Adam Vs Eve

Adam Vs Eve
Misi Pertama - Lomba 17an


__ADS_3

Minggu lalu kita mendapat anggota baru yang kita panggil Reec (dibaca Riik).


Orang tuanya ternyata punya Wedding Organizer yang cukup terkenal di kota ini dan dia dulu tinggal di luar negeri selama bertahun-tahun.


Hobinya MUA. Untuk cowok maskulin dan kulit sawo matang seperti Reec, hobinya itu terlihat cukup kontras dengan penampilannya. Tapi dia bisa berguna untuk melatih kita dengan kemampuan meriasnya.


"Yang pertama lomba memasak dan menghias nasi Tumpeng yang diadakan untuk kelas X. Lomba ini dilakukan berkelompok dengan anggota 5 orang. Diadakan dari jam pertama sampai jam ketiga. Penilaiannya diadakan saat jam istirahat pertama."


Aku menjelaskan di depan setelah Leon selesai menulis jenis-jenis lomba di papan tulis. Entah sejak kapan dia seperti sekretarisku.


"Aku yakin 100% sebagian besar cewek yang akan berpartisipasi. Sayang sekali anggota OSIS dilarang ikut lomba. Tapi aku akan membantu Emil untuk memenangkan lomba ini!"


Biar kalian nggak bingung, hari senin minggu depan adalah hari 17 Agustus. Saat ini kita sedang mendiskusikan cara mengalahkan kaum hawa saat lomba 17an yang akan diadakan hari Selasanya.


"Tunggu dulu, bukannya ini lomba antar kelas? Kenapa jadi lomba lawan cewek? Apa artinya kamu berencana untuk mengalahkan kelasku?" Tanya Leon.


"Tentu saja! Pastikan kelas kalian diikuti oleh anggota wanita! Aku pun akan membantu Emil untuk memilih cowok sebagai anggotanya!" Jawabku lebih lanjut.


"Lomba berikutnya adalah lomba menghias taman. Ketua OSIS kita ini gila tanaman, karena itu ada lomba aneh begini. Lomba ini akan diadakan pada jam ke-4 dan ke-5, penilaiannya di jam ke-6. Anggotanya 3 orang. Antara kelas Leon atau Reec, siapa yang ingin berpartisipasi?"


"Biar aku aja!" Reec lebih cepat mengangkat tangannya. "Aku punya rencana untuk itu."


Mengingat orang tuanya yang pasti punya banyak pengalaman mendekor lokasi pernikahan, aku yakin dia pasti akan memenangkan lomba ini.


"Bagus! Jangan lupa untuk hanya memilih cowok jadi anggotamu!" Kataku mengingatkan


"Kuharap ada cowok yang mau gabung..." Dia kelihatan ragu.


"Pasti ada! Kita bisa ke kelasmu untuk membantumu!" Kataku meyakinkannya.


"Dan yang terakhir adalah lomba penghijauan dan kebersihan kelas. Tapi karena seluruh murid harus berpartisipasi, kita sebagai cowok ikut aja jangan malas membantu! Karena penilaian akan dilakukan selama proses berlangsung." Aku melanjutkan penjelasanku.


"Bagaimana dengan lomba yang lain?" Tanya Emil.


"Betul! Masa nggak ada lomba makan kerupuk sih?!"


"Kau mau ikut lomba untuk anak SD?"


"Hey, memangnya itu hanya untuk anak SD? Semua orang boleh makan kerupuk kan!"


"Selain tiga lomba utama tadi, akan diadakan juga lomba individu dan lomba kecil-kecil lainnya." Aku mengacuhkan Leon yang masih meributkan masalah kerupuk.


"Kita nggak perlu membuat strategi untuk itu?" Tanya Reec.


"Anggotanya akan dipilih secara acak oleh wali kelas, jadi kalau ada anggota wanita yang berpartisipasi, percuma. Kita fokus ke lomba utamanya dulu." Kataku menjawab pertanyaan Reec.


"Ini misi pertama kita melawan para alien betina. Kuharap kalian berhasil memenangkan misi ini! Apakah ada pertanyaan?"


Leon mengangkat tangannya.


"Leon?"


"Aku belum dapat tugas apapun."

__ADS_1


"Kau bisa memenangkan lomba individu atau lomba lainnya."


Leon kelihatan sedikit kecewa karena nggak kebagian dalam misi. Tapi aku yakin dengan hobinya, dia akan menang lomba individu yang bakal diadakan.


Dan berakhirlah hari kedua komunitas.


...****************...


Halaman sekolah dihiasi oleh banyak hiasan bendera merah putih. Beberapa anggota OSIS termasuk aku telah lembur menghiasnya selama akhir pekan. Tapi kita puas dengan hasilnya. Lomba 17an SMA Swasta SS pun dimulai hari ini.


Misi perdana kita.


Selama lomba berlangsung, kita dibebaskan dari mata pelajaran dan bebas melakukan aktifitas di dalam maupun luar kelas.


Semalam aku nginap di rumah Emil dan sudah menyiapkan banyak hiasan dan lauk pauk untuk lomba. Resep nasi kuning dan sketsa menghias nasi tumpeng semuanya sudah ku siapkan dan bawa bersama Emil. Aku yakin dia bisa menang.


