AKAN TERUS BERUSAHA

AKAN TERUS BERUSAHA
Rencana Liburan


__ADS_3

...**Di rumah**...


...**Taman Kolam Renang**...


"Kak bunga" Panggil Alina


"Ia Al, kenapa?" tanya lembut Bunga


"Al rindu Papa kak, Al pengen banget ketemu sama Papa, Al pengen cerita ke Papa, Al pengen main ke taman barang Papa, Al kangen gangguin Papa waktu tidur" Isak Alina mulai terdengar


"Al.. kakak tau kamu pasti sedih karena kehilangan cinta pertama kamu, kakak tau kamu pasti marah sama tuhan karena dia memanggil Papa Mirren terlebih dahulu tapi percayalah Alina kalau saat ini Papa Mirren sudah tenang di surga, Papa Mirren tidak merasakan sakit lagi. Jadi saat ini kamu harus bisa ikhlas, kamu boleh sedih karena baru di tinggalkan tapi kamu harus bisa cepat menghilangkan kesedihan itu, dan bangkitlah kembali Alina" ucap Bunga sembari memeluk tubuh Alina


"Al gak pernah nyangka kalau Papa ninggalin Al secepat ini kak, Hiks.. Al masih butuh Papa" ucap Alina


"kakak tau Al gak ada yang rela di tinggalkan sama orang yang kita cinta tapi itu sudah takdir Allah kita tidak bisa menundanya, bagaimanapun kamu sayang sama Papa Mirren dan sebentar apapun rasa cinta kamu ke Papa Mirren percayalah kalau Tuhan lebih sayang sama Papa Mirren. jangan sedih terus ya.. kamu harus bisa semangat, kamu harus bisa membuat keluarga kamu senyum lagi dan buatlah rumah ini penuh dengan tawa jangan biarkan air mata jatuh di rumah ini" ucap Bunga menyemangati Alina sembari menghapus air mata Alina


"Alina Janji" ucap Alina sembari tersenyum


"nah gitu dong, Alina pasti bisa" ucap Bunga


"Adit dan Claudia mana kak?" tanya Alina yang sedari tadi tidak melihat Adit maupun Claudia


"Lagi main sama teman temannya kamu, Sama Tristan dan juga Mama Sabri" ucap Bunga sembari menunjuk ruang keluarga


"lucu ya kak.." ucap Alina sembari tersenyum


''Lucu kenapa?" tanya bunga bingung


"Aku kehilangan Papa, tapi Tuhan beri aku dua malaikat sekaligus" ucap Alina yang masih memperhatikan Adit dan Claudia yang sedang tertawa


"Keajaiban Tuhan memang nyata" ucap Bunga.


Bunga tersenyum hangat saat melihat Adit mencubit hidung Tristan


"Lagi lihat siapa kak?" tanya Alina yang memperhatikan Bunga


"Tristan lucu ya, walaupun Tristan pintar tapi dulu waktu di kampus dia terkenal karena dia nakal. Banyak yang bilang kalau Tristan itu Nakal dan suka berantem tapi dulu aku lihat dia Berantem untuk membela yang benar kok, tapi memang sedikit agak dingin, tapi kenapa dia beda banget ya kalau di rumah apa lagi kalau menghadapi anak-anak" ucap Bunga masih menatap wajah Tristan


"aku juga gak tau kak, tapi setau aku sih sifatnya kayak gitu karena di tolak sama cewek waktu di kampus. Aku udah pernah cerita ke kakak kan?" ucap Alina


"Seharusnya aku gak...." Bunga menghentikan perkataannya

__ADS_1


"Gak apa kak?" tanya Alina bingung


"Ah.. lupakan aja, ayo kita ke sana" ucap Bunga sembari menarik tangan Alina menuju ruang keluarga


Alina tersenyum kecil saat melihat sikap Bunga yang tiba-tiba berubah dan melihat wajah bunga yang sedikit memerah.


"Lagi apa ini? kenapa aku tidak di ajak" tanya Alina pura pura cemberut


"lagi main Bun Bun, kita gak ajak Bun Bun karena tadi Bun Bun lagi bicara sama Aunty" jawab Claudia


"Maaf ya sayang karena Bunda jadi jarang main lagi sama kalian" Alina mengelus rambut Adit dan Claudia


"Gak papa kok Bun Bun, lagian kami ngerti kok kalau Bun Bun lagi sedih. Lagian kami bisa main sama handsome brother, grandma dan Temannya Bun Bun" jawab Adit


Alina tersenyum saat melihat Claudia yang asik memainkan Bonek


"Al besok jadi ke Villa?" tanya Tristan


"Jadi kok kak, gimana kalau kita semua ikut ke Villa sekalian kita liburan ke luar kota, buat menjernihkan pikiran" ucap Alina antusias


"Kamu serius Al?" tanya Rebbeca


"Kalian saja ya sayang, Mama besok rencananya mau ke rumah nenek kamu, soalnya Tante kamu mau nikah" ucap Mama Sabri


"Yah.. gimana dong ma?" tanya Alina


"Kalian pergi saja sekalian kau bawa teman teman mu jalan jalan keliling Indonesia, buat mereka mencicipi makanan Indonesia, jangan biarkan mereka pulang kalau mereka belum buncit" ucap Mama Sabri


"Tapi kalau kami gak datang mama akan sendiri" ucap Tristan


"Gak papa, nenek kalian pasti ngertiin kok. Nanti malam sore Mama akan pergi sama supir kita" ucap Mama Sabri


"Serius ma?" tanya Alina memastikan


"Ia sayang, have fun ya" ucap Mama Sabri


"oh ia sekalian Ajak Aditya, Leo, Arga, Ziva dan Anggi mereka pasti rindu kamu" ucap Mama Sabri


"Ia ma.. kalian mau kan?" tanya Alina menanyakan pendapat teman temannya


"Ia dong kami akan ikut kemanapun kau membawa kami" Ucap Michella

__ADS_1


"Tapi konsekwensinya bakalan Buncit Lo" ucap Alina


"Gak masalah namanya juga liburan" ucap Michella


"Oke, Ya sudah aku telfon mereka dulu ya, aku mau nyuruh mereka bersiap siap" Alina beranjak kembali ke arah kolam renang


Alina membuat panggilan Video Call bersama teman temannya.


Satu persatu mereka mengangkat panggilan Video Call dari Alina


'' Hai kalian" ucap Alina


"Hai" Jawab mereka semua bersamaan


"Besok aku mau ke Villa yang ada di Bali kalian Mau ikut gak, sekalian aku ajak teman teman aku" ucap Alina


"Boleh.. kita berapa hari?" tanya Anggi


"Kalau berapa harinya aku juga belum tau karena aku mau ngajak mereka untuk liburan bareng keliling Indonesia gitu rencananya" ucap Alina


"Asik tuh, mumpung di sini juga lagi libur mending kita ikutan aja" ucap Arga


"Aku setuju sama Al" ucap Leo


"Ia si aku juga setuju sama Al karena bosan juga kalau di rumah terus" ucap Ziva


"Lo ikut kan Dit?" tanya Arga


"Ia aku juga ikutan kok" ucap Aditya


"Oke deal berarti Besok kita berangkat jam 5 pagi kita kumpul di bandara aja" ucap Alina


"Oke" jawab mereka bersamaan


"Ya udah aku maafin dulu Telfonnya, sampai jumpa besok" ucap Alina


"Bye.." ucap mereka semua


Alina mematikan telfonnya dan berjalan lagi menuju tempat Adit dan Claudia bersamaan dengan Tristan, Bunga, Mama Sabri dan Temannya kumpul.


__________________________________________

__ADS_1


__ADS_2