
"Apa itu Dao Pedang Abadi?" Li Qingzi bertanya dengan nada keingintahuan.
Saat ini, dia sama sekali tidak bisa menyembunyikan rasa terkejut yang ada dimatanya.
Ini adalah pertama kalinya dia melihat pedang-pedang yang ada di seluruh sekte terbang tinggi ke langit dan membungkuk ke arah yang sama.
Dan yang paling penting, pedang itu membungkuk ke arah …
Xia yang Agung!
Sebuah tebakan muncul segera di kepala Li Qingzi, tebakan yang membuatnya tidak bisa berkata-kata apapun karena takjub.
Pria berjubah biru itu menarik napas dalam-dalam dan berkata, "Dao Pedang Abadi adalah nama ranah Kekuatan Mistik yang ada dalam Dao Pedang. Dalam istilah awam, ini adalah Kekuatan Mistik Dao Pedang yang hanya muncul sekali dalam sepuluh ribu tahun!
"Aku tidak pernah menyangka bahwa sebenarnya akan ada seorang yang begitu jenius dalam Dao Pedang di dunia saat ini ..."
'Itu adalah Kekuatan Mistik Dao Pedang yang hanya muncul sekali dalam sepuluh ribu tahun!' Li Qingzi tercengang.
Wajah tampan itu kembali muncul di benaknya.
Mungkinkah dia benar-benar…
Li Qingzi mengertakkan giginya kepada pria berjubah biru itu dan bertanya, "Jika aku bergabung dengan Sekte Bela Diri Sejati, dapatkah aku memahami kemampuan ilahi seperti itu?"
Pria berjubah biru itu langsung terdiam.
…
Butuh waktu sebulan penuh bagi Jin Dan untuk memahami Kekuatan Mistik barunya tersebut.
Dalam periode ini, semua kultivator pedang yang ada di dunia menjadi gila karenanya.
Namun, Jin Dan tentu saja tidak tahu tentang ini.
Fenomena yang terjadi di Sekte Bela Diri Sejati juga terjadi di berbagai sekte di dunia kultivasi Xia yang Agung, termasuk Sekte Gunung Perak.
Pedang-pedang yang tak terhitung jumlahnya melayang di atas sekte sambil bersenandung, ujung pedang-pedang tersebut membungkuk ke arah Gunung 'Rajin Berkultivasi dan Menjadi Gunung Abadi.'
Ayam Hitam bergidik ketakutan ketika melihat fenomena ini.
Saat ini, Jin Dan yang mendengar pedang bersenandung dari luar guanya, mau tidak mau segera membuka matanya.
Dia segera menyapu indra ilahinya luar gua dan tidak bisa menahan rasa tercengangnya ketika melihat jutaan pedang yang melayang diatas langit sekte sambil membungkuk kearah gunungnya.
'eh....apakah aku yang menyebabkan ini ya?' Jin Dan lantas segera melihat ke bayangan pedang yang ada di telapak tangan kanannya, dia lalu mengepalkan telapak tangannya tersebut, menyebabkan bayangan pedang tersebut langsung menghilang bagaikan debu.
Segera setelah itu pedang-pedang yang melayang di langit langsung berjatuhan turun.
Saat ini Chuo Loude menatap Jin Dan dengan linglung.
Ketika Jin Dan sedang memahami Kekuatan Mistik barunya itu, cahaya pedang terlihat meledak dari antara alisnya, angin kencang mengitari tubuhnya dan digabungkan dengan Harta Karun Numinous yang menutupi seluruh tubuhnya, Jin Dan bagaikan seorang abadi yang tak tertandingi dimata Chuo Loude.
Chuo Loude juga mendengar pedang berbunyi datang dari luar gua. Namun, begitu Jin Dan mengepalkan telapak tangannya, bunyi pedang di luar langsung menghilang. Pedang yang melayang di udara juga jatuh.
Apa artinya itu? Fenomena di luar pastinya disebabkan oleh Jin Dan!
__ADS_1
[Selamat! kamu telah memahami Kekuatan Mistik Dao Pedang tingkat Abadi. Tolong beri nama.]
Jin Dan sedikit tercengang setelah melihat pemberitahuan ini.
Tingkat abadi? Kekuatan Mistik ternyata dibagi menjadi beberapa tingkat juga ya?
Dia berpikir sejenak dan bergumam, "Tiga Pembersihan Dunia Murni."
[Kamu telah berhasil menganugerahkan nama. Karena ini adalah pertama kalinya kamu memahami Kekuatan Mistik, Takdirmu telah meningkat. Kamu memiliki pilihan sebagai berikut:]
[1: Segera keluar. Kejutkan dunia dengan Tiga Pembersihan Dunia Murni. Kamu bisa mendapatkan Harta Karun Numinous.]
[2: Tetap rendah hati. Teruslah berkultivasi dan menjadi lebih kuat sampai kamu menjadi tak terkalahkan. Kamu bisa mendapatkan Harta Karun Numinous.]
Jin Dan diam-diam menekan opsi kedua seperti biasanya.
[Kamu memilih untuk berkultivasi dengan cara yang rendah hati dan mendapatkan Harta Karun Numinous.]
[Kamu telah memperoleh Harta Karun Numinous kelas tiga— Penangkis Jiwa Kaisar Bumi]
[Penangkis Jiwa Kaisar Bumi: Harta Karun Numinous tipe pertahanan kelas tiga. harta ini dapat secara otomatis memblokir serangan yang dapat melukai pemiliknya didunia ini.]
"Harta Karun Numinous tipe pertahanan lainnya lagi! dan itu kelas tiga malahan." Jin Dan merasa senang. Ketika dia melihat pengenalan dari harta karun nominous tersebut, dia langsung bertambah senang.
'Siapa yang bisa mengalahkanku sekarang jika aku menggunakan ini? Siapa yang bisa mematahkan pertahananku?' Jin Dan berpikir dengan gembira.
Sebuah pemikiran berani muncul di benaknya.
Jika dia segera keluar dan melakukan sesuatu untuk menjadi terkenal, apakah Sistem akan mengambil kembali Harta Karun Numinous ini?
Lupakan, aku ini tetaplah orang yang jujur dan bertanggub jawab meski telah bersikap low profil selama tiga abad, aku tidak akan mengkhianati sistem begitu saja. Lagipula tetap low profil adalah jalan ninjaku.
"Hei sistem! aku ini seorang pria sejati. Bagaimana aku bisa memakai syal wanita seperti ini?" Jin Dan mengutuk sistem di dalam hatinya.
Meskipun dia berkata seperti itu, dia tetap saja meneteskan darah di atasnya. Walaupun syal ini tampak seperti barang wanita, dia tidak akan bisa memberikannya kepada siapapun.
Harta Karun Numinous seperti ini pasti akan membawa masalah bagi Xu Yifei atau Peri Qin Rou jika ada ditangan mereka, karena jelas seorang kultivator Alam Kekosongan seperti Wei Yuan bisa dengan jelas mengenali nilai Harta Karun Numinous yang ada pada dirinya waktu itu.
Setelah menghabiskan beberapa waktu, Jin Dan akhirnya berhasil membuat Penangkis Jiwa Kaisar Bumi mengenalinya sebagai pemiliknya.
Dia berpikir sejenak sebelum melepaskan Mahkota Raja Berkilau dari kepalanya. Kemudian, dia mengikatkan Penangkis Jiwa Kaisar Bumi ke mahkota tersebut.
Penangkis Jiwa Kaisar Bumi panjangnya lebih dari sepuluh kaki. Ketika itu diikatkan ke Mahkota Raja Berkilau, syal itu pasti secara otomatis akan berkibar walau tidak ada angin sekalipun.
Harus dikatakan kalau Jin Dan tampak lebih tampan setelah mengenakan Mahkota Raja Berkilau berlapis Penangkis Jiwa Kaisar Bumi.
Pada saat ini, Di Siman tiba-tiba datang berkunjung.
Fenomena aneh itu telah menyebabkan cukup banyak keributan. Dia mengira kalau ada musuh yang menyerang, jadi dia segera pergi ke tempat Jin Dan untuk menanyakan ini.
Jin Dan menjawab bahwa musuh sudah melarikan diri.
Di Siman langsung menghela nafas lega dan buru-buru berterima kasih padanya.
Masih ada juga seseorang di Xia yang Agung saat ini yang benar-benar berani menyerang Sekte Gunung Perak!
'Sepertinya masih banyak ahli yang tersembunyi. Aku harus lebih berhati-hati di masa depan dan tidak boleh bersikap sombong.' Di Siman berpikir dalam hatinya dengan mantap.
Dia tidak ingin dipukuli lagi!
__ADS_1
…
~Negara bagian barat, Sekte Sembilan Naga.~
Terlihat Huang Zuntian yang juga Wei Yuan, sedang berkultivasi di sebuah Kuil Tao.
