
"Master Sekte, jangan khawatir. Sekte Sembilan Naga itu pasti tidak akan berani mencari masalah dengan kami. Apakah kamu tahu master sekte? Wei Yuan itu sudah lebih dahulu aku siksa sebelum dia aku lepaskan, di jiwanya juga sudah aku tanam sebuah segel yang bisa langsung membunuhnya jika dia ingin memberontak, jadi jangan khawatir tentang itu master sekte." Jin Dan menghibur.
Di Siman bertanya dengan cemas, "Benarkah?"
Jin Dan mengangguk.
"Baguslah Penatua Jin, Kamu memang layak disebut sebagai Penatua Pembunuh Dewa. Kamu telah membuka begitu banyak jalan untuk sekte sehingga aku ingin meinggalkan posisiku ini dan memberikannya kepadamu Penatua Jin!"
"Tidak, aku tidak ingin dipukuli!"
"Dipukuli?"
"Uhuk uhuk, bukan apa-apa. Hanya saja aku tidak tertarik dengan posisi sebagai Master Sekte."
"Baiklah kalau itu maumu Penatua Jin.."
Keduanya tidak mengobrol lama. Setelah menerima kabar baik tersebut, Di Siman segera pergi karena tidak ingin mengganggu kultivasi Jin Dan lebih lama lagi.
Setelah Di Siman pergi, Jin Dan segera membuka pesan-pesannya.
Sudah bertahun-tahun sejak terakhir kali dia membuka katalog pesan. Dia bertanya-tanya bagaimana keadaan teman-teman beserta kedua muridnya itu sekarang.
[Teman baikmu Li Qingzi diserang oleh seorang kultivator jahat] x142
[Teman baikmu Li Qingzi mendapatkan pencerahan selama kultivasinya dan memahami Kekuatan Mistik.]
[Muridmu Su Qi diserang oleh sesama murid] x31
[Muridmu Su Qi menyebarkan nasib buruk. Keberuntungan Sekte Penjinakan Iblis telah menurun.]
[Pendamping Dao-mu Xuan Qingjun memahami arti sebenarnya dari hidup dan mati dan kultivasinya meningkat pesat.]
[Hewan Peliharaanmu Tengu diserang oleh seorang kultivator jahat] x6287
[Teman baikmu Yang Mo memperoleh suatu pertemuan kebetulan dan mendapatkan pedang iblis.]
…
Mereka yang dipukuli masih dipukuli, beberapa orang juga memperoleh pertemuan kebetulan.
Jin Dan lalu memperhatikan bahwa Su Qi sebenarnya telah bergabung dengan Sekte Penjinakan Iblis.
"Tidak buruk, tidak buruk, anak ini akhirnya sampai di Sekte Penjinakan Iblis." Jin Dan menganguk-anggukan kepalanya sebelum mengeluarkan Kitab Kemalangan dan mulai mengutuk Hin Dun.
Dia terus membaca pesan-pesan tersebut sambil mengutuk.
Setelah mengutuk Hin Dun selama satu jam, Jin Dan kembali berkultivasi.
…
Dua tahun kemudian.
__ADS_1
Zhuo Fan akhirnya kembali, saat ini dia sedang dalam perjalanan menuju puncak gunung.
Ketika Ayam Hitam melihat Zhuo Fan lewat didepannya, dia langsung berteriak. "Hei, apakah kamu meninggalkan kemanusiaanmu dan memilih untuk menjadi iblis nak?"
Zhuo Fan melihat kearahnya sebentar dan mengangguk sebelum kembali melanjutkan perjalanannya menuju puncak gunung.
Karena merasa diabaikan, Ayam Hitam gemuk itu cemberut dan mendengus. "Anak ini benar-benar mengabaikanku. Huh, apakah kultivasi Alam Inti Emasnya itu sangat kuat? Bisakah dia menahan cakarku ini?"
Ketika dia sampai didepan pintu masuk gua, Zhuo Fan langsung berlutut.
Tidak jauh dari situ, Chuo Loude duduk dibawah pohon fusang dan memandangnya dengan rasa ingin tahu.
Apakah iblis ini adalah Kakak Seniorku?
Jin Dan telah memberitahunya sebelumnya bahwa dia memiliki dua orang senior laki-laki.
Seniornya yang pertama adalah setengah manusia dan setengah iblis. Deskripsi itu sangat mirip dengan orang yang ada di depannya ini.
"Kamu masih mengingatku rupanya?" Suara Jin Dan datang dari dalam gua. Nadanya acuh tak acuh.
Zhuo Fan tersenyum pahit dan segera menjelaskan. "Master, waktu itu saya diculik oleh seorang Tuan Iblis, jadi saya tidak punya pilihan selain pergi dengannya."
"Setelah itu, saya mengalami banyak hal dan sekarang saya sudah menjadi seorang Tuan Iblis juga master, saya memiliki banyak iblis di bawah komando saya, oleh karena itu saya tidak bisa pergi meninggalkan mereka untuk kembali menemui anda master."
"Hahaha." Jin Dan tertawa, tetapi tawa ini justru membuat Zhuo Fan merasa lebih bersalah.
Dia dengan cepat mengubah topik. "Master, ada sesuatu yang ingin saya sampaikan kepada anda terkait dengan badai salju lebat yang menimpa Xia yang Agung beberapa tahun lalu."
"Iblis terkuat yang pernah ada dalam sejarah Xia yang Agung, Tuan Iblis Ah Su telah bangkit kembali. Dia ini memiliki rencana yang sangat besar master, dia ingin menggunakan manusia biasa yang ada Xia yang Agung sebagai makanan bagi ras iblisnya. Lalu dia ini bla bla bla bla bla bla bla bla..........bla master."
