
...**Jam 4.30 Pagi**...
...**Bandara Soekarno Hatta**...
"Apakah di sana enak?" tanya Adam
"Kalau menurut aku sih enak di sana kita bisa berjemur, kita bisa lihat lautan yang indah dan makanannya enak semua" ucap Alina menjelaskan
"Emangnya kita mau kemana sih?" tanya Danny lagi, karena sedari tadi Alina tidak memberi tau mereka akan pergi ke mana
"ke suatu tempat yang terkenal di sini dan Banyak turis ke sana" Jelas Alina
"Makanan yang terkenal di sana apa?" tanya William
"Ayam Betutu, Sate Lilit, Serobotan, masih banyak lagi deh jadi siapin perut ya" ucap Alina sembari tersenyum jahil
"Kalau snacks nya?" tanya William lagi
"Kue Pie Susu, Dodol Buleleng, Cokelat khas daerah sana, masih banyak lagi deh" ucap Alina
"Sepertinya aku tau tempat itu" ucap William
"Kalian semua kepo sekali, biarkan itu menjadi surprise bagi kita" ucap Rebbeca
"Alina kasih tau aja mereka, kasihan mereka jadinya kepo" ucap Tristan
"Biarkan saja kak, pasti mereka suka kalau sudah sampai di sana" ucap Alina
"Kau ini, Leo dan yang lain kemana ya kok belum sampai sih" ucap Tristan yang celingak-celinguk mencari keberadaan Leo dan teman teman yang belum datang, dan melihat bandara yang masih sepi
"sebentar lagi pasti mereka sampai kok kak, tenang aja" ucap Alina
"Mereka tidur nya nyenyak banget" ucap Alina sembari mengelus pipi Claudia yang berbeda di pangkuannya dan Adit di pangkuan Bunga
"Mungkin karena masih pagi.." jawab Bunga
"Al.." panggil Tristan
"Ya kak" jawab Alina
"kita mau nginep di mana, hotel atau Villa?" tanya Tristan
"kayaknya Hotel aja deh kak tapi yang VIP supaya kita bisa ngumpul dan tidak terpisah pisah. karena Al belum berani untuk berlama lama di Villa tanpa Papa" ucap Alina sendu dan dengan cepat bunga mengelus punggung Alina untuk menenangkan Alina
"Ia.. kakak telfon karyawan kakak dulu ya supaya mempersiapkan semuanya" ucap Tristan yang beranjak pergi
__ADS_1
"Sepertinya kak Bunga cocok deh jadi Kakak iparnya Alina" celetuk Michella
"Maksudnya" ucap Bunga
"Ia cocok jadi istrinya kak Tristan" jelas Michella
seketika wajah Bunga berubah menjadi merah karena malu
"Kak, gak usah merah gitu kali wajahnya" goda Alina
"Eh.. e-enggak kok, wajah aku merah karena panas" jawab Bunga ngasal
"Emang kurang dingin ya kak, perasaan aku di sini dingin deh?" tanya Alina masih menggoda
"udah ah, kok jadi aku sih" jawab Bunga
tidak lama kemudian Tristan selesai dengan urusannya dan kembali duduk.
"Muka kamu kok merah?" tanya Tristan yang melihat wajah Bunga
"Eh.. ga-gak papa kok'' ucap Bunga
"Kamu gak sakit kan?" tanya Tristan sembari memegang dahi Bunga
"Gak papa kok, kan tadi aku udah bilang" jawab Bunga
"Hai..." Ucap Ziva yang datang bersamaan dengan Anggi
"Akhirnya kalian datang juga, bentar lagi naik Lo, kalian belum lagi buat koper kalian di bagasi" ucap Alina
"tenang aja kopernya kita sudah di bawain sama Leo, Arga dan Aditya kok bentar lagi juga mereka ke sini" ucap Anggi
"Ya udah kalian duduk aja dulu, sekalian nunggu Aditya, Arga dan Leo" ucap Alina
...**10 Menit kemudian**...
..._Leo, Aditya dan Arga datang_...
"Hai kalian" ucap Arga
"Akhirnya yang di tunggu datang juga" ucap Tristan kesal
"Lama amat sih!" ucap Tristan
"Sorry sekalian beli snack tadi" jawab Leo
__ADS_1
"gak papa kok kak, oh ia kalian kan belum kenal sama teman aku yang dari New York mendingan sekarang kenalan biar nanti kalian gak kaku" ucap Alina
"Benar juga tuh, Hai kalian kenalin nama Aku Ziva aku sahabat Alina" ucap Ziva memperkenalkan diri
"Aku Anggi, belum lama sih kenal Alina karena setelah aku pindah ke sini Alina malah pindah ke New York, btw aku sepupunya Aditya dan aku banyak tau tentang Alina dari Aditya" ucap Anggi
"Aku Arga teman Alina, sekaligus tempat curhatnya Aditya" ucap Arga
"Aku Leo, sebenarnya kita itu gak seumuran karena aku satu tahun lebih lama masuk sekolah dulu, tapi kalian bisa langsung memanggil aku Leo tapi kalau Alina harus memanggil aku dengan sebutan kakak" ucap Leo
"Aku Aditya, teman kecil Alina sekaligus teman berantem Alina" ucap Aditya
Rebbeca Michella Wiliam Adam dan Danny mendengarkan sembari sesekali mengangguk.
"Nama aku Michella, sebenarnya kalau bisa di bilang aku itu cewek banget karena aku harus melakukan diet tapi untuk kali ini aku harus menunda itu untuk menikmati makanan" ucap Michella dan mereka semua yang ada di sana tertawa mendengar perkataan Michella
"aku Rebbeca, aku tidak cewe banget karena aku lebih suka traveling daripada dandan" jawab Rebbeca
"Aku William, aku tidak bisa mendeskripsikan diri sendiri nanti kalian lihat sendiri aja ya" ucap William dan di anggukin Leo dan Anggi
"Aku Adam, aku suka traveling dan aku orangnya lebih baik menghabiskan waktu di luar dari pada di rumah" ucap Adam
"Aku Danny tempat curhat Wiliam dan kalau kalian mau berbagi rahasia ke aku tenang aja gak akan aku bocorkan" ucap Danny.
Setelah mendengar perkataan Danny Rebbeca Michella Adam seketika menatap wajah Wiliam
"kenapa kalian menatap ku?" tanya Wiliam
"Apa yang kau sembunyikan dari kami?" tanya Adam
"What?! karena kau ini" memukul lengan Danny yang di sambut tawa.
"Oh ia kenaliin ini yang lagi aku gendong namanya Claudia dan Yang di gendong kak bunga namanya Adit'' ucap Alina memperkenalkan Adit dan Claudia yang masih tertidur
"Jadi yang kau bilang Adit itu rupanya dia" ucap Arga dan disambut anggukan dari Alina
"Oh ia.. kenalin ini namanya Kak Bunga, calon kakak ipar aku" kata Alina
"Al..!!" ucap Bunga sembari memukul lengan Alina
"Sorry kak" ucap Alina sembari tersenyum
"Ya udah kita naik sekarang supaya gak ketinggalan pesawat" ucap Tristan
mereka semua mengangguk dan melangkah pergi ke dalam pesawat
__ADS_1