
Akhirnya kata-kata yang di ingin Celine ungkapkan akhirnya dapat di ucapkan.
setelah mengatakannya hanya keheningan yang menimpa di ruang tamu tersebut.
Namun Demian yang mendengar ucapan Celline yang ingin memutuskan pertunangan dengannya langsung mendongak menatap mata Celline yang ternyata juga menatap dirinya.
Saat Celine mengatakan ingin memutuskan pertunangan mereka, Demian merasakan tidak senang, dan tidak setuju dengan perkataan Celline. Dan saat ingin mengatakannya, mendadak lidahnya kelu apalagi Celline yang berseru terang kepadanya dengan memberikan fakta kebenaran atas perbuatannya selama ini.
"Maaf Demian, gue memang mencintai Lo dengan tulus dalam lubuk hati terdalam gue, tapi gue juga dapat merasakan lelah Demian, gue selalu mengejar lo selama ini. tapi Lo sendiri tidak pernah melihat ataupun menoleh ke gue, Apalagi Lo, saat si Aurora masuki kehidupan lo. Lo lebih memilih lihat dia daripada gue. Jadi gue putusin kalau gue Celine dan mulai saat ini akan berhenti mengejar Lo, dan tidak akan paksain Lo buat suka maupun cinta ke gue"ujar Celline kepada Demian dengan suara yang lirih dan juga putus asa, sambil menatap Demian dengan pandangan yang selalu Celline berikan kepada Demian, pandangan yang penuh harap, dan cinta dengan tulus untuk terakhir kalinya.
Demian yang mendengar, tidak tahu harus bagaimana berkata kepada Celline, apalagi pandangan yang diberikan Celine kepadanya membuatnya tidak dapat berharap lagi, memang benar apa yang dikatakan semua orang bahwa dia hanyalah seorang laki-laki yang banci dan juga seorang laki-laki yang pengecut.
Elvano yang masih berada di pangkuan kakaknya yang melihat secara langsung bagaimana kakaknya itu memutuskan hubungannya dengan Demian, menghela napas lega, dia tahu jika kakaknya masih mencintai Demian, seorang lelaki yang brengsek dan seseorang laki-laki yang hanya memberikan rasa sakit hati kepada kakaknya Celline.
Memang benar ya, apa yang orang-orang katakan bahwa jika sudah sangat mencintai seseorang dengan tulus, seseorang itu akan tutup mata dan buta, walaupun orang yang dicintainya itu hanya memberikan rasa sakit. Walaupun sudah disakiti oleh orang dicintainya, seseorang itu tidak akan membalas dan selalu hanya menerima perlakuan orang yang dicintainya, dan tetap mencintai orang tersebut dan tetap menyayanginya.
"cinta itu memang sulit"batin Elvano sambil menghela napas, di saat sudah dewasa dia berjanji tidak akan menjadi seseorang yang buta cinta, dan dari perkataan Elvano kita tidak akan tahu bagaimana masa depan maupun takdir akan membawa kita.
"Celline Tante minta maaf ya, atas semua perlakuannya Demian, Tante tahu kalau permintaan maaf tidak cukup, tapi hanya ini yang dapat tante katakan, dengan hati Tante terdalam dengan tulus Tante sungguh meminta maaf sama kamu ya sayang?"ujar mamanya Demian, dengan menatap Celline dengan tulus.
Dia merasakan sangat kecewa dengan perlakuan putranya, bagaimana bisa putra ini bisa-bisa menyia-nyiakan seorang perempuan cantik jelita seperti Celline, dulunya dia berharap bahwa Celline akan menjadi menantunya bagaimana senangnya dia dapat melakukan berbagai hal yang sama-sama disukai bersama-sama, namun itu hanyalah berada di dalam mimpinya karena perbuatan putranya itu sendiri.
Lalu mama Demian pun menoleh kepada putranya itu yang hanya menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"Mama, benar-benar kecewa dengan kamu Demian, kalau kamu sejak dulu tidak menerima pertunangan ini kenapa tidak kamu tolak?"ujar mama Demian dengan perasaan yang sangat kecewa, dia tidak menyangka dengan putra satu-satunya itu.
