
Assalamu'alaikum sahabat online Novel Toon yang setia.
Semoga senantiasa di beri kesehatan oleh Allah SWT,.
Oy bestie Novel Toon ini masih dalam masa idul fitri ya.. Author mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin, mohon maaf lama tidak Update dan menghilang lama dari Novel Toon.
*Yang selalu menunggu Author update maaf ya luamaa.. sebab setelah mengikuti pendaftaran CPN*S dan lainnya, Author juga habis boyongan rumah.. he he he he maaf ya*..
Mari yuk langsung next episode..
----------------
🥳S E L A M A T M E M B A C A🥳
"Kamu mau kan sayang maafkan mas?" tanya Hasan lagi pada Liza
"Sudah mas lebih baik biarkan aku sendiri dulu, dan sebaiknya kita harus saling instrospeksi diri kita masing masing jangan sampai anak jadi korban dan melihat kita bertengkar lagi, dan mungkin aku juga salah tidak bisa menjadi istri dan ibu yang baik buat mas dan Syauqi" ucap ku pada mas Hasan.
Setelah mengatakan itu Liza kemudian berlalu ke kamar Syauqi, dia ingin sendiri dulu sembari introspeksi diri
"Sayang, jangan pergi dulu, tolong maafkan mas" ucap nya sembari meneteskan air mata.
Dan sejurus itupun Hasan bertolak menuju ke kamar sang anak Syauqi untuk mengejar Liza
Tok..
Tok..
Tok..
"Sayang, bunda Syauqi.. mas minta maaf ya sayang, tolong buka pintunya mas mohon" ujar Hasan dengan nada penuh permohonan
Tapi tak ada sahutan apapun dari Liza, hening itulah yang ada.
"Ok sayang, mas kasih waktu kamu untuk sendiri dulu mas.. ke kamar" Lirih Hasan hampir tak terdengar
----
__ADS_1
Seperti biasa setelah petang pun berganti pagi yang indah dengan di iringi cicitan nyari dari burung burung.
Dan semua anak manusia akan kembali ke aktifitas masing masing, bekerja misal nya..
Tapi pagi ini tidak seperti biasanya, meskipun Liza masih tetap melakukan pekerjaan sebagai seorang istri dan ibu sebelum bekerja yaitu memasak, bersih bersih rumah dan menyiapkan Syauqi sebelum dia berangkat bekerja, tapi ada yang berbeda yaitu Liza lebih banyak diam lantaran masih terasa sakit hatinya akibat perkataan sang suami kemarin.
Suasana di meja makan pun tampak sepi hanya bunyi dentingan sendok dan garpu saja.
"Sayang, mas berangkat dulu ya.. dan mas minta maaf atas perkataan mas kemarin yang telah membuat mu sakit hati, oh ya dan hati hati kalau nanti kamu berangkat bekerja" ucap Hasan sambil berjalan keluar
"Iya mas.." jawab Liza sekedarnya
Kalau ada yang tanya terus kalau bunda dan ayah nya Syauqi kerja trus Syauqi nya sama siapa?
Nih.. nih Author jawab..
Syauqi di asuh oleh tetangga nya dan di bawa pulang ke rumah orang yang mengasuh nya.
Sudah ya Author lanjutt
Di tempat kerja Liza kebanyakan melamun memikirkan keadaan rumah tangganya apalagi dalam hatinya Liza pun sebenarnya tidak tega dengan sang buah hati, buah hati yang selama ini selalu di nantikan ke hadiran nya dalam rumah tangganya.
"Astaghfirullah Dara kebiasaan deh,!" kaget Liza
Ya, yang barusan mengagetkan Liza adalah Dara sahabat sekaligus tempat curhat si Liza
"Habisnya, situ ngelamun mulu dari tadi.. aku udah ketok pintu, ucap salam situ ngelamun mulu, awas kesambet syaitoon kamu" ucap Dara ceplas ceplos dan memang begitulah Dara.
