Abadi

Abadi
Ouyang Qi


__ADS_3

'Anak takdir?' Jin Dan tercengang.


Sudah lama sejak dia bertemu dengan anak takdir yang baru.


Dia segera memilih untuk memeriksanya.


[Ouyang Qi: Alam Inti Emas Tingkat 4. Reinkarnasi dari Dewa Perang Istana Ilahi yang ada di Alam Atas. Gelarnya adalah Kaisar Ilahi Kebenaran. Dia diserang oleh Kaisar Abadi dari ras iblis. Tubuh fisiknya hancur. Jiwanya memasuki siklus reinkarnasi dan datang ke dunia fana, tanpa sadar dia ditarik kesini oleh pesona Ginseng Spiritual Kuno.]


Jin Dan tidak bisa menahan rasa tercengangnya setelah melihat latar belakangnya ini, berbagai pertanyaan langsung memenuhi benaknya.


Dewa Perang Istana Ilahi?


Kaisar Ilahi Kebenaran?


DI tingkat apa Istana Ilahi ini? Bagaimana itu jika dibandingkan dengan Pengadilan Surgawi?


Jin Dan tiba-tiba merasa bahwa Alam Atas ini benar-benar berbeda dari apa yang dia bayangkan sebelumnya. Tampaknya Pengadilan Surgawi bukanlah satu-satunya kekuatan yang mendominasi disana, sepertinya masih ada banyak faksi yang sama kuatnya dengan Pengadilan Surgawi di atas sana.


Pengadilan Surgawi, Istana Ilahi, Buddha—inilah faksi-faksi kuat yang dia ketahui sekarang.


Setelah dipikir-pikir, itu memang masuk akal. Jika bukan karena kemampuannya untuk mendeteksi anak takdir, dia mungkin tidak akan menyadari keberadaan-keberadaan yang luar biasa ini.


Di dalam novel-novel yang pernah dibacanya dulu, para protagonist juga akan bertemu dengan berbagai jenius dengan latar belakang yang kuat, namun protagonist-protagonis ini tidak akan bisa melihat asal-usul mereka.


‘Ginseng Spiritual Kuno yang saat ini merupakan Chou Loude, telah menarik perhatian seorang Kaisar Ilahi Kebenaran. Apakah dia akan kembali menarik orang lain dengan latar belakang yang kuat di masa depan?’ Pikir Jin Dan.


Chou Loude ini ternyata bukanlah Zhu Bajie, tetapi Tang Sanzang versi jeleknya!


Jin Dan segera menggunakan indra ilahinya untuk mencari keberadaannya.


Saat ini Ouyang Qi dan sekelompok kultivator sedang terbang menuju Sekte Gunung Perak dengan dipimpin oleh Guan Yougang.


Sekelompok kultivator ini tidak mengenakan jubah Taois dari Sekte Gunung Perak, mereka mungkin adalah kultivator yang baru saja direkrut.


Perhatian Jin Dan langsung tertuju kepada Ouyang Qi.


Orang ini tampak terlihat seperti seorang remaja yang baru berusia lima belas atau enam belas tahun, mungkin saja dia telah meminum Pil Peremajaan sebelumnya.


Setelah melihatnya sejilas, Jin Dan memilih untuk tidak terlalu memikirkannya lagi. Bahkan jika Ouyang Qi ini ingin


memakan Ginseng Spiritual Kuno alias Chou Loude, dia tidak akan pernah berhasil hanya dengan kultivasinya yang hanya berada di Alam Inti Emas.


Di samping itu…


Chou Loude sangat jelek, siapa pula yang mau memakannya?


Jin Dan mulai berpikir keras tentang bagaimana membuat Jari Pedang Penusuk Dunia-nya menjadi lebih kuat.


 



 


Di sisi lain, disaat sekelompok kultivator yang dipimpin oleh Guan Youguang melewati Gunung RBMGA, Ouyang Qi tiba-tiba bertanya, "Tuan, apakah gunung ini juga merupakan bagian dari Sekte Gunung Perak?"


"Ya, ini adalah gunung dimana Penatua Pembunuh Dewa tinggal. Di masa depan, kamu tidak boleh masuk kesini tanpa izin. Jika tidak, kamu akan langsung dikeluarkan dari sekte ini." Guan Yougang mengangguk.