Demian yang ditanya oleh mamanya hanya diam tanpa mengeluarkan suara apapun tentunya dia merasa bersalah, dia benar-benar hanyalah seorang pengecut.
Erik yang sejak tadi hanya diam melihat semuanya akhirnya mengangkat suara
"Kami hanya ingin menyampaikan hal itu, seperti yang dikatakan oleh putri saya, kalau dia ingin memutuskan hubungan pertunangannya dengan Demian. Jadi mereka tidak miliki hubungan apapun"ujar Erik dengan tegas.
Hingga dari pihak keluarga Demian hanya diam dan tidak menjawab dari perkataan Erik. Hingga
"Baiklah, kami menerimanya dan kami meminta sebesar-besarnya kepada keluarga anda, tuan Erik maaf atas perlakuan putra kami"ujar papa Demian
"Demian, minta maaf kepada Celline sekarang"panggil papa Demian dengan datar, dan meminta anaknya itu segera meminta maaf atas segala perbuatan Demian terhadap
Celline.
"Celline, gue minta maaf"ujar Demian dengan suara lirih.
Celline yang mendengar permintaan Demian untuk pertama kalinya hanya mengangguk, mengiyakan permintaan maaf dari Demian.
"Tuan Erik, kalau begitu kami pulang dulu"ujar papa Demian, dan hanya di anggukkan oleh Erik.
Lalu semua orang berdiri dan tak lupa Elvano yang sebelumnya di pangku oleh Celline, langsung di gendong oleh kakaknya. Keluarga Anggantara pun mengantarkan keluarga Demian untuk menuju ke pintu rumah, lalu mama Demian langsung pamit dengan Diana dan tak lupa juga pamit dengan Celline yang sudah dia anggap sebagai anak sendri.
__ADS_1
"sayang, Tante pulang dulu ya, walaupun kamu udah enggak ada hubungan dengan Demian lagi, kamu kapan-kapan harus tetap ke rumah kami ya, rumah kami selalu terbuka untuk kamu"ujar mama Demian kepada Celline. belum sempat Celine menjawab, Hingga tiba-tiba
"adek, boleh enggak pergi ke rumah Tante"nyelutuk Elvano dengan polos, Dia ingin mengetahui bagaimana rumah milik dari keluarga Demian karakter protagonis pria.
Dan hal itu pun membuat mama Demian dan Celline yang menggendong Elvano terkekeh mendengarnya.
"boleh kok sayang, nanti kalau adek mau ke rumah, nanti Tante kasih kue sama ice cream"ujar mama Demian kepada Elvano.
"nanti sekalian adek bawa kak Celline ke rumah Tante ya?"ujar mama Demian kembali
"okey Tante"jawab Elvano dengan riang.
Mama Demian yang melihat Elvano yang menjawabnya dengan riang, tidak dapat menyembunyikan rasa gemasnya dengan Elvano yang imut dan dia pun mencium Elvano dengan gemas.
Setelahnya dia pun pamit pulang, dan mama Demian beserta keluarganya pun keluar lewat pintu depan, dan mereka pun pergi dari pekarangan rumah keluarga Anggantara dengan mobil.
Setelah melihat kepergian keluarga Demian, Elvano berserta keluarganya pun langsung memasuki rumah, dan menutup pintunya.
Setelah melewati suasana yang membuat mereka lelah, mereka hanya ingin beristirahat dengan tenang.
Elvano yang masih berada di gendongan Celline secara tiba-tiba memeluk leher kakaknya dan mencium kedua pipi milik kakaknya.
"adek, sayang kakak"ujar Elvano dengan senyuman hingga membentuk eyes smile
__ADS_1
Celline yang mendapatkan serangan yang secara mendadak dari adiknya apalagi adiknya itu sampai menciumnya, dia dapat merasakan bahwa kedua pipinya itu memerah, dan juga hatinya terasa menghangat mendengar kata-kata dari adik kesayangannya.
walaupun dia tidak dapat bersama dengan Demian, tapi dia tetap merasakan kebahagiaan dengan bersama adik kesayangannya yaitu Elvano Anggantara.