
Pada hari ketujuh setelah Xu Yifei pergi, Jin Dan mengeluarkan benih Labu Abadi Bumi dan berjalan keluar dari gua tempat tinggalnya.
Dia lalu berjalan kedepan Pohon Fusang dan mengubur benih tersebut diatas tanah sekitaran pohon tersebut. Setelah itu dia menyuntikkan energi spiritual Enam Jalan kedalam benih tersebut untuk memeliharanya.
"Master, apa ini?" Chuo Loude didekatnya bertanya dengan rasa ingin tahu.
Jin Dan menjawab, "Biji labu. Kamu harus merawatnya dengan baik di masa depan."
Chuo Loude penasaran. 'Dari mana master mendapatkan biji labu ini? Bukankah dia selama ini dia hanya berada di dalam pengasingan dan tidak pernah keluar?'
Setelah melihat Pohon Fusang terus tumbuh, Chuo Loude menemukan bahwa pohon ini sebenarnya tidak sesederhana kelihatannya. Jumlah energi spiritual yang dihasilkannya sekarang sangat besar, jauh melebihi energi spiritual yang dihasilkan oleh harta lainnya di gunung.
Chuo Loude tidak bodoh. Apakah harta seperti itu benar-benar dari Sekte Gunung Perak?
Sepertinya latar belakang masternya memang jauh di luar imajinasinya.
Jin Dan mengamati Pohon Fusang sebentar sebelum kembali ke gua tempat tinggalnya.
Saat ini dia baru saja menerobos ke Alam Penguatan Tubuh dan tidak terburu-buru untuk kembali berkultivasi. Jadi sebagai gantinya, dia memilih untuk mengeluarkan Kitab Kemalangan dan bersiap untuk mengutuk Monster Tua yang Tercerahkan.
Huh! berani-beraninya kamu ingin mencuri Xu Yifei dariku dan bahkan berpikir untuk membunuhku? Rasakan penderitaan ini!
…
Sekte Tanpa Bentuk adalah sekte kultivasi yang telah diturunkan selama hampir sepuluh ribu tahun. Sekte itu memiliki fondasi yang sangat dalam.
Gerbang sekte tersebut terlihat seperti gerbang-gerbang yang ada di negeri dongeng, disekelilingnya terdapat pegunungan dan deretan awan warna-warni yang berputar mengelilinginya.
Di sekte tersebut terdapat air terjun megah di antara dua puncak setinggi sepuluh ribu kaki. Di dasar terjun, terlihat sesosok orang duduk di permukaan danau, menahan dampak mengerikan dari air terjun.
Monster Tua yang Tercerahkan berdiri di atas rumput di tepi danau. Dia membelai janggutnya dan melihat ke atas dengan senyum puas di wajahnya.
"Dengan potensi Xian'er, dia pasti akan dipilih oleh Manor Surga Abadi."
Monster Tua yang Tercerahkan tidak bisa menahan senyum ketika dia memikirkan muridnya yang sangat berbakat, Dong Wangxian.
Bakatnya telah mencapai batasnya dan sangat sulit baginya untuk menerobos ke Alam Kesengsaraan. Oleh karena itu, dia menaruh harapan besar pada muridnya itu.
Saat ini...Vitalitas Monster Tua yang Tercerahkan tiba-tiba menjadi kacau. Roh primodialnya bergetar, kepalanya pusing dan tubuhnya linglung.
Setelah itu seteguk darah mengalir keluar dari tenggorokannya. Dia buru-buru duduk dan mulai mengedarkan energi spiritualnya untuk menyembuhkan luka-lukanya.
Tidak jauh dari tempat Monster Tua yang Tercerahkan berada, Dong Wangxian membuka matanya. Segera setelah itu, dua berkas cahaya melesat keluar dari matanya dan langsung menembus air.
Dia segera berdiri dan muncul di samping Monster Tua yang Tercerahkan dalam sekejap.
Di bawah sinar matahari, Dong Wangxian berdiri bertelanjang dada, otot-ototnya terlihat jelas. Dia tidak gendut ataupun kurus. Dia memiliki wajah yang sangat tampan. Wajahnya bersudut, alisnya tajam, matanya cerah. Rambut hitamnya yang basah naik mengepul. Helai rambut hitam melayang dan mengering.
