Aku Bukan Bidadari Surgamu

Aku Bukan Bidadari Surgamu
Melelahkan


__ADS_3

Bismillah ya readers.. mohon doa buat othor yang baru pengajuan kontrak karya pertama semoga lekas lulus review awal..aamiin.. aamiin..


selain nulis othor juga suka baca novel toon ini, jadi sebisa mungkin kita simbiosis mutualisme ya bestie ku...


*sesuai tujuan awal, di karya author tidak mengandung yang vul* gar ya.. 18+, 21+ only untuk pembelajaran dan teman santuy saja.. kalau pun nanti kedepan nya ada ya mungkin sekilas tipis tipis saja buat pemanis ya readers*..


oleh karena itu othor minta tolong bantu kasih Vote Tip Like di karya Othor..


S E L A M A T M E M B A C A


selesai makan mreka bertiga ngobrol ringan sebentar kemudian kembali ke ruang kerja masing masing, eits hanya Angga ya yang beda devisi..


"aku duluan ya Liz Ra.." pamit Angga ketika sudah sampai di depan pintu ruang kerjanya.


"iya.." jawab Liza dan Dara kompak sembari menganggukkan kepala.


"Liz, kamu kapan ambil cuti? bukannya sudah mw 9 bulan ya kehamilan kamu?" tanya Dara saat mreka lagi berjalan menuju ruangan nya.


"iya udah 9 bulan Ra, aku ambil cutinya mepet saja biar nanti panjang setelah melahirkan..' jawab Liza.


"ooo... gitu, emang boleh ya? kirain ada ketentuan nya.." tanya si Dara yang mulai kepo mode on


"ya kan emang cuti melahirkan setiap perusahaan beda beda Dara, ada yang cuma dapat 2 bulan cuti (1 bulan sebelum melahirkan dan 1 bulan sesudah melahirkan), ada juga yang bisa ambil cuti dalam 2 bulan itu di ambil pas selesai melahirkan biar enak dan waktu bersama baby juga lebih bnyak istilah nya Quality Time.." jawab Liza


"ow gitu ya... he he he"


"hmmm.." gumam ku


**


setelah seharian berkutat di depan komputer dan kertas kertas akhirnya waktu pulang pun tiba, ku regangkan otot otot tubuh ku kemudian membereskan meja kerja ku serta ku kemas barang barang ku.


"Ra yuk sudah kelar kan.. pulang yuk.. capek banget nih hari ini.." ajak ku


"iya bener banget hari ini berasa banget capek nya, aku kira aku saja yang merasa kecapekan.." Dara mengiyakan ucapan ku tadi


"hubungi Angga dulu gih, kasihan kita tinggalin mulu itu anak.." ujar ku kepada Dara


"oke.. dari pada criwis itu anak.." Dara berkata


Assalamu'alaikum..


...wa'alaikumussalam......


Hallo Nga.. sudah kelar belum?


...udah, kenapa Ra?...


enggak apa apa, ini aku dan Liza juga udah kelar.. barengan tidak pulang nya?


...Oke, tungguin aku ya.. bentar lagi kok ini...

__ADS_1


hmmm... tidak pake lama bestie... capek pengen cepet sampe rumah.


...iya iya baweel......


isshh... dasar.. buruaaann..


Assalamu'alaikum..


tut.


belum juga Angga menjawab sambungan telpon sudah di putus sepihak oleh Dara..


Liza yang melihat hanya geleng geleng kepala saja..


Lima menit kemudian..


"Hai, maaf lama.. tadi ketemu Bos bentar.. hufft i am very tired now bestie..." de sah Angga dengan wajah lelah nya.


"iya tidak apa apa.. yuk buruan aku sumpah beneran capek pegel pegel badan aku.. pengen berendam terus rebahan.. punggung ku rasanya.. emmm...." ucap Lizs


kalau ada yang tanya kenapa mreka pulang nya barengan? kenapa tidak naik kendaraan sendiri sendiri aja?


jawaban nya adalah....


