
...**Pagi Hari**...
Alina bersiap untuk pergi ke kampus dengan pakaian yang nyaman.
" Semangat.. Kau pasti bisa menjalani hari-hari mu" ucap Alina menyemangati diri sendiri. setelah itu Alina turun ke lantai satu dan menemui Bunga, Tristan, Adit dan Claudia yang sudah menunggu di meja makan.
''pagi semuanya" ucap Alina dan langsung duduk
"Pagi Bun Bun.." ucap Adit dan Claudia bersamaan
"Kak Hari ini aku pulang agak malam ya, soalnya aku mau pergi jalan bersama teman teman ku" ucap Alina
"Ia tapi jangan pulang malam banget ya, Oh ia kakak juga mau bilang kalau hari ini kakak udah harus pulang" ucap Tristan
"Kenapa kak? kemarin kakak bilang kalau mau tinggal beberapa hari lagi di sini?" ucap Alina
"Ada hal penting yang harus ku lakukan di Indonesia" ucap Tristan
"Pekerjaan?" tanya Alina
*Tristan mengangguk sembari tersenyum*
"Kan karyawan papa bisa menghandle semuanya , Harus banget pulang sekarang dan apakah kakak sudah beli tiket?" tanya Alina
"Kakak sudah membeli tiket penerbangan kok" ucap Tristan
*Maafin kakak Al karena telah membohongi mu* gumam Alina dalam hati
"Ya sudahlah, Aku titip salam untuk Mama dan Papa" ucap Alina
*Tristan menganggukkan kepalanya*
"Apakah kalian mau pergi bersama ku jalan jalan?" tanya Alina kepada Adit dan Claudia.
"Apakah kami boleh bergabung dengan teman teman mu Bun Bun?" tanya Adit
"Boleh dong, pasti mereka senang. Mau ya ikut dengan Bun Bun" ucap Alina
"Asik.. aku akan jalan jalan" ucap Claudia
''kau ini.. kak Bunga ikut juga kan?" tanya Alina
*Bunga mengangguk*
"Hari ini kita akan jalan jalan, Tapi aku harus berangkat untuk sekolah dulu. Nanti aku akan menjemput kalian bersiaplah oke" ucap Alina kepada Adit dan Claudia sembari membentuk (OKE👌) menggunakan tangannya.
Mereka pun kembali melanjutkan sarapannya dan sesekali di iringi tawa karena melihat cara makan Claudia yang masih berantakan dan Claudia mengomeli Adit karena tidak membantunya.
"Aku pergi duluan ya" ucap Alina
"Hati hati di jalan Alina" ucap Bunga
"Ia kak.. Bunda mau minta sesuatu ke kalian berdua" ucap Alina kepada Adit dan Claudia
"Bun Bun mau minta apa dari kami?" tanya Adit
*Alina jongkok di depan mereka berdua sembari menunjuk kedua pipinya*
*Adit dan Claudia mengerti maksud Alina dan langsung mencium pipi Alina*
''Terimakasih, Bunda pergi dulu ya. Sampai nanti" ucap Alina dan tidak lupa untuk mencium pipi Adit dan Claudia.
''Kak aku pergi dulu, maaf karena gak bisa bantu ngurus Adit dan Claudia" ucap Alina sendu
"Tidak apa-apa, aku mengerti kok. Semangat untuk mengejar cita cita mu, aku yakin kau bisa" ucap Bunga menyenangi Alina dan dibalas Anggukan oleh Alina
"Kak Tristan hati hati di jalan, tolong banget kalau ada apa-apa kabarin aku. Bilang ke Mama Papa kamu aku akan pulang untuk menemui mereka secepatnya." ucap Alina sendu
"Ia kakak akan menyampaikan salam mu ke Mama Papa" ucap Tristan sembari mengelus rambut Alina
"Kakak sedang tidak berbohong dengan ku kan, Kakak tau kan kalau aku tidak pernah suka kalau di bohongi" ucap Alina
Tristan tidak menjawab dia hanya melamun mendengar perkataan Alina
''Jawab aku kak, kakak sedang tidak berbohong kan?" bentak Alina sembari memegang lengan Tristan
"Papa tidak apa-apa kok" ucap Tristan
"Aku sedang tidak membahas Papa kak. Apa yang kakak sembunyikan dari aku kak?" tanya Alina semakin curiga
"Tidak apa-apa.. pergilah kau sudah terlambat" ucap Tristan dan berjalan menjauhi Alina namun Alian langsung menahannya
"Kak Tolong jujur sama aku" ucap Alina
"Percaya sama kakak gak akan terjadi apapun" ucap Tristan sembari mengelus pipi Alina.