Dong Wangxian menatap masternya dan bertanya degan nada khawatir. "Master, ada apa?"
Monster Tua yang Tercerahkan langsung menjawab dengan nada serius. "Seseorang mengutukku!"
Bagaimanapun juga, Monster Tua yang Tercerahkan adalah seorang kultivator di Tingkat 7 Alam Penguatan Tubuh. Pengetahuannya secara alami tentu saja jauh lebih banyak daripada Hin Dun, Taois Tiankong dan Tuan Iblis Ah Su.
Dia memahami kultivasinya sendiri dengan sangat baik. Dia tidak mungkin mengalami cedera berat seperti itu tanpa alasan.
Seseorang pasti telah mengutuknya dari suatu tempat!
__ADS_1
Dong Wangxian mengerutkan kening lebih keras dan bertanya, "Siapa itu master? Katakan padaku, aku pasti akan pergi dan membunuhnya segera!"
"Aku juga tidak yakin. Aku tidak bisa menyimpulkan asal usul kutukan ini. Tapi kamu tidak perlu khawatir tentang itu. Berkultivasilah dengan baik dan cobalah untuk menguasai Kekuatan Mistik yang diberikan Manor Surga Abadi itu sesegera mungkin."
Setelah Monster Tua yang Tercerahkan selesai berbicara, dia tidak mengatakan apa-apa lagi dan fokus pada penyembuhan luka-lukanya.
Dong Wangxian hendak pergi ketika Monster Tua yang Tercerahkan memuntahkan seteguk darah lagi.
Seberapa kuat musuh untuk dapat membuat kultivator di Tingkat 7 Alam Penguatan Tubuh bisa sampai menderita seperti ini?
Dong Wangxian segera tenggelam dalam pikirannya.
…
Jin Dan mengutuk Monster Tua yang Tercerahkan selama setengah hari. Ketika sistem menunjukan kalau efek serangan balik sudah mulai berlaku, Jin Dan segera berhenti mengutuk dan mulai menyembuhkan dirinya.
Beberapa saat kemudian, dia kembali sembuh.
"Hahaha, orang itu pasti sangat menderita saat ini." Jin Dan berpikir dengan bangga.
Dia tidak lagi takut Monster Tua Tercerahkan menyerangnya. Bagaimanapun, dia juga sudah berada di Alam Penguatan Tubuh.
Selesai berpikir, Jin Dan memutuskan untuk segera memahami tingkat ketujuh dari Teknik Enam Jalan Reinkarnasi.
Sepuluh hari kemudian, Jin Dan akhirnya berhasil memahami tingkat ketujuh dari Teknik Enam Jalan Reinkarnasi sepenuhnya dan mulai menyerap energi spiritual disekitarnya untuk meningkatkan kultivasinya.
Setelah menyerap energi spiritual selama beberapa saat, Jin Dan terkejut karena menemukan bahwa meskipun tingkat kultivasinya sudah meningkat, kecepatan kultivasinya sama sekali tidak melambat. Itu terutama karena potensinya juga mulai terlihat.
Terlepas dari bakatnya, semua ini bisa terjadi juga karena berkat Pohon Fusang yang terus menghasilkan energi spiritual dalam jumlah yang banyak setiap harinya.
Di Siman juga akan meminta seseorang untuk datang ke Gunung RBMGA dan menanam harta alam yang lebih baik lagi, menyebabkan energi spiritual disini terus meningkat setiap saat.
Dia tidak ingin Jin Dan pergi dari sini karena faktor kurangnya energi spiritual.
Meskipun Jin Dan sedah mengatakan kalau dia tidak ingin pergi dan takut akan ada terlalu banyak masalah di luar, Di Siman tahu bahwa begitu Jin Dan merasa bahwa energi spiritual disini sudah tidak mencukupi lagi, dia pasti akan segera pergi untuk mencari tempat yang lebih baik.
...
Kultivasi itu tidak ada habisnya dan pengasingan para kultivator yang kuat itu membutuhkan waktu puluhan tahun.
