
...**KING & QUEEN**...
...**GRUP**...
*Michella*
''Hai Alina selamat datang di grup Chet King dan QUEEN"
^^^*Alina*^^^
^^^"Terimakasih, BTW siapa yang memberi nama grup ini?"^^^
*Rebbeca*
"Aku dan Michella, Bagaimana Menurut mu nama Grup ini?
^^^*Alina*^^^
^^^"Bagus kok😊''^^^
*Adam*
"Hai Kalian semua lagi apa"
^^^*Alina*^^^
^^^"Lagi duduk santai"^^^
*Danny*
"Istirahat dulu bentar, habis olahraga"
*Michella*
"skincare an"
*Rebbeca*
"Lagi duduk santai"
*Wiliam*
"Tiduran"
^^^*Alina*^^^
^^^"Apakah kalian besok sibuk?"^^^
*Wiliam*
"Tidak.. emang kenapa?"
^^^*Alina*^^^
^^^*Apakah kalian mau mengajak ku untuk berkeliling kota?"^^^
*Adam*
"Boleh saja, Apakah kau mau ke Battery Park.
tempat wisata terbaik di New York, merupakan taman umum yang terletak di Btattery?"
^^^*Alina*^^^
__ADS_1
^^^''Boleh.. Pakah semuanya akan ikut?"^^^
*Rebbeca*
''Pasti aku ikut"
*Michella*
"Aku juga akan ikut setelah kita kuliah kita akan langsung ke sana"
*Danny*
''Aku juga akan ikut"
*Wiliam*
"Kalau kalian ikut aku juga akan ikut"
^^^*Alina*^^^
^^^"Yes, Thank you"^^^
*Wiliam*
"You're welcome"
^^^*Alina*^^^
^^^*Aku Off duluan aku mau nelfon bunda ku*^^^
*Rebbeca*
"Oke, Bye"
Tut... Tut... dering telpon
"Hai sayang.." Sapa bunda Ana
"Hai Bunda, Alina rindu Bunda." ucap Alina sembari tersenyum hangat
"Bunda juga rindu kamu sayang. Kamu lagi berada di mana? sepertinya kau sedang tidak berada di rumah mu''ucap Bunda Ana
"Alina lupa kasih tau bunda kalau Alina sekarang sudah tidak di Indonesia lagi bunda, Alina sudah pindah ke New York. Maafin Alina bunda karena baru memberi tau sekarang" ucap Alina sembari membuat wajahnya seimut mungkin
"Kenapa kau pindah?" tanya Bunda Ana
"Mau cari suasana baru bunda" ucap Alina
"Apa Bunda sudah makan?" Alina mengalihkan pembicaraan
"Sudah kok sayang, kamu sudah makan?" tanya Bunda Ana balik
"Sudah kok Bun.. Adit Ada di mana Bunda?" tanya Alina
"Ini lagi di depan Bunda" ucap Bunda Ana
"Astaga, Aku ketahuan" ucap Alina
"Ketahuan apa sayang?" tanya Bunda Ana bingung
"Aku ketahuan mencari Adit bunda" ucap Alina menggigit bibir bawahnya
"Tidak apa-apa kali" ucap Adit santai dan berjalan ke belakang Bunda Ana untuk melihat Alina
__ADS_1
*Alina hanya tersenyum canggung*
"Bunda.." panggil Alina
"Ia sayang?" jawab bunda Ana
"Apakah aku boleh ngomong berdua sama Aditya?" tanya Alina.
tanpa menjawab pertanyaan Alina bunda Ana langsung memberikan Handphonenya ke Adit dan meninggalkan Aditya sendiri.