‘Itu pasti disini! Yang kucari pasti ada di gunung ini.’ pikir Ouyang Qi bersemangat di dalam hatinya.


Sejak lahir, ia sudah memiliki intuisi luar biasa yang dapat membantunya menemukan banyak peluang keberuntungan.


"Apakah Penatua Pembunuh Dewa menerima murid, tuan?" tanya Ouyang Qi sekali lagi.


"Ya, meski begitu kita tidak bisa mengganggunya. Sebelumnya, seorang biksu harus berlutut di kaki gunung ini selama lima tahun sebelum diterima sebagai muridnya."


Sekelompok kultivator itu terkejut setelah mendengar ini, tidak terkecuali dengan Ouyang Qi.


Berlutut selama lima tahun? Sungguh tekad yang sangat luar biasa!

__ADS_1


Ouyang Qi langsung memasukkan hal ini ke dalam hatinya.


Sekelompok kultivator itu lalu bergerak menjauh dari Gunung RBMGA dan segera terbang menuju puncak utama.


~Di bawah Pohon Fusang~


Chou Loude tiba-tiba membuka matanya, dia lalu menepuk-nepuk dadanya dengan bingung.


"Kenapa aku merasa tidak enak ya..."


Ini adalah pertama kalinya dia merasa seperti ini. ‘Apakah aku melakukan kesalahan dalam kultivasiku ya?’


Chou Loude mau tidak mau menjadi gugup, dia segera memeriksa teknik kultivasinya untuk melihat apakah ada yang salah.


 



 


Dua bulan kemudian.


Sekali lagi langit dipenuhi dengan cahaya ungu yang mengejutkan dunia.


Lagi?


Betul sekali!


Dengan pemahaman Dao Pedang terbaiknya, Jin Dan kembali memasuki Sungai Dao Pedang.


Dia datang ke Sungai Dao Pedang lagi dan kembali melihat sosok-sosok yang telah dia lewati satu per satu sebelumnya. Jin Dan merasa sedikit gugup saat ini.


Akankah dia menemukan keberadaan misterius itu lagi?


Karena dia tidak bisa mengendalikan kesadarannya, Jin Dan hanya bisa terus menonton.


Jantung Jin Dan langsung berdetak kencang.


Orang itu lagi!


Apakah orang ini tidak berkultivasi? Kenapa dia selalu disini sih?


Sosok itu tertutup cahaya pedang, membuat penampilan aslinya sulit untuk dilihat. Dia lalu berbalik untuk melihat Jin Dan sebelum berkata dengan marah, "Ini kamu lagi!"


Jin Dan buru-buru berkata dengan hati-hati, "Apakah aku sudah berada di area Persatuan Agung senior? Aku sama sekali tidak bermaksud untuk menyinggungmu senior, hanya saja aku tidak bisa mengendalikan diriku senior, sungai ini terus membawaku pergi. Jika kamu ingin aku pergi, senior tolong bantu aku berhenti terlebih dulu dan jangan sakiti aku ya..."


Kultivator pedang misterius itu terdiam.


Segera setelah itu, sebuah kekuatan tak terlihat menggenggamnya dan membuatnya tidak lagi bergerak maju.


Jin Dan menunggu dengan gugup.


"Ini aneh, kamu bahkan tidak memiliki identitas terkenal dari kehidupan masa lalumu, jadi bagaimana kamu bisa


memiliki pemahaman Dao Pedang sampai ke tingkat seperti ini?" kultivator pedang misterius itu bertanya dengan heran.


Jin Dan menjawab, "Semuanya memiliki awal dan sebab akibatnya senior. Mungkin saja aku akan menjadi identitas kehidupan masa lalu dari seseorang yang termasyhur di masa depan."


Kultivator pedang misterius itu tidak menjawab.


Tiga napas kemudian, kultivator pedang misterius melambaikan tangannya dan berkata, "Kedalaman Persatuan Agung bukanlah sesuatu yang bisa disentuh oleh makhluk fana sepertimu. Berhati-hatilah untuk tidak mengalami serangan balik, jadi kembalilah."


Boom!