Saat makan siang Angga yang memang selalu bawa mobil sendiri ketika bekerja menawari kedua teman nya itu tumpangan untuk pulang bareng, slain kasihan dengan Liza yang perut nya sudah sangat besar karena usia kehamilan yang sudah masuk bulan ke 9, dia juga tidak sampai hati melihat teman nya naik kendaraan umum, kalau ada apa apa di jalan bagaimana pikir nya.


dan kenapa kok Dara juga ikut?


Oleh sebab itulah Liza dan Dara langsung mengiyakan ajakan dari Angga..


"Eh Liz, di rumah kamu tadi katamu ada ibu mertua kamu ya? tumben tumbenan itu orang mau nginep dirumah kamu?" tanya Dara kepo


"iya ada ibu mertua di rumah, katanya sih ayah keluar kota takut di rumah sendiri mangkanya nginep di rumah kami" jawab Liza apa ada nya.


"Ck,. aku kok berasa ada sesuatu ya Liz" decak Dara penuh rasa curiga


"Jangan gitu ah Ra, kita mikir positif saja" Liza berucap


"iya tapi kamu nya hati hati Liz" ke khawatiran Dara


"Lagian ibu nya mas Hasan tidak akan ngapa ngapain aku kali Ra.." ucap Liza


"iya benar apa yang di katakan Liza Ra kamu jangan berfikir negatif dulu, siapa tau niat beliau baik" bijak Angga menua..


"nah betul itu apa kata Angga, tumben bener nih anak, He he he" kekeh Liza


Dalam hati Liza sebenarnya membenarkan ucapan Dara, karena memang dia sendiri sedikit kurang nyaman, tapi apa mau dikata toh ibu mertua nya juga sama saja ibu nya sendiri..


"iya iya..." lirih Dara


Sedangkan Liza hanya tersenyum samar menanggapi teman teman nya tersebut.

__ADS_1


Tak terasa akhirnya mobil yang mereka bertiga tumpangi sudah sampai di pelataran rumah Liza..


"Sampai guys.." ucap Angga karena Liza dan Dara tidak menyadari kalau sudah sampai..


"Ah iya.. maaf ya Nga aku tidak tau kalau sudah sampai" Liza berucap maaf


"Terimakasih ya Nga, Oh iya apa kalian tidakau mampir dulu ke dalam? minum minum dulu kek, gimana? yuk mampir dulu" ajak Liza ke Angga dan Dara


Sedangkan yang di ajak hanya saling pandang..


"Ck, malah saling bengong hayuukk" ajak Liza kembali.


"Lain waktu mungkin Liz.. aku capek pengen cepat sampai rumah nih.." tolak halus Dara agar tidak menyingung Liza.


"iya Lis.. Next Time saja ya aku dan Dara singgah ke rumah kamu.. sudah sore juga nih.. gerah pula" timpal Angga


"hmm.." Dara menanggapi ucapan Angga dengan gumaman dan anggukan kepala


"Bener ya next Time singgah biar aku ada teman nya.." beo Liza dengan senyum nya


"iya next time.." jawab serempak Angga dan Dara.


"Oke,.. Terimakasih ya Angga sudah di kasih tumpangan dan diantar sampai rumah dengan selamat pula" ucap Liza dengan tulus


"siap bumil, santuy saja oke?" goda Angga sambil ter kekeh


"Hati hati ya Angga di jalan jangan ngebut, aku nitip Dara ya.." pesan Liza kepada Angga


"isshh.. biasa saja kali Liz, aku kayak anak kecil deh kalau sudah di titipin kayak gini" beo Dara dengan manyun


Angga pun berlalu dan Liza pun segera masuk ke dalam rumah dengan senang karena akhirnya dia sampai rumah juga, dan sudah membayangkan setelah ini berendam pasti lelah dan penat hilang.


"Akhirnya sampai rumah," lirihnya dengan perasaan bahagia.


Ceklek..


"Assalamu'alaikum..." Liza berucap salam saat masuk rumah.


"Wa'alaikumussalam.. baru pulang?" jawab seseorang dari dalam rumah.


Deg!


Hayoo siapa itu yang jawab salam ya bestie?


Kepoin kelanjutan ceritanya ya..


Tolong kasih Vote, Tip, dan Like..


Jangan Lupa masukin novel favorit kalian ya...🥰


...💓Happy Reading💓...

__ADS_1


__ADS_2