Dalam sekejap mata, lima belas tahun kembali berlalu dengan cepat.
Beberapa hari yang lalu, Dengan bantuan pil yang diberikan Xu Yifei kepadanya, Jin Dan berhasil menerobos ke Tingkat 2 Alam Penguatan Tubuh.
Setelah menstabilkan kultivasinya, Jin Dan kembali meninggalkan guanya.
Dia lalu berjalan ke depan Pohon Fusang dan meregangkan otot-otot tubuhnya. Saat ini Labu Abadi Bumi sudah mulai menumbuhkan tanaman merambat yang melilit Pohon Fusang seperti ular hijau.
Masih terlalu dini bagi Labu Abadi Bumi untuk mekar dan berbuah. Jin Dan hanya bisa berharap meski labu itu masih kecil, labu itu masih bisa membantu memperkuat energi spiritual yang ada di sini.
__ADS_1
Sambil meregangkan tubuhnya, dia membuka hubungan antarpribadinya untuk memeriksa pesan-pesan yang masuk.
Setelah bertahun-tahun, dia bertanya-tanya bagaimana keadaan orang-orang itu saat ini.
[Hewan peliharaanmu Tengu diserang oleh binatang buas] x18928
[Muridmu Su Qi diserang oleh sesama murid] x76
[Muridmu Su Qi telah jatuh ke dalam jurang. Nasibnya tidak diketahui.]
[Muridmu Su Qi menyebarkan nasib buruk. Keberuntungan Sekte Penjinakan Iblis langsung menurun drastis. Saat ini peluang seluruh murid sekte dalam menghadapi iblis mental telah meningkat.]
[Hewan peliharaanmu Tengu diserang oleh kultivator ortodoks.] x3422
[Teman baikmu Su Qianqian telah memahami matahari dan bulan. Kultivasinya telah meningkat pesat.]
[Teman baikmu Taois Jiuding diserang oleh iblis dan terluka parah. Hidupnya tergantung pada seutas benang.]
[Teman baikmu An Jing diserang oleh seorang kultivator ortodoks.] x4893
[Teman baikmu Yang Mo diserang oleh seorang kultivator ortodoks.] x4211
…
Jin Dan diam-diam terkejut setelah melihat ini.
Betapa tragisnya!
Hampir semua orang dipukuli!
Si kutukan ini telah jatuh ke dalam jurang, sepertinya dia didorong oleh murid-murid disitu, tapi sebagai ganti dari perbuatan mereka itu, Sekte Penjinakan Iblis sedang dalam masalah sekarang. Betapa tragisnya!
Haish...anjing gemuk ini benar-benar gila. Dia selalu memprovokasi musuh di mana-mana dan terus menerus bertarung.
Disaat Jin Dan sedang berpikir, Chuo Loude disebelahnya tiba-tiba berkata, "Master, baru-baru ini Pohon Fusang akan bergetar sendiri di malam hari. Apa yang terjadi padanya master?"
Bingung, Jin Dan balik bertanya, "Bergetar sendiri? Apakah pohon ini akan segera berubah menjadi roh?"
Chuo Loude menggelengkan kepalanya. Dia juga tidak tahu.
Jin Dan segera menyelidiki Pohon Fusang dengan indra ilahinya tetapi tidak bisa merasakan sedikitpun keberadaan roh primodial.
Jika pohon ini berubah menjadi roh dan berhasil mengembangkan kecerdasannya, pohon ini pasti akan memiliki roh primodial.
Setelah memikirkannya selama beberapa saat, Jin Dan akhirnya menarik sebuah kesimpulan kalau Pohon Fusang pasti sedang sakit.
...
Siang berganti dan malam pun tiba.
Jin Dan segera berjalan keluar dari gua tempat tinggalnya dan menemukan bahwa Pohon Fusa memang bergetar saat sebuah tangan yang tak terlihat menggoyangkan batang pohon tersebut.
Chuo Loude jelas sedikit takut dan menjauh.
Jin Dan mengamatinya sebentar dan ekspresinya langsung berubah menjadi aneh setelah itu.
Mungkinkah...Pohon ini sedang memanggil sesuatu?
__ADS_1