Jin Dan tiba-tiba merasa pusing dan tanpa sadar menutup matanya. Ketika dia kembali membuka matanya, kesadarannya sudah kembali kedalam tubuhnya.


Jin Dan lalu menyentuh dagunya dan bertanya-tanya.


Kenapa aku terus bertemu orang itu ya? 

__ADS_1


Apakah dia tidak melakukan apapun sepanjang hari ya?


Atau apakah dia memang menjaga tempat itu?


Jin Dan memilih untuk tidak terlalu memikirkannya lagi dan segera memasuki percobaan simulasi untuk mencoba kekuatan barunya.


Dia lalu memilih Xiao Yan sebagai lawannya dan menaikkan tingkat kultivasinya ke Tingkat 5 Alam Penguatan Tubuh.


Dengan Jari Pedang Penusuk Dunia yang telah ditingkatkan, Jin Dan langsung membunuhnya dalam sekali serang.


‘Sayang sekali Xiao Yan ini masih sedikit lemah.’ Jin Dan tiba-tiba berharap bahwa seorang kultivator di Tingkat 9 Alam Penguatan Tubuh akan menyelinap ke Sekte Gunung Perak dan mencari masalah dengannya. Hanya dengan begitu dia bisa memverifikasi seberapa kuat Jari Pedang Penusuk Dunia miliknya ini.


Pada saat yang sama, fenomena di langit mulai menghilang.


 



 


Setahun kemudian, seseorang muncul di depan Gunung RBMGA dan berlutut di depan tablet batu.


Itu tidak lain adalah reinkarnasi dari Kaisar Ilahi Kebenaran, Ouyang Qi.


Setelah tinggal di Sekte Gunung Perak selama setahun, Ouyang Qi sedikitpun tidak pernah memikirkan cara untuk mendaki Gunung RBMGA. Namun, setiap kali dia melihatnya, hatinya akan berdebar kencang, hal ini menyebabkannya memiliki keinginan yang kuat untuk naik ke gunung itu.


Pada akhirnya, dia memutuskan untuk mengikuti metode Chou Loude untuk menjadi murid.


Ouyang Qi lalu berlutut di depan tablet batu dan mulai bersujud.


Jin Dan sedang fokus dengan kultivasinya, jadi dia tidak memperhatikannya.


Namun Chou Loude memperhatikan keberadaannya dengan sangat cepat. Bagaimanapun juga, Ouyang Qi ini telah mengikuti teladannya dulu.


Setelah Ouyang Qi berlutut selama sebulan, Chou Loude lalu menuruni gunung dan berdiri didepannya sambil tersenyum kepadanya.


Orang ini terlihat cukup baik, pikir Chou Loude dalam hatinya.


Meskipun Ouyang Qi sedang bersujud, dia dapat dengan jelas merasakan kedatangan Chou Loude dan segera menengadah.


Segera setelah melihat wajahnya, Ouyang Qi langsung mengerutkan keningnya dan berpikir, ‘Orang ini sangat jelek.’


Kejelekan Chou Loude bahkan membuat Ouyang Qi merasa sedikit mual. Namun, untuk beberapa alasan, dia merasa bahwa orang inilah yang membuatnya tertarik untuk datang kesini.


Dua perasaan terjalin di hati Ouyang Qi, menciptakan percikan aneh.


Mungkinkah orang ini adalah Penatua Pembunuh Dewa?


Bukankah orang-orang mengatakan kalau Penatua Pembunuh Dewa itu adalah orang yang sangat tampan? Tapi kenapa orang ini jelek?


Mungkinkah dia sengaja menyembunyikan wajahnya untuk menguji hatiku sebelum memberiku sebuah peluang besar?


Menekan ketidaknyamanan di hatinya, Ouyang Qi mengertakkan giginya sebelum berkata, "Senior, terimalah aku sebagai muridmu!"


 


 


...


 


Informasi sekilas:


1. Zhu Bajie dan Tang Sanzang adalah karakter dari perjalanan kebarat.


2. Kenapa Jin Dan tidak meningkatkan kultivasi Xiao Yan ketingkat 9 saja? Itu karena keterbatasan sistem.


3. Baca juga Makhluk Terkuat\, udah 11 episode. Jin Dan versi terlalu OP.

__ADS_1


__ADS_2