkannya."
Xu Yifei tidak merasa sedih karena ditolak, malahan dia seegra membalikkan tangan kanannya dan dua buah bewarna hijau seukuran kepalan tangan segera muncul di atas telapak tangan kanannya, dia lalu menatap Jin Dan dengan tersenyum dan berkata, "Suamiku, ini adalah buah-buahan aneh yang aku temukan di Alam Mistis Kuno. Setelah mengkonsumsinya, mereka dapat meningkatkan vitalitas darah seseorang dan memperkuat fisik seseorang suamiku."
"Buah-buahan ini memiliki efek yang sangat ajaib suamiku. Waktu itu aku hanya memakannya satu kan..., tetapi aku sudah bisa menghancurkan gunung kecil dengan satu telapak tangan setelah memakannya."
Jin Dan melihat dan menyadari bahwa buah hijau ini memang luar biasa. Dia segera mengambil satu dan mulai memakannnya.
Buah itu masuk ke tenggorokannya dan langsung meleleh, berubah menjadi aliran panas yang mengalir ke tubuhnya.
Tak lama....Jin Dan merasakan perasaan hangat mengalir di sekujur tubuhnya.
"Efeknya... terasa dengan sangat jelas!" Jin Dan segera memakan buah yang lain.
Xu Yifei dengan cepat menyerahkan buah yang tersisa kepadanya.
"Bagaimana aku bisa menerima ini begitu saja, aku harus membayarmu nona Xu." Jin Dan berkata tanpa daya tapi tetap dengan patuh memakan buah hijau itu.
Xu Yifei tersenyum, "Tidak apa-apa. Selama aku bisa membantumu, aku sudah bahagia."
Setelah memakan dua buah hijau tersebut, Jin Dan lantas segera mengeluarkan beberapa peralatan dari Ikat Pinggang Dunianya dan memberikannya kepada Xu Yifei.
Mereka semua adalah peralatan yang dirampasnya dari musuh-musuhnya selama ini.
__ADS_1
Xu Yifei ingin menolaknya, tetapi Jin Dan tetap bersikeras, jadi dia hanya bisa menerimanya.
Xu Yifei merasa sangat bahagia saat ini.
"Sini keluarkan Boneka Surgawimu, aku akan memperbaikinya," kata Jin Dan.
Wajah Xu Yifei sedikit memerah setelah mendengar ini. Dia dengan enggan mengeluarkan Boneka Surgawi dari tas penyimpanannya.
Ekspresi Jin Dan segera berubah aneh setelah melihat boneka tersebut, dia melihat kalau di mulut boneka tersebut terdapat warna kemerah-merahan seperti habis di cat tampol berulang kali.
Mungkinkah ... Jin Dan tidak berani memikirkannya.
Dia berpura-pura tidak memperhatikan tidak memperhatikan kemerah-merahan di mulut boneka tersebut sambil menuangkan energi spiritual Enam Jalannya ke dalamnya.
Boneka Surgawi tidak memiliki ranah kultivasi. Dia hanya perlu mengganti energi spiritual Enam Jalan di dalamnya untuk meningkatkan kekuatan tempur ke Tingkat 5 Alam Kekosongan.
Tentu saja, Boneka Surgawi hanya bisa dibesarkan oleh Jin Dan, energi spiritual orang lain tidak akan berpengaruh terhadapnya. Boneka surgawi bisa dibilang sebagai inkarnasi spiritualnya Jin Dan.
Xu Yifei lalu duduk di sampingnya dan bertanya dengan lembut, "Apakah Yang Lin mencarimu baru-baru ini suamiku?"
Meskipun Su Qianqian telah pergi, dia masih memiliki saingan cinta lainnya disini.
"Ya," Jawab Jin Dan, dia lalu menceritakan apa yang terjadi waktu itu kepada Xu Yifei.
Xu Yifei menghela nafas panjang setelah mendengar cerita ini. "Haish...sungguh disayangkan."
"Apa yang disayangkan?"
"T-tidak ada," jawab Xu Yifei sambil melambai-lambaikan tangannya dengan cepat.
Keduanya mulai mengobrol, Xu Yifei menceritakan tentang pengalamannya selama bertahun-tahun dan Jin Dan belajar banyak tentang situasi apa saja yang terjadi di dunia saat ini melaluinya. Mereka bercerita panjang lebar sampai-sampai situasinya mulai terasa aneh.
Sepuluh hari kemudian.
Xu Yifei berjalan ke pintu masuk gua. Setelah memastikan bahwa pakaiannya bersih dan tidak ada air-air kentalnya lagi, dia segera pergi dengan wajah memerah.
Jin Dan duduk di tempat tidur dan menarik pakaiannya yang kusut sambil menghela nafas tersenyum.
…
Lima tahun kemudian, Di Siman datang berkunjung.
Jin Dan mengusir Chuo Loude lagi sebelum membiarkannya masuk.
Melihat ekspresi cemas Di Siman, jantung Jin Dan lantas berdetak kencang dengan berbagai kemungkinan.
Apakah sesuatu terjadi lagi? ini hanya beberapa dekade!
Di Siman menemukan kursi dan duduk, dia kemudian menatap Jin Dan dan menghela nafas. "Penatua Jin, sesuatu yang buruk telah terjadi lagi haish.... Dunia kultivasi Wei yang Agung telah bersatu. Pemimpinnya adalah Sekte Api Darah. Mereka telah menemukan seorang penatua tamu yang sangat kuat dari suatu tempat dan mengatakan bahwa mereka ingin menyatukan seluruh dunia kultivasi yang ada di sekitar mereka."
Jin Dan dengan bingung bertanya. "Mereka semua adalah kultivator. Alih-alih pergi ke pengasingan untuk memahami Dao Langit dan Bumi dan mengejar kehidupan abadi, mengapa mereka malah berjuang untuk wilayah seperti para manusia fana saja?"
Di Siman menggelengkan kepalanya tak berdaya. "Haish...kamu tidak mengerti Penatua Jin, ambisi para kultivator jahat itu pasti akan selalu meningkat ketika tingkat kultivasi mereka meningkat. Selain itu, semakin banyak dunia kultivasi yang mereka tempati, semakin banyak sumber daya kultivasi yang dapat mereka peroleh."
"Seberapa kuat penatua tamu itu?"
"Aku tidak yakin. Paling tidak, dia berada di Tingkat atas Alam Kekosongan. Jika tidak, dia pasti tidak akan bisa menyatukan dunia kultivasi Wei yang Agung dengan begitu cepat."
"Mungkinkah dia berada di Alam Penguatan Tubuh?"
__ADS_1
"Jika itu memang benar, apa yang akan kamu lakukan Penatua Jin?"
"Kita lihat saja saat waktunya tiba. Jika besok, aku mungkin akan lari."