"Apa maksud mu kak?" tanya Alina
"Gak papa, pergilah kau sudah hampir terlambat" ucap Tristan dan pergi meninggalkan Alina, Bunga, Adit dan Claudia.
"Kak bunga aku pergi dulu" ucap Alina sembari tersenyum hangat
"Ia hati hati.." ucap Bunga
"Bun Bun pergi dulu ya" ucap Alina kepada Adit dan Claudia
"Ia Bun Bun" ucap Adit dan Claudia
Alina pergi ke kampus. sesampainya di kampus Alina langsung masuk ke dalam kelas dan menemui Rebbeca, Michella, Wiliam, Adam dan Danny.
"Hai Alina" sapa Rebbeca
"Hai.." ucap Alina singkat
"Kau kenapa Alina?" tanya William
"Aku khawatir dengan kondisi Papa ku" ucap Alina
__ADS_1
"Maksudmu...?" tanya Danny
*Alina menceritakan kejadian tadi pagi sebelum dia berangkat ke kampus dan Alina juga menceritakan tentang Tristan yang mengatakan kalau Papa Mirren tidak apa-apa padahal Alina tidak menanyakan itu*
"Sedikit mencurigakan" ucap Adam namun Alina tidak menggubris perkataan Adam.
"Kebetulan banget mulai besok sampai tanggal 20 Desember ada libur. kenapa kau tidak pulang saja besok?" ucap Michella memberikan ide
"Libur apa?" tanya Alina
"Alabama National Fire, Seperti sebuah festival tahunan gitu" Jelas Michella
"Terimakasih infonya.. Aku akan pulang ke Indonesia besok..."
''Apakah kami boleh ikut ke Indonesia bersama mu? Aku juga ingin melihat kecantikan Indonesia" ucap Danny memotong perkataan Alina
"Danny ini tidak saatnya" ucap Rebbeca
"Gak Papa kok, kalian semua boleh ikut ke Indonesia aku di sana hanya ingin memastikan kekhawatiran ku benar atau tidak setelah itu aku akan membawa kalian jalan jalan" ucap Alina sembari tersenyum manis
"Asik... Kita jalan jalan ke Indonesia" ucap William
"Kau seperti tidak pernah ke Indonesia saja" ucap Alina
"Aku senang karena Indonesia adalah tempat Masa kecil Mamaku dan dulu aku pernah ke Indonesia tepatnya di Bali" ucap Wiliam mengingat masa kecilnya
"Tenyata ada yang asal Indonesia juga di sini" ucap Alina
"Tapi aku sudah hampir 15 tahun tidak ke Indonesia. Entahlah Indonesia seperti apa sekarang apakah masih asri atau sudah banyak gedung tinggi" ucap William
"Yah.. Sudah hampir semua di Indonesia terdapat gedung tinggi namun masih banyak juga di Indonesia Terdapat lautan yang indah dan Padang rumput yang luas dan Satu lagi yang aku suka dari Indonesia" ucap Alina
"Apa itu?" tanya Danny
"Makanannya" ucap Alina
"kita coba semuanya, dan kita akan pulang ke sini saat Kita sudah puas liburan" ucap Michella.
"Awas lho sampai sini timbangan kalian naik drastis" ucap Alina
"Kami tidak takut" ucap Rebbeca.
"Oke.." ucap Alina
Bel jam pertama pelajaran berbunyi dan mereka semua pun melanjutkan perjalanan Seperti biasanya.
...**Jam 11**...
Mereka semua sudah berdiri di parkiran
"Apakah kita sudah bisa pergi sekarang?" tanya Michella
"Aku lupa memberi tahu kalian kalau aku juga mengajak Kakak dan Anak ku" ucap Alina
"What? Kau sudah punya akan" ucap Rebbeca
*Alina mengangguk*
*Alina tersenyum melihat kekhwatiran Ke 6 temannya itu*
"Mereka Anak angkat ku, dan perempuan yang kemarin adalah Aunty kandung mereka. Aku mengangkat mereka menjadi anak ku" ucap Alina menjelaskan
"Syukurlah.." ucap William
"Kau kenapa?" tanya Alina kepada William
"Tidak apa-apa" ucap William
"Apakah kita bisa menjemput mereka sekarang?" tanya Alina
"Boleh kok.. Aku juga ingin menemui Anak perempuan mu. Siapa namanya?" tanya Adam
"Claudia" jawab Alina
"Ya sudah ayo kita pergi menjemput mereka dulu setelah itu jika baru pergi jalan-jalan" ucap William.
mereka pun pergi untuk menjemput Bunga, Adit dan Claudia dengan mobil mereka masing masing.
Sesampainya di rumah
"Hai Adit, Claudia apakah kalian sudah siap?" tanya Alina
"Sudah Bun Bun" ucap Adit dan Claudia bersamaan
"Bagus.. Kak bunga apakah kak Tristan sudah pulang ke Indonesia?" tanya Alina
"Sudah, Tadi Waktu selesai sarapan dia langsung pulang" ucap Bunga
"Ya sudah ayo kita pergi sekarang" Ucap Alina dan menggandeng tangan Adit dan Claudia.
Merekapun pergi ke Battery Park. mereka berjalan sekitar satu setengah jam dari rumah Alina.
...**Di dalam Mobil**...
"Kak Bunga, aku mau bilang kalau aku besok dan teman teman akan ke Indonesia apa kakak mau ikut dengan ku?" Tanya Alina
''kenapa tiba tiba sekali Al" tanya Bunga
"Firasat aku gak enak kak, Entah kenapa aku berfikir terjadi sesuatu ke Papa" jelas Alina
"Apakah kalau aku ikut tidak akan merepotkan dan lagi aku hanya orang luar yang baru masuk di kehidupan mu Alina..."
"Kak Bunga jangan ngomong gitu, sekarang kak bunga itu udah aku anggap seperti kakak aku sendiri kok, kakak mau ya" ucap Alina memotong perkataan Bunga
"Ia kakak ikut" ucap Bunga
"Oke.. Aku akan memesan 9 tiket pesawat untuk keberangkatan kita ke Indonesia" ucap Alina namun tidak ada sahutan dari Adit dan Claudia
__ADS_1
"Kalian kenapa?" tanya Alina yang merasa bingung
''Apakah kami akan ikut Bun Bun?" tanya Adit
"Pasti dong.." ucap Alina
"Asik...." ucap Adit dan Claudia bersamaan. mereka melompat lompat kegirangan.
...*Sesampainya di Btattery Park.''...
"Wow... Keren..." ucap Claudia
"Tamannya keren banget Bun Bun" ucap Adit
"Kalian suka?" tanya Alina
"Benget.." ucap Adit dan Claudia bersamaan
"Apakah kalian suka Ice cream?" tanya Wiliam
"Suka.. Emang dimana ada tempat Ice cream?" tanya Claudia semangat
"Di dekat sini, Ayo ikut dengan Ku" ucap Wiliam.
