
Hai bestie, maaf kan othor ya yang lama tidak Up, karena ya kurang semangat sebab readers belum kasih support buat othor.
Bantu kasih semangat othor donk, beri vote, like, favorit dan rating bintang 5 juga komen nya.
S E L A M A T M E M B A C A
Dara tetap diam melamun karena kaget dengan perlakuan Angga.
"Ra, kamu mau makan apa biar aku belikan" tawar Angga lagi
Kini tawaran yabg kedua kalinya berhasil membuat Dara sadar dari lamunan nya.
"Ah itu apa tadi kamu bertanya apa?"tanya Dara tergagap karena malu dan jangan lupakan wajahnya yang bersemu merah itu
"Kamu mau makan apa biar aku belikan" ucap Angga lagi.
"Aku mau yang seger saja kayaknya Nga soalnya panas" ucap Dara kemudian
"Soto mau?" tanya Angga lagi
"Boleh deh" jawab Dara sembari tersenyum, dan lagi lagi pembicaraan mereka tidak lepas dari Hasan
Angga pun segera beranjak untuk keluar membeli soto seperti yang di inginkan oleh Dara..walaupun bukan sepasang kekasih tapi Dara, Liza dan Angga adalah sahabat.
***
Di tempat lain kedua orang tua Liza sudah di hubungi oleh Hasan tadi sewaktu perjalanan ke rumah sakit..
Flashback On
Saat Hasan lagi bekerja tiba tiba dia tersentak kaget karena hand phone nya berdering, ketika dia lihat siapa yang menelfon dia kaget kenapa Angga tiba tiba menelfon nya karena itu tidak biasa.
"Hallo San.." suara Angga terdengar di seberang di saat telpon sudah diangkat oleh Hasan
"iya Hallo, ada apa Nga? kok tumben?"tanya Hasan di telpon
"Em begini, sekarang aku dan Dara lagi perjalanan ke rumah sakit_" ucapan Angga terpotong ole pertanyaan Hasan.
"Lha terus kenapa telpon aku Nga?" tanya Hasan memotong penjelasan Angga
"He dengerin dulu kalau orang ngomong jangan main potong atau srobot saja, Herraann!" ucap Angga gemas dalam situasi seperti ini masih saja bersikap konyol.
"Dengerin, sekarang aku dan Dara lagi perjalanan ke rumah sakit untuk mengantarkan Liza yang tadinya tiba tiba merasa perut nya sakit" ucap Angga lagi dan kali ini Hasan langsung mematikan telpon dari Angga.
tut..
"Ya Allah lindungi dan selamatkan lah anak dan juga istri hamba" doa Hasan sambil melangkahkan kakinya menuju parkir mobil
__ADS_1
Dan saat itu lah Hasan teringan akan ayah dan ibu dari Liza jadi dia segera menghubungi beliau untuk memberi tahu bahwa Liza melahirkan.
Oleh sebab itu Hasan memutuskan untuk menelfon Ayah Liza.. dan tak menunggu lama panggilan pun langsung di angkat oleh ayah Liza.
"Hallo.. Assalamu'alaikum ayah" ucap Hasan di telpon
"iya Wa'alaikumussalam, ada apa Hasan?" Tanya ayah Liza
"Begini ayah, Hasan mau memberi tahu kalau Liza melahirkan di rumah sakit X." ucap Hasan kepada ayah Liza
"Me- melahirkan?" tanya ayah Liza terbata karena kaget
"iya ayah, ini sudah di rumah sakit, tolong kasih tahu ibu ya yah" pinta Hasan kepada ayah mertua nya.
"Iya nak, semoga Liza diberikan kelancaran dalam proses persalinan nya dan bayi nya sehat..Aamiin" doa ayah Liza
"Nanti insya Allah ayah dan ibu akan menyusul nak" sambung ayah Liza lagi
"Aamiin.. baik ayah terima kasih banyak atas doa dan waktunya" ucap Hasan
"Kalau begitu telfon nya Hasan matikan ya yah" pamit Hasan sebelum mematikan sambungan telfon nya.
