Abadi

Abadi
Si buta yang tak tahu arah


__ADS_3

Tingkat 9 Alam Kekosongan?


Keajaiban nomor satu dari Manor Surga Abadi lima ribu tahun yang lalu!


Satu-satunya yang selamat dari pemusnahan Sekte Cakrawala Spiritual Kuno!


Kedua matanya dibutakan oleh hukuman surgawi!


"Wow..." Jin Dan menatap sebaris pemberitahuan itu dengan tatapan takjub. Bahkan dengan latar belakang seperti ini, orang ini bukanlah seorang anak takdir.


Jin Dan lalu menatap Di Siman dan bertanya, "Pernahkah kamu mendengar tentang Sekte Cakrawala Spiritual master sekte?"


Di Siman segera menjawab, "Aku pernah mendengarnya Penatua Jin, sekte ini adalah sebuah sekte besar dari lima ribu tahun yang lalu. Namun, sekte ini menyinggung seorang Abadi dan kemalangan menimpa mereka dari surga. Seluruh sekte dimusnahkan."


"Penatua Jin, mengapa kamu bertanya tentang Sekte Cakrawala Spiritual ini? Mungkinkah reruntuhan yang kami temukan berasal dari sekte ini?"


Jin Dan mengangguk. "Itu memang benar master sekte, tadi aku membuat beberapa kesimpulan. Nama lelaki tua buta itu adalah Xiao Yan, dia berasal dari Sekte Cakrawala Spiritual."


"Apa yang harus kita lakukan sekarang? Haruskah kita meninggalkan reruntuhan itu Penatua Jin?" Di Siman bertanya dengan hati-hati.


Jin Dan menjawab, "Itu terserahmu master sekte. Aku pikir selama Sekte Cakrawala Spiritual tidak muncul kembali di dunia, reruntuhan itu pasti akan tetap aman. "


Di Siman mengangguk.


"Lupakan saja Xiao Yan ini untuk saat ini, biarkan saja dia melanjutkan hidupnya dengan damai. Lagipula, kita tidak bisa memaksa kuda untuk minum air." tambah Jin Dan.


Di Siman tidak keberatan. Ketika dia endengar bahwa Xiao Yan berasal dari Sekte Cakrawala Spiritual, reaksi pertamanya adalah mengusirnya.


Tapi setelah dipikir-pikir, dia tidak bisa mengalahkannya. Bagaimana dia bisa mengusirnya?


Kemudian, Di Siman pergi.


Jin Dan mulai menggunakan percobaan simulasi melawan Xiao Yan.


Sepuluh detik kemudian.


Jin Dan membuka matanya dan tampak terkejut.


"Orang ini sangat menyebalkan, kekuatan mistiknya terlalu mengelak," gumam Jin Dan.


Xiao Yan ini bisa membelah diri menjadi puluhan ribu klon, jadi Jin Dan tidak bisa langsung membunuhnya. Orang ini bisa dianggap kuat karena bisa bertahan sepuluh detik ketika melawannya.


Jin Dan melanjutkan percobaan simulasi, dia ingin menemukan cara untuk membunuh Xiao Yan sesegera mungkin.


Lima menit kemudian, dia akhirnya menemukan cara untuk membunuh Xiao Yan sesegera mungkin.


Namun, begitu pertarungan dimulai, Xiao Yan kembali menggunakan teknik kloningnya.


Setelah memahami kekuatannya, Jin Dan menjadi lebih tertarik padanya. Jika ahli seperti itu bergabung dengan Sekte Gunung Perak, dia pasti akan dapat berkultivasi dengan damai kedepannya.

__ADS_1


Kemudian, Jin Dan mulai membuka pesan-pesannya.


[Muridmu Su Qi ditangkap oleh Master Iblis.]


[Muridmu Su Qi menyebarkan nasib buruk. Takdir Master Iblis dan keturunannya telah menurun.]


[Muridmu Zhuo Fan diserang oleh binatang buas] x3872


[Hewan peliharaanmu Tengu diserang oleh binatang buas. Dia terluka parah tetapi berhasil melarikan diri.]


[Teman baikmu An Jing telah membangkitkan Kekuatan Mistik dari kehidupan sebelumnya. Kekuatannya telah meningkat pesat.]


[Teman baikmu Guan Yougang diserang oleh seorang kultivator jahat] x2


[Hewan peliharaanmu Ayam Hitam telah melahap Binatang Ilahi Zhu Dou. Garis darahnya telah berubah. Dia telah memperoleh takdir malapetaka.]


[Teman baikmu Taois Tiankong diserang oleh kultivator ortodoks.] x5823


 



 


Taois Tiankong berasal dari Sekte Api Darah dan diserang oleh begitu banyak orang. Sepertinya perang antara Sekte Api Darah dan Sekte Tanpa Bentuk telah dimulai.


Su Qi dan Zhuo Fan juga mengalami masalah.


Adapun Zhuo Fan, anak ini jelas telah meninggalkan Xia yang Agung. Tidak ada iblis di Xia yang Agung ini yang berani menyerang putra angkat Tuan iblis.


Setelah melihat seluruh pesan yang masuk, Jin Dan menggeleng-gelengkan kepalanya dan tertawa sebelum kembali melanjutkan kultivasinya.


Pada tingkat 2 Alam PenguatanTubuh, Jin Dan tidak lagi takut pada Sekte Api Darah dan Sekte Tanpa Bentuk. Namun, bahkan jika dia tidak sedang dalam bahaya saat ini, dia masih khawatir tentang masa depan yang akan menantinya.


Jin Dan takut Burung Vermilion akan masuk ke dunia fana kapan saja. Dia harus bergegas dan berkultivasi, dia tidak bisa mengendur sama sekali.


 



 


Jauh di lembah yang gelap, Su Qi duduk di sudut lembah dan dengan gugup menatap sosok di kejauhan.


Orang itu dikelilingi oleh energi iblis, wajahnya yang menakutkan ditutupi oleh sisik berwarna darah. Dia terlihat sangat mengerikan dan menakutkan.


Su Qi mengertakkan gigi. "Master Iblis, aku ini hanya manusia biasa. Tolong lepaskan aku!"


Master Iblis menutup matanya dan tidak menjawab.

__ADS_1


Su Qi merasa marah karena diabaikan tetapi tidak berani mengatakan apa-apa.


Setelah beberapa saat, Master Iblis berkata dengan santai, "Nak, jika aku ingin membunuhmu, kamu pasti sudah mati sejak lama. Fakta bahwa kamu masih hidup sampai saat ini berarti ini adalah peluang keberuntungan untukmu. Tunggu saja dengan sabar."


Peluang keberuntungan?


Su Qi melebarkan matanya dan dengan hati-hati berkata, "Kamu ingin mengajariku teknik pamungkasmu?"


Dia sangat bersemangat. Apakah ini berkah tersembunyi?


"Mungkin saja, nak aku tidak bisa membaca takdirmu sejak pertama kali kita bertemu, itu menunjukkan bahwa kamu pasti memiliki takdir yang luar biasa. Mungkin kamu dapat menerima warisanku. Jika aku tidak dapat lagi dapat memenuhi keinginanku di masa depan, aku akan menyerahkannya kepadamu," Master Iblis menjawab dengan acuh tak acuh.


Su Qi bertanya, "Keinginan apa?"


"Membantai para manusia."


Su Qi tercengang.


Seperti yang diharapkan dari Master Iblis!


'Jika itu masalahnya, maka aku lebih bersembunyi di sini dan mencari kesempatan untuk membunuhnya!' Su Qi berpikir dalam hati.


Selama ini dia selalu menganggap dirinya sebagai orang yang baik. Alasannya bergabung dengan Sekte Gunung Perak juga karena dia berpikir bahwa sekte ini adalah sekte yang baik .


Dia bahkan merasa bahwa Jin Dan telah mengirimnya untuk bersembunyi di Sekte Penjinakan Iblis karena dia ingin menegakkan keadilan atas nama surga. Setelah bergabung, dia menemukan bahwa sekte ini memang kejam, jahat, dan surga pasti tidak mentolerirnya.


Su Qi menarik napas dalam-dalam, matanya menjadi bertekad.


Tidak peduli apa, Master pasti diam-diam melindungiku. Aku tidak bisa mengecewakannya.


 



 


Waktu berlalu dengan cepat.


Sepuluh tahun berlalu dalam sekejap mata.


Saat ini Jin Dan masih sedikit kurang dari tingkat 3 Alam Penguatan Tubuh.


Di suatu hari yang cerah, dia tiba-tiba saja merasakan sebuah aura asing memasuki gunungnya.


Aura itu adalah aura milik Xiao Yan yang buta!


Jin Dan berpikir sejenak sebelum bertanya dengan transmisi suara, "Ada apa, Rekan Taois?"


Meski rambut Xiao Yan sudah putih semuanya, tapi wajahnya masih sangat muda. Dia tampak berusia tiga puluhan, dia mengenakan jubah Taois compang-camping dan bersandar diatas tablet batu seolah-olah dia sedang tidur siang.

__ADS_1


Setelah mendengar transmisi suara Jin Dan, dia meregangkan tubuh dengan malas, perlahan berdiri, dan berkata, "Master Sektemu selalu mengundangku untuk bergabung dengan sekte ini. Aku telah tinggal di Sekte Gunung Perak selama beberapa waktu belakangan ini."


"Kamu pasti Penatua Pembunuh Dewa itu, kan? Aku tidak keberatan bergabung dengan sekte ini jika kamu dapat mewakili Sekte Gunung Perak ini untuk menahan satu serangan telapak tangan dariku, jika kamu dapat menahannya aku pasti akan langsung bergabung dengan kalian."


__ADS_2