AKAN TERUS BERUSAHA

AKAN TERUS BERUSAHA
Bunga


__ADS_3

...*Malam hari*...


"Ada yang ingin jalan-jalan?" tanya Tristan yang sedang duduk di tepi kolam renang.


Adit dan Claudia dia tidak menjawab namun Mereka melihat Alina dan seolah-olah bertanya apakah mereka bisa ikut.


"kenapa kalian berdua lihat Bun Bun, kalau kalian dua ikut Bunda juga ikut kok" Alina tersenyum manis melihat tingkah Adit dan Claudia yang memilih menanyakan pendapat Alina terlebih dahulu


"Asik..." ucap Adit dan Claudia persamaan mereka berlompat gembira sembari menarik tangan Tristan.


"Ayo cepat pergi handsome brother kita harus naik bianglala secepatnya" ucap Adit antusias


"kalian tidak mau mandi dulu?"tanya Alina


"tidak perlu Bun Bun Kita masih wangi kok ayo kita pergi" ucap Claudia sembari menarik tangan Alina.


Mereka pun pergi ke sebuah pasar malam.


Tidak lama mereka pun sampai di sebuah pasar malam


"Bun Bun Claudia mau ice cream tadikan Bun Bun belum menepati janji Bun Bun" ucap Claudia menuju kedai ice cream


"iya sayang kita pergi ke sana dulu ya" ucap Alina


"tapi Adit mau naik bianglala itu" ucap Adit menarik tangan Alina


"bagaimana kalau Adit pergi dengan handsome brother?" tanya Tristan dan dengan cepat Adit pun mengangguk tanda setuju.


Mereka pun terpisah Alina dan Claudia pergi untuk membeli ice cream sementara Tristan dan Adit pergi untuk naik bianglala.


*kedai ice cream*


"Claudia mau beli es krim rasa apa sayang?" tanya Alina sembari menggendong Claudia


"mau es krim strawberry Bun Bun" ucap Claudia antusias


"mas es krim strawberry nya satu ya" ucapan Alina kepada pedagang es krim.


3 menit kemudian es krim pun jadi.


*thank you mas Ini uangnya" ucap Alina sembari memberikan uang sementara Claudia menerima es krim dari penjual es krim tersebut


"sekarang kita tunggu handsome brother dan kak Adit di sana saja Bun" ucap Claudia sembari menuju bangku yang tidak jauh dari bianglala. Alina mengangguk lalu Alina membawa Claudia untuk duduk di kursi.


*10 Menit berlalu namun Adit dan Tristan tidak kunjung datang*


"mereka lama sekali" ucap Claudia kesal


"Lebih baik kita cari saja mereka" ucap Alina dan di anggukin Claudia.


Mereka mencari Tristan dan Adit namun tidak kunjung ketemu.


"Mereka ke mana ya?" tanya Claudia yang sudah bosan berkeliling namun tidak dapat menemukan Tristan dan Adit


"sepertinya itu mereka, namun Tristan sedang berdebat dengan siapa?" tanya Alina sembari menuju ke arah Tristan yang sedang berdebat dengan seorang perempuan

__ADS_1


Mereka pun berjalan mendekati Tristan dan juga Adit


"kenapa sih hidup gue dipenuhi dengan kesialan?!" tanya perempuan itu sembari menahan emosinya


"yang sial itu gue kenapa harus bisa ketemu lagi!!"ucap Tristan yang sedang menahan amarah


"Adit ini adik sepupu Gue kenapa bisa berada sama lo, apa jangan-jangan lu pencuri anak ya?!" tanya wanita tersebut


"Apa lu bilang untuk apa aku nyuri anak uang gue dah berlimpah jadi nggak perlu" ucap Tristan sembari tersenyum dingin


"Tante, handsome brother dengerin Adit dulu dong" ucap Adit menengahi


tak lama Alina dan Claudia sampai di Depan Tristan.


"Ada apa sini ribut ribut?"tanya Alina


"Tante.." ucap Claudia sembari tersenyum hangat


"Claudia kamu di sini juga sayang? maafin tante ya baru bisa nemuin kalian" ucap wanita itu


"Claudia kenal sama dia?" tanya Tristan


"handsome brother ini itu tantenya Claudia" jelas Claudia


"hah?!" Tristan masih tidak percaya dengan apa yang diucapkan Claudia


"iya handsome brother dia ini Tante nya kita keponakan Bunda kita" jelas Adit


"udah jelas kan gue bilang dia itu sepupu gue" ucap wanita tersebut


"hai saya Alina, senang saya bisa bertemu dengan tantenya Adit dan Claudia" ucap Alina sembari menjulurkan tangan untuk bersalaman