Flashback off
Liza mulai mengerjapkan kedua matanya dan ketika mata nya sudah terbuka, orang pertama yang ia lihat adalah Hasan sang suami, dan dia pun mengedarkan pandangan nya ke seluruh penjuru kamar mencari sosok bayi yang telah dilahirkan nya namun nihil.
Akhirnya Liza pun berinisiatif menanyakan anak nya kepada sang suami..Liza melihat suaminya terlelap di sebelah tempat tidur nya.
Hasan pun terbangun karena mendengar namanya di panggil dan ternyata benar bahwa Liza lah yang memanggilnya..
"Kamu sudah bangun sayang?" dan pertanyaan Hasan tersebut di angguki oleh Liza,
"Ada yang kamu inginkan sayang?" tanya Hasan lagi
"Haus..!" ucap Liza kemudian.
Hasan pun segera mengambilkan minum di meja sebelah bad pasien kemudian membantu Liza meminumnya.
"Terima kasih mas." ucap Liza setelah nya
"Anak kita dimana mas?" tanya Liza kepada Hasan karena tidak melihat keberadaan anak nya.
"Anak kita masih di ruang bayi sayang, mungkin besok baru di bawa kemari" Hasan berusaha menjelaskan kepada Liza
"Tapi anak kita tidak ada masalah kan mas?" tanya Liza kepada Hasan dan nampak raut wajah kecemasan di wajah cantik nya.
Hasan tersenyum dan berkata "Kamu tenang saja sayang, anak kita kuat dan sehat karena dia laki laki"
__ADS_1
"Alhamdulillah mas...aku senang mendengarnya" kata Liza penuh syukur
"Sekarang kamu mau makan apa sayang?" tanya Hasan kepada Liza, karena dia tahu bahwa sang istri tadi mengeluarkan banyak tenaga untuk melahirkan
"Aku ingin bubur ayam saja mas" jawab Liza
"Baik aku akan keluar sebentar ya untuk membeli bubur ayam nya" ucap Hasan dengan mengelus lembut rambut Liza.
Sebelum Hasan bangkit untuk membeli bubur ayam Liza bertanya
"Mas.. apa ayah dan ibu ku sudah mas Hasan kasih kabar?" tanya Liza
"Sudah sayang, kamu tenang saja.. mungkin beliau lagi dalam perjalanan kesini" jawab Hasan lembut.
"Kalau ibu mas sudah?" tanya Liza lagi.
"Kalau ibu juga sudah tadi" ucap Hasan
"Sayang, maafin mas ya.. gara gara mas yang selama ini kurang memperhatikan kamu, jadi kamu tertekan ya dengan adanya ibu di rumah" ucap Hasan dengan penuh rasa bersalah.
Seketika Liza yang tadinya memandang ke arah Tv langsung beralih menatap Hasan sang suami.
"Kenapa mas bicara seperti itu?" ujar Liza dengan mengernyitkan kedua alis nya
"Maaf kan mas yang sudah setuju kalau ibu tinggal di rumah kita untuk sementara sayang" jelas Hasan kepada Liza istrinya.
"Padahal mas tahu kalau ibu memang acuh padamu, belum bisa menerima kamu sepenuhnya, tapi pikir mas dengan kehamilan kamu ibu sudah berubah dan menerima kamu sayang" ucap Hasan sekali lagi dan membuat Liza berkaca kaca menahan tangis
"Tidak apa apa mas.. Liza ngerti kok" jawab Liza lirih tapi masih di dengar oleh Hasan.
"Maafin mas ya" kata Hasan dengan tulus dan di angguki Liza
"Iya mas.., mas sudah Liza laper" ucap Liza dengan manjanya
"Astaghfirullah iya sayang maafkan mas ya.. hampir saja lupa" ucap Hasan dengan tepuk jidatnya he he he
Tok.. tok..
"Ceklek..!"
Hayyoo siapakah itu yang datang ya bestie? orang tua Liza ataukah ibu nya Hasan
Ikuti kelanjutan episode nya ya bestie jangan sