Aku Bukan Bidadari Surgamu

Aku Bukan Bidadari Surgamu
Khawatir..


__ADS_3

Kembali lagi bersama author untuk kelanjutan episode sebelumnya ya readers..


Jangan bosan bosan ya.. yang sabar nunggu author Up karena author juga lagi revisi Novel satunya agar bisa segera pengajuan kontrak.


Mohon doa dan dukungan nya ya readers semua tanpa kalian apalah jadi nya author ini, hanya dengan adanya dukungan dari kalian para readers lah author bisa melanjutkan dan merevisi.


S E L A M A T M E M B A C A


"isshh.. biasa saja kali Liz, aku kayak anak kecil deh kalau sudah di titipin kayak gini" beo Dara dengan manyun


Angga pun berlalu dan Liza pun segera masuk ke dalam rumah dengan senang karena akhirnya dia sampai rumah juga, dan sudah membayangkan setelah ini berendam pasti lelah dan penat hilang.


"Akhirnya sampai rumah," lirihnya dengan perasaan bahagia.


Ceklek..


"Assalamu'alaikum..." Liza berucap salam saat masuk rumah.


"Wa'alaikumussalam.. baru pulang?" jawab seseorang dari dalam rumah.


Deg!


Suara wanita paru baya dengan nada dingin dari dalam rumah telah ku dengar saat pintu utama rumah aku buka dan berucap salam.


"Iya bu, Liza baru pulang bu" jawab ku sopan sembari mengambil tangan kanan ibu mertua ku lalu ku c i u m tangan tersebut dengan takzim.


"Untung saja Hasan belum pulang, kalau sudah pasti kasihan tuh dia pulang kerja capek capek tapi istri nya malah belum pulang, Ck.!" crocos nya dengan enteng dan di barengi dengan nada menyindir ku


"Astaghfirullah.. ya Allah cobaan apa lagi ini, tolong beri hamba Mu ini stok kesabaran, kekuatan yang berlimpah..Aamiin." ku panjatkan doa dalam hati, karena aku yakin Allah Maha Mendengar dan Melihat.


Aku hanya tersenyum sebagai tanda kalau aku tidak mau berdebat lebih panjang lagi karena aku jujur saja takut dosa, bagaimana pun beliau lebih tua dari ku dan beliau adalah ibu dari suami ku mas Hasan jadi beliau juga sama saja ibu ku.


"Liza permisi ke kamar dulu ya bu, mau bersih bersih kemudian masak untuk kita nanti sebelum mas Hasan pulang kerja." pamit ku kepada ibu mertua


"Hmmmm.." sahut nya.

__ADS_1


Dalam hati aku bergumam dan pikiran ku mulai tidak pada tempat nya karena selama ada ibu mertua di rumah kami rasanya tidak nyaman.


"Meskipun rumah bagus, punya mobil, tetapi hati tidak tenang."


"Hati ini tersiksa karena Ibu mertua ku sangat egois dan aku dianggap sebagai pembantu dan benalu. Apa artinya harta banyak, punya mobil, tetapi hati tersiksa?"


"Ujian berumah tangga memang bermacam-macam maka harus sabar, berikhtiar, tawakal, dan berdoa." lirih ku kemudian.


Perang dingin yang terjadi antara menantudan mertua tentunya bukanlah hal yang baru didengar. Pasalnya banyak cerita yang beredar soal ketidak akuran para menantu dan mertua mereka. Banyak hal yang tentunya bisa menyebabkan pertengkaran antara mertua dan menantu itu terjadi.


Baik menantu dan mertua memang punya versi mereka sendiri-sendiri, dan terkadang keduanya tidak ingin disalahkan. Tapi, sebenarnya tidak ada yang benar ataupun salah. Sebagai menantu tidak ada salahnya jika kamu mencoba untuk menjadi bagian dari keluarganya.


Setelah selesai mandi dan bersih bersih Liza segera keluar kamar dan berjalan menuju dapur untuk memasak,.