"iya saya Bunga tantenya Adit dan Claudia terima kasih sudah merawat mereka. lalu Tristan siapanya kamu?" tanya Bunga


"lah kamu kok tahu namanya Tristan?" tanya Alina bingung


"kita dulu satu kampus!" ucap Tristan cemberut


"sekarang aku paham.. dia itu kakak aku maaf ya dia memang rada nyebelin" ucap Alina sembari tersenyum melihat Tristan yang cemberut


"iya nggak papa.."ucap bunga


"kenapa Adit tidak memberi tahu dari tadi kalau dia ini tantenya Adit?" tanya Tristan masih cemberut


"bagaimana Adit bisa memberitahu handsome brother kalau dari tadi Adit ngomong aja selalu dipotong?" tanya Adit balik


mendengar penjelasan Adit, Tristan hanya bisa membuang nafas tanda pasrah


"bagaimana kalau kita sekarang pergi ke restoran kasihan Claudia dan Adit belum makan malam"ucap Alina sembari mengelus pipi Adit dan Claudia


*Bunga dan Tristan mengangguk*


Mereka pun berjalan menuju sebuah restoran yang cukup besar di dalam mereka memesan menu untuk makan malam. selagi mereka menunggu makanan datang Mereka lagi lagi mengobrol untuk menghabiskan waktu


"bagaimana Adit dan Claudia bisa berada dengan mu?" tanya Bunga

__ADS_1


"ya ada satu momen dimana aku melihat anak laki-laki yang mau berkorban demi adiknya, sama seperti aku melihat kak Tristan yang mau selalu menghibur aku dikala ku sedih" ucap Alina sembari menatap hangat Adit


"terima kasih karena kau telah menyelamatkan nyawa Adit dan Claudia. mungkin kalau kau tidak menyelamatkan dengan cepat mereka sudah tidak ada di dunia ini karena kedinginan" ucapan bunga sembari mengelus pipi Claudia


"kenapa jadi melow gini?" tanya Tristan


"iya Adit dan Claudia masih selamat Aunty" ucap Adit


"Hahaha" tawa Tristan menggelegar


"Kakak kenapa? Kakak nggak kesurupan kan?" tanya Alina yang bingung kenapa Tristan tiba tiba tertawa


"lucu saja mendengar bunga dipanggil Aunty, biasanya sih dipanggil monster" ucap Tristan masih terkekeh


"masih saja mengingat panggilan itu!"ucap bunga


"jelek sekali monster! kenapa Aunty dipanggil monster?" tanya Claudia


"Claudia sayang kamu nggak tahu aja dulu dia itu galak suka ngegas" ucap Tristan


mendengar perkataan Tristan Adit dan Claudia langsung menatap bunga seolah meminta penjelasan


"Yah Aunty cuman bersikap seperti itu karena mereka mengganggu Aunty. kalian tahu kan Aunty sangat tidak suka diganggu" jelas bunga


mendengar penjelasan bunga Adit dan Claudia langsung mengangguk-angguk tanda mengerti


"sepertinya kalian saling mengenal" ucap Alina


"kan tadi sudah dibilang kalau kita itu satu kampus dulu"ucap Tristan lagi


''maksud aku bukan itu, Apa kalian tidak punya perasaan satu sama lain?"tanya Alina


"GAK" jawab bunga dan Tristan secara bersamaan


"wow nggak usah ngegas berapa, iya deh iya aku percaya kalian nggak punya perasaan satu sama lain" ucap Alina.


tak lama makanan pun datang, mereka langsung menyantap makanan itu dengan cepat sembari diiringi dengan obrolan-obrolan ringan


setelah makan mereka memutuskan untuk pulang.


"apa aku bisa menginap di rumahmu?"tanya bunga memastikan


"boleh saja, tapi bukannya kau punya rumah ya?"tanya Alina bingung


"Bukan rumah aku, itu masih rumah orang tua aku.. Aku di usir dari rumah karena aku melawan mereka karena aku ingin mencari Adit dan Claudia namun sayangnya mereka malah mengusir ku. Aku akan mencari rumah secepatnya" ucap Bunga sembari tersenyum kecut


"Ah.. Ya sudah kalau begitu kita pulang sekarang" ucap Alina dan mereka semua menganggukkan dan langsung menuju mobil.


*Sampai di rumah*


"Bagaimana kalau Claudia tidur sama Bun Bun dan juga Aunty" ucap Claudia


Alina dan Bunga saling menatap dan langsung mengangguk


"Asik.." ucap Claudia

__ADS_1


___________________________________________


__ADS_2