Sayangnya karena aku termasuk tim inti untuk mengawasi 17an, aku harus ikut rapat pagi. Kuharap Emil bisa mengatasinya sendiri.


Sepertinya aku terlalu berlebihan khawatir sama sahabat introvertku itu


"Ingat ya! Kalian harus kerja sama mengawasi pertandingan di lapangan!" Perintah ibu gorilla pada para anggota OSIS yang lain. Dia tahu aku benci cewek, jadi dia sering dengan sengaja memasangkanku dengan mereka.


"Baik bu bos." Kataku malas dan langsung menuju lapangan.


Aku mengambil jalan memutar untuk melihat kelas lain yang bersiap untuk lomba nasi tumpeng.


"Hey, kamu mau kemana?"


Ku acuhkan pasangan panitiaku yang aku nggak tahu namanya dan nggak niat tahu itu. Tujuanku hanya ingin melihat persiapan Emil. Tapi apa yang aku temukan lebih mengerikan.


"Yang benar El? Pangeran ikut lomba nasi tumpeng?"


"Suer! Ajak teman-temanmu kalau mau lihat idola kalian masak! Kapan lagi coba bisa lihat cogan bikin nasi tumpeng"


aku sedikit mendengar percakapan mereka sebelum berbalik. Emil bisa hilang konsentrasi kalau sampai dikerubungi para semut betina.


"Ih sekarang mau kemana lagi sih?!" Cewek OSIS itu dari tadi masih mengikutiku seperti kotoran ikan mas.


Siapa suruh ikutin aku?!


Aku lalu teringat kelas Leon di X-9 yang letaknya dekat lapangan, jadi aku pergi mencarinya tapi kelasnya kosong. Putus asa aku pun pergi ke lapangan untuk memulai mengawasi lomba estafet belut yang sedang berlangsung.


Kebetulan sekali nggak jauh dari tempat aku berdiri, aku melihatnya.


"Leon!" Panggilku memegang pundaknya.


Dia berbalik.


"Gimana dengan kelas lain? Sudah pastikan hanya cewek-cewek yang ikut lomba Nasi Tumpeng kan?" Tanyaku.


"Beres bos! Aku juga udah minta tolong Momo untuk bantu ngecek."


"Apa kau bilang? Siapa Momo? Ini lomba lawan cewek! Jangan minta bantuan mereka dalam bentuk apapun!"

__ADS_1


"Oh, salah ya..."


"Sudahlah! Sekarang lagi apa?"


"Mau menyemangati kelasku ikut lomba estafet belut! Seru banget lho!" Dia menoleh ke arah lomba tapi aku menarik tangannya.


"Ikut aku!"


"Kenapa?"


"Dampingi Emil selama dia lomba!"


"Memang ada apa dengannya?"


"Kau akan tahu kalau melihatnya!"


Setibanya di lokasi lomba nasi Tumpeng yang diadakan di koridor dekat ruang guru, aku awalnya nggak bisa menemukan kelompok Emil.


Tapi ternyata kelompoknya tertutup oleh kumpulan monyet yang seperti melihat raja mereka sedang membagi jatah makanan.


"Kalau bisa usir para lalat pengganggu itu! Aku harus stand by di lapangan."


"Jadi begitu. Emil cowok terganteng di kelas X masak dan menghias nasi Tumpeng! Ini sih tontonan gratis wajib bagi para cewek!"


"Kuserahkah Emil padamu ya!" Kataku percaya padanya.


"Oke!"


...****************...


Sepertinya berkat bantuan Leon, Emil bisa menyelesaikan lombanya dengan baik.


Dan kebetulan sekali aku yang bertugas untuk mengawasi lomba menghias taman yang diikuti oleh kelompok Reec.


Memang aku nggak salah memilihnya. Dia selesai sangat cepat dan telah mengubah taman sekolah menjadi taman Kerajaan Inggris. Anggotanya yang terdiri dari cowok, mempunyai kelebihan di kekuatan karena bisa membawa karung tanah dan batu yang berat maupun menggeser pot tanaman besar dengan mudahnya.


Lomba individu yang nanti akan diadakan adalah lomba mendesain seragam sekolah. Leon yang hobi mendesain baju pasti bisa memenangkan lomba ini.


Tim komunitas anti cewek telah melakukan tugasnya dengan baik!


...****************...


"Kamu dengar aku kan Gy?! Aku akan membuat komunitas untuk melawanmu!"


Terserah.


"Momo sudah cerita semuanya! Sayang sekali tapi temanmu sendiri yang membocorkan informasi kalian padaku."


Saat ini aku sedang mengantar nenek sihir pulang dengan motorku karena kakaknya nggak bisa menjemputnya. Dia dari tadi nggak berhentinya mengoceh tentang kelompok baru.


"Gimana? Aku akan buat kelompok anti cowok songong hahaha!"


"Kok tanya aku? Bikin aja aku nggak peduli!"

__ADS_1


"Oke! Liat besok ya!"


Aku memang bilang nggak peduli. Tapi mendengar itu sepertinya hidupku bakal tambah susah.


__ADS_2