"Kami juga nitip ya" ucap Adam
"Kalau kalian mau, Ayo ikut jangan merepotkan ku" ucap William lalu menggendong Claudia di tangan kanan dan Adit di tangan kirinya
"Ya sudah kami ikut" ucap Danny
"Aku juga ikut " ucap Rebbeca.
"Aku juga ikut" ucap Michella
"Aku di sini aja ya" ucap Alina
"Aku juga di sini aja nemani Alina" ucap Bunga
"Oke, kalian hati hati di sini" ucap William.
mereka semua pergi meninggalkan Alina dan Bunga. mereka menikmati Keindahan laut yang dikelilingi oleh Taman.
"Indah banget ya" celetuk Bunga
"Ia.. Jadi kangen" ucap Alina
"Kangen siapa?" tanya Bunga
" Jadi kangen Papa, dulu setiap liburan papa selalu mengajak kami libur ke Luar negeri. Walau papa sibuk kerja dan ngurusi perusahaan tapi kalau ada libur Papa ngajak kami liburan untuk menghabiskan waktu bersama" ucap Alina sembari tersenyum
"Aku mungkin terlalu rindu sama Mama Papa sampai aku mikir macam macam" ucap Alina lagi.
"Wajar kok kalau kamu rindu Mama dan Papa mu karena kamu dulu tidak pernah jauh dari mereka dan sekalinya kamu pergi malah jauh banget" ucap Bunga
"Ia sih.. Oh ia aku boleh nanya sesuatu ke kak bunga, tentang kak Tristan" ucap Alina
"Mau nanya apa?" tanya Bunga
"Dulu kak Tristan pernah nembak cewek tapi sepertinya di tolak karena aku tidak pernah melihat kak Tristan membawa ceweknya untuk liburan ke Indonesia. Apa kakak tau siapa ceweknya? dulukan kak Bunga satu kuliahan dengan kak Tristan" ucap Alina
"Ah.. so.. soal itu aku gak tau, Dulu aku tidak satu jurusan dengan Tristan" ucap bunga
"Ia juga sih.. Oh ia kalian kenal waktu waktu kak Tristan ngambil S1 atau S2??" tanya Alina kepo
"Waktu ngambil S2, Asal kau tau dulu kakak mu sangat menyebalkan. Dia selalu mengganggu ku, dan tidak membiarkan aku hidup dengan tenang, makanya aku to..." Bunga menghentikan perkataannya
"Kenapa berhenti kak? Makanya kak bunga apa?" tanya Alina
"Enggak, lupakan saja" ucap Bunga
"kok aku curiga ya?" tanya Alina menatap Wajah Bunga
"Sudah lupakan saja" ucap Bunga
"Bun Bun..." Teriak Adit dan Claudia bersamaan
"Kalian sudah kembali rupanya" ucap Alina sembari berjongkok dan mengelap bibir Claudia yang terkena ice cream
"sudah Bun Bun.." ucap Adit
"Apakah ice cream nya enak?" tanya Alina
"Enak Bun Bun.. apakah Bun Bun mau?" tanya Claudia
*Alina mengangguk dan memakan Ice cream Claudia
"Enak kan Bun Bun?" tanya Claudia
"Enak banget" ucap Alina
"Sepertinya Alina sangat suka anak anak ya" ucap Michella
"Iya.. Aku kagum sama wanita yang bisa mengerti kemauan Anak anak" ucap William
"Apaan sih.." ucap Alina sembari tersenyum malu
"Apakah kalian sudah bilang terima kasih ke Wiliam?" tanya Alina
"Sudah Bun Bun'' ucap Adit dan Claudia bersamaan.
*Alina tersenyum dan berdiri*
"Terimakasih ya" ucap Alina
"Sama sama" ucap William.
__ADS_1
Mereka pun menghabiskan waktu bersama untuk menikmati pemandangan yang indah, Mereka juga mengobrol satu sama lain.
___________________________________________