Ya kebiasaan Liza sehari hari walaupun capek setelah bekerja bahkan sekarang lagi hamil 9 bulan tak membuat dia bermalas malasan yang ada malah dia semakin aktif saja.


Setengah jam berlalu dan masakan pun telah siap, sekarang tinggal menunggu sang suami yaitu Hasan pulang kerja saja,.


**


Hal tersebut tidak luput dari pandangan Hasan sang suami yang dari tadi memperhatikan Liza sang istri.


"Sini sayang mas saja yang pijitin kamu, kamu pasti sangat lelah seharian bekerja dan masih memasak juga untuk kami." ucap Hasan penuh perhatian dan kelembutan


"He he he.. sudah mas tidak usah cuma sedikit saja mas pegal pegal nya.. ini juga sudah enakan.." tolak halus Liza


"Jangan gitu dong.. sini mas pijitin, kan kamu lagi hamil anak kita jadi jangan menolak ya." jawab Hasan meyakinkan Liza sang istri


"Sudah mas, kamu juga capek seharian kerja juga.. yuk kita tidur saja kan besok masih harus bekerja" Liza kembali menolak Hasan secara halus


Kalau ada yang bertanya kenapa Liza menolak saat Hasan mau mijitin?


Jawaban nya karena Liza masih terngiang dengan perkataan ibu mertuanya tempo hari


"jangan suka merepotkan suami, karena suami mu juga capek seharian bekerja, walau hamil juga jangan malas dan terlalu manja, kasihan anak saya Hasan" Kurang lebih seperti itulah kata kata yang keluar dari mulut ibu nya Hasan

__ADS_1


"Iya sudah kalau begitu kita tidur" jawab Hasan pasrah mengikuti perkataan Liza


Lain dengan Liza dan Hasan yang menuju alam mimpi, disini ada seorang gadis yang sekarang lagi tidak bisa memejamkan matanya


Sepulang mengantar Liza tadi, Angga mengungkapkan rasa hawatir nya kepada Dara terhadap Liza, bahwa dia sebenarnya kasihan dengan Liza sudah hamil besar dan mendekati lahiran tapi masih bekerja.


Oke mungkin itu masih wajar tapi masalah nya sekarang dirumah Liza lagi ada ibu mertuanya yang notaben nya tidak menyukai Liza, dia takut kalau Liza kurang nyaman


"Eh Ra, kamu merasa khawatir tidak sih sama Liza kalau ada mertuanya dirumah Liza?" tanya Angga kepada Dara saat dalam perjalanan pulang.


Ya.. gadis itu adalah Dara, sahabat sekaligus teman kantor Liza dan Angga.


"Sangat, mangkanya tadi aku kan bilang kalau takut ada maksd tertentu" ujar nya sembari mengingat ingat ucapan nya kepada Liza tadi.


"Dan aku yakin Liza pura pura santai dan baik baik saja padahal sebenarnya dia tidak baik baik saja." ucap Dara kembali


"Kamu bener Ra, tapi kita bisa apa Ra? aku takut nanti dikira terlalu ikut campur urusan rumah tangga Liza dan Hasan" Lirih Angga dengan sendu karena merasa tidak bisa melakukan apa pun.


" Nah itu masalah nya kamu tau.." sahut Dara karena memang Meraka tidak mempunyai hak wewenang ikut campur


"Semoga kelak aku tidak memiliki mertua seperti itu," pungkas Dara spontan


"Emang kamu sudah punya pacar?" Tanya Angga penuh selidik kepada Dara.


"Eemmm... "


wah wah wah bestie siapa pacar Dara ya...


ikutin next episode nya ya readers..


Don't worry Author usahain Up. setiap hari ya.. tapi tidak janji juga sih tapi aku usahain.


Tolong tinggalkan jejak beri Vote, Like dan masukkan ke daftra favorit novel kalian ya.


...😊Happy Reading😊...

__ADS_1


__ADS_2