"Aku bingung, Dar" lirih Liza tapi masih bisa di dengar oleh Dara sang sahabat.
"Ada masalah? coba kamu cerita ke aku Liz kali aja aku bisa bantu tapi kalaupun nggak bisa bantu paling tidak beban kamu berkurang dikit.. ayo berbagilah keluh kesah ke sahabatmu ini" kata Dara
"Mas Hasan kekeh menyuruh aku resign," jawab Liza lesu
"Terus?" tanya Dara
"Akunya bingung, mau resign tapi bagaimana keadaan perekonomian keluarga ku Dar? mertua ku?" Lirih Liza
__ADS_1
"Tapi aku juga nggak tega dengan Syauqi yang tiap kali aku berangkat kerja selalu menangis tidak mau di tinggal" luruh sudah air mata Liza kalau sudah menyebut nama sang buah hati
Begitulah seorang ibu kalau dia sudah menyangkut anak sudah lemah hatinya
"Ehm..Liz, maaf ya aku memang belum berkeluarga apalagi mempunyai anak, tapi saran ku janganlah terburu buru dalam mengambil keputusan apalagi dalam keadaan emosi seperti ini, coba dipikirkan dengan kepala dingin dan tenang, anak memang penting tapi kalau tidak bekerja bagaimana dengan menutupi kebutuhan sehari hari begitupun sang anak" ucap Dara
"Sekali lagi maaf bukan maksud aku menggurui atau memperkeruh keadaan kamu, aku juga tidak bermaksud untuk ikut campur urusan kamu dan keluarga tapi ya itu tadi saran ku, sebelum bener bener bertindak dan mengambil keputusan tolong kamu pikir matang matang lagi dan selesaikan dengan kepala dingin" tambah Dara lagi.
"Tapi mas Hasan sepertinya kekeh menyuruh ku berhenti kerja dan jadi ibu rumah tangga seutuhnya" ucap Liza
"Iya Liz, aku bisa mengerti kok dengan maksud mas Hasan, itu semua dia lakukan karena tidak tega dengan sang anak toh kamu juga begitu kan Liz?" tanya Dara
Dan Liza hanya mengangguk membenarkan apa yang telah di katakan Dara memang benar adanya.
"Tapi..." ucap Liza tak di lanjutkan karena di potong oleh Dara
"Tapi mertua kamu juga ikut ikutan mencampuri? udahlah Liz tak usah kau hiraukan ibu mertua kamu yang criwis itu, kalau beliau malu kamu tidak bekerja berrti beliau mau dan harus ikut membatu perekonomian kalian, tapi kalau kamu wajib kerja seharusnya beliau juga harus ikut membantu merawat cucunya, toh itu juga cucu pertama seharusnya beliau itu lebih sayang dengan Syauqi, lha ini apa coba komentar mulu" ucap Dara panjang lebar
"Eh.. maaf Lizz kebablasan rem blong nih.. duh jangan marah ya" ujar Dara tidak enak.
"Iya santai aja kali Dar, kamu kan memang selalu begitu" jawab Liza sambil terkekeh geli melihat tingkah Dara yang lucu dan suka ceplas ceplos.
Jam pun menunjukkan pulang, dan Liza serta Dara pun mulai berkemas dan pulang.
"Ra, aku langsung pulang ya... dan aku duluan ya.. maaf nggak bisa bareng" pamit Liza
"Iya nggak apa apa santai saja lah Liz kayak sama siapa aja kamu ini, kamu juga sekarang sudah ada si tampan Syauqi kan jadi pengen cepet cepet pulang" sahut Dara yang tahu keadaan Liza sang sahabat.
"Makasih Ra.. duluan ya, kamu hati hati" ucap Liza sembari berlalu
"Oke Liz.." jawab Dara.
----
Besti gimana ini ya konflik antara Liza dan Hasan sang suami...
Maksud Author next apa gimana ya... kasih komen ya.. makash sahabat Novel Toon
__ADS_1
😘H a p p y R e a d i n g😘