Tuan Iblis Ah Su?
Jin Dan ragu-ragu sejenak dan bertanya, "Seberapa kuat iblis ini?"
"Apa hubunganmu dengan Tuan Iblis Ah Su ini? Bagaimana kamu bisa mengetahui seluruh rencananya?"
"Sejujurnya... Tuan Iblis Ah Su telah mengangkat saya sebagai anak angkatnya master. Saya tidak bisa menolaknya. Jika saya menolaknya, saya mungkin akan mati..."
"..." Jin Dan hampir mengutuk.
Brengsek!!
Kebencian Jin Dan terhadap Tuan Iblis Ah Su langsung mencapai lima bintang.
Ini pada dasarnya sama dengan mencuri putranya! Seorang murid juga dianggap sebagai anak!
Kebencian karena merebut putranya ini tidak dapat didamaikan sama sekali!
Saat ini...Jin Dan tiba-tiba saja memikirkan sebuah rencana brilian di otaknya tentang bagaimana cara untuk melampiaskan kebenciannya ini.
Dia lalu berkata kepada Zhuo Fan dengan lembut, "Muridku, Kembalilah segera dan perkenalkan namaku kepada Tuan Iblis Ah Su ini. Kamu harus menyebut namaku dan mengatakan kalau aku ini adalah salah satu pengagumnya. Kamu juga harus bilang yang baik-baik tentangku ya supaya dia bisa memiliki kesan yang baik tentang mastermu ini."
Zhuo Fan bingung. Apa yang sedang master coba lakukan?
"Pergi!"
"Baik!" Zhuo Fan dengan cepat pergi.
Jin Dan mengambil napas dalam-dalam dan terus berkultivasi.
__ADS_1
Jika Tuan Iblis Ah Su ini berada di Alam Kesengsaraan, maka akan lebih baik baginya untuk pergi melarikan diri bersama dengan Sekte Gunung Perak.
Bagaimanapun juga, hidupnya lebih penting!
…
Tiga bulan kemudian.
Sederet kata muncul di depan Jin Dan yang sedang berkultivasi.
[Tuan Iblis Ah Su memiliki kesan yang baik tentangmu. Kesukaan saat ini: 1 bintang.]
Jin Dan segera merasa bersemangat dan dengan hati-hati membuka hubungan antarpribadinya.
[Tuan Iblis Ah Su: Alam Penguatan Tubuh Tingkat 4, iblis berusia sepuluh ribu tahun. Memiliki kebencian yang mendalam terhadap kultivator manusia dan memiliki sifat berbahaya. Kesukaan saat ini: 1 bintang.]
"Huuf...iblis ini ternyata hanya berada di Tingkat 4 Alam Penguatan Tubuh!" Jin Dan diam-diam menghela nafas lega.
Seharusnya tidak sulit baginya yang berada di Tingkat 7 Alam Kekosongan, untuk melawan seseorang di Tingkat 4 Alam Penguatan Tubuh, kan?
Seluruh tubuhnya ditutupi oleh berbagai Harta Numinous tipe pertahanan, dia juga memiliki harta Dharma Kelahiran yang sangat kuat. Dia telah memahami Kekuatan Mistik Dao Pedang Abadi.
Melawan seorang iblis yang 7 tingkat diatasnya sama sekali tidak akan membuatnya kesulitan.
Sayang sekali Ah Su ini tidak datang ke Sekte Gunung Perak. Jika tidak, Jin Dan pasti bisa menggunakan fungsi percobaan simulasi untuk mendeteksinya sebelum melawannya.
Setelah berpikir sebentar, Jin Dan segera mengeluarkan Kitab Kemalangan dan mulai mengutuk Tuan Iblis Ah Su.
Kitab Kemalangan memerlukan energi spiritual dalam penggunaannya. Di masa lalu Jin Dan tidak pernah menggunakan kekuatan penuhnya untuk mengutuk seseorang, dia hanya menggunakan sebagian dari energi spiritual saja untuk mengutuk mereka.
Hari ini, dia ingin melihat apa efek yang akan dihasilkan jika dia mengutuk Tuan Iblis Ah Su dengan semua energi spiritualnya.
Kitab Kemalangan memancarkan aura hitam aneh yang bersinar di wajah Jin Dan. Saat ini ia terlihat seperti seorang Dukun jahat yangsedang merapalkan berbagai mantranya.
Sepuluh jam kemudian, Jin Dan mulai mengeluarkan darah dari tujuh lubangnya.
[Peringatan, terlalu sering menggunakan Kitab Kemalangan akan menghasilkan serangan balasan.]
Jin Dan melihat sebaris kata di depannya dan langsung berhenti karena terkejut. Dia segera menyeka darah yang ada di wajahnya.
Dia terlalu fokus sehingga dia bahkan tidak menyadari kalau dia sudah berdarah.
Sepertinya aku tidak bisa menggunakan Kitab Kemalangan terlalu banyak.
Untungnya, tubuh dan jiwanya tidak terluka parah. Dia bisa pulih setelah beristirahat selama beberapa hari.
"Aku ingin tahu bagaimana keadaan iblis itu sekarang?" Jin Dan berpikir dengan penuh harap.
...
__ADS_1
Entah kenapa badmood aja sejak tadi pagi, jika bab ini agak kacau mungkin karena ke badmoodan ini, entah kenapa bisa badmood padahal hari libur dan gak ngapa-ngapain juga...apa mungkin aku dikutuk oleh Jin Dan juga ya?