Interior kuil tersebut tidak besar dan perabotannya sederhana. Ada kuali besar di belakangnya dan ada juga tiga batang dupa di dalamnya yang membuat asap memenuhi udara.
Tak lama...Huang Zuntian segera membuka matanya ketika melihat seorang Taois tua berjalan masuk kedalam kuil.
Dia lalu duduk di depan Huang Zuntian dan tertawa kecil. "Junior Wei, aku punya sesuatu untuk didiskusikan denganmu."
Huang Zuntian bertanya, "Ada apa?"
Hatinya menegang. 'Rubah tua ini tersenyum. Apakah dia telah menemukan identitas asliku?'
Taois tua segera menjelaskan, "Sekteku dan Sekte Bela Diri Sejati telah bertarung untuk waktu yang lama. Area sumber daya lainnya di Negara Bagian Barat juga sudah ditempati semuanya. Aku ingin murid-murid sekteku memasuki dunia kultivasi Xia yang Agung. Mereka lemah dan pemeliharaan dinastinya juga lemah. Sangat cocok untuk kita kembangkan."
"Setelah kita menduduki Xia yang Agung, kita dapat terus berbaris ke Wei yang Agung. Bagaimanapun juga, Sekte Api Darah telah menyatakan bahwa mereka akan menginjak-injak Xia yang Agung dan menaklukkan Bagian Barat.
"Kamu kan pernah ke Xia yang Agung sebelumnya dan sudah familiar dengannya kan? Kamu bisa memimpin sekelompok murid elit untuk pergi kesana."
Huang Zuntian mengerutkan kening dan mengutuk didalam hatinya. 'Serang Xia yang Agung? Aku belum lelah hidup rubah tua!'
Setelah akhirnya bisa hidup kembali dengan begitu banyak cobaan, Huang Zuntian tidak ingin menyinggung Jin Dan lagi.
Taois tua itu tersenyum dan berkata, "Jika ini dilakukan dengan baik, posisi Master Sekte pasti akan menjadi milikmu cepat atau lambat. Master telah mengasingkan diri selama seratus tahun. Aku tidak tahu apakah dia bisa memasuki Alam Penguatan Tubuh. Kita tidak bisa hanya duduk dan menunggu kematian. Kita harus mencari berbagai peluang juga."
Huang Zuntian ragu-ragu. "Tidak bisakah kita tidak pergi ke Xia yang Agung? Kita bisa pergi ke dunia kultivasi lain. Alam ini sangat besar dan Xia yang Agung sama sekali tidak bisa memberi kita banyak manfaat."
Taois tua itu menggelengkan kepalanya dan berkata, "Justru karena Xia yang Agung itu lemah sehingga kita harus menyerang mereka. Masalah ini sudah selesai. Persiapkan dirimu, aku akan pergi dan memilih murid terlebih dahulu."
Setelah mengatakan itu, Taois tua itu segera berdiri dan pergi.
Melihat punggungnya, Huang Zuntian langsung mengutuk.
Rubah tua!
Kamu menyebut ini negosiasi?
Brengsek, Kamu memaksaku rubah tua! Sepertinya aku tidak punya pilihan selain berjuang untuk posisi master sektemu itu!
Mata Huang Zuntian berkedip dingin. Dia akhirnya bisa menetap dan bisa berkultivasi dengan baik dalam pengasingan. Namun, orang ini malah menyebabkan masalah baginya.
Meskipun Huang Zuntian pengecut, hidupnya ada di tangan Jin Dan, jadi dia tidak punya pilihan selain bergerak.
Sehingga…Huang Zuntian mulai berpikir tentang bagaimana merebut posisi master sekte dari tangan rubah tua tersebut.
Meskipun Taois tua itu jauh lebih kuat darinya, dia sama sekali tidak panik.
Seribu tahun yang lalu, setelah jatuhnya pemimpin sebelumnya dari Sekte Banteng Merah, Huang Zuntian bukanlah kandidat pertama untuk posisi master sekte kala itu.
Kandidat pertama adalah seniornya yang seorang radikal dan ingin membalas dendam. Tingkat kultivasinya bahkan jauh lebih tinggi daripada Huang Zuntian saat itu. Untuk menjaga sekte tetap aman, Huang Zuntian merencanakan berbagai propaganda supaya kursi master sekte bisa jatuh ketangannya.
"Aku tidak bisa bersaing secara langsung, jadi aku harus menggunakan beberapa metode, hehe tunggu saja kau rubah tua, aku pasti akan merebut kursimu itu cepat atau lambat."
__ADS_1