"Ada apa Alina?" tanya Aditya
"Aditya, Al rindu Adit'' ucap Alina sembari menutup matanya
"Wajar kok rindu karena kita baru berpisah, lihat deh nanti beberapa Minggu lagi pasti sudah terbiasa" ucap Aditya
"Al rindu Aditya yang dulu, tolong kembalikan Aditya yang dulu. jangan ambil Aditya yang dulu dari ku" ucap Alina sembari menahan tangisnya
"Aditya yang dulu sama yang sekarang tidak ada bedanya Alina" jawab Aditya
"Kalian berbeda, Aditya yang aku kenal dulu selalu bisa membuatku tertawa, selalu bermain dengan ku, selalu merayakan hari hari penting di hidup kami sedangkan Aditya yang sekarang malah meninggalkan aku. Aku rindu Aditya yang dulu" ucap Alina
"Alina dengarin Aku, kita sama-sama sudah dewasa. maaf karena aku ninggalin kamu tapi mengertilah ini semua demi kebaikan kita berdua. aku berjanji akan cepat melupakan rasa sayang ku dan kita bisa hidup sebagai lagi sebagai sahabat" ucap Aditya sembari menahan tangisnya
"Adit.." panggil Alina
"Iya Alina" jawab jawab Aditya
"aku mau ngomong sesuatu ke kamu, jangan Potong perkataan ku ya sampai nanti aku mematikan telfonnya" ucap Alina dan di anggukin Aditya.
"Adit, Alina rindu banget sama Adit terserah Adit mau bilang kalau rindu ini hanya sesaat namun yang pasti Perasaan ku hanya bisa tenang saat aku denger suara kamu. Maafin Alina karena telat menyadari perasaan Alina ke Adit, Apa Adit tau saat Adit pergi rasanya hidup Alina hampa, hampa banget sampai Alina gak tau mau ngapain lagi dan saat Adit tiba tiba nelfon Alina rasanya hidup Alina kembali lagi walaupun hanya sesaat dan dari situ Alina Sadar kalau Alina mengharap lebih ke Adit. Tapi terserah Adit mungkin saat ini nama Alina sudah pudar di hati Adit namun percayalah Alina ingin bersama dengan Adit.
Terimakasih atas semuanya Adit, Alina janji gak akan ganggu hidup Adit lagi. Goodbye" ucap Alina sembari mematikan Vidio call nya sembari menangis.
"Hikss.. Hikss.. Aditya" ucap Alina
"Alina maafin aku karena aku mendengar percakapan mu" ucap Bunga yang ternyata dari tadi memperhatikan Alina
"Gak papa kok.." ucap Alina menghapus air matanya sembari tersenyum
"Bagaimana bisa kau bilang kau gak papa, Aku mendengar semuanya Alina" ucap Bunga dan berlari memeluk tubuh Alina
"Aku harus bagaimana? aku tidak bisa terus menangiskan, aku harus jalani hidup ku ini mungkin sudah jalan hidupnya" ucap Alina sembari tersenyum kecut
"Kamu jangan sungkan Alina menangis lah aku tau pasti sangat sakit" ucap Bunga dan tentu saja Alina menangis lagi di pelukan Bunga
"Hikss.. Hikss.. Aku menyesal telat menyadari semuanya" ucap Alina
"Jangan menyesali apa yang sudah terjadi tetapi semangat lah untuk memperbaiki semuanya" ucap Bunga
*Alina mengangguk sembari melepaskan pelukan Bunga*
"Terimakasih karena kau aku bisa meluapkan perasaan ku" ucap Alina sembari menghapus air matanya
"Jangan berterimakasih, karena kau juga ada di saat aku sedang terpuruk dan kau juga telah membantu keponakan ku. setelah akulah yang berterima kasih" ucap Bunga
"Apakah kau mau menjadi kakak ku?" tanya Alina
*Bunga tersenyum sembari mengangguk*
"Ayo tidur besok kau harus pergi ke kampus" ucap Bunga dan di anggukin Alina dan mereka pun menuju ke kamar mereka dan melihat Claudia yang sudah tertidur lelap.
___________________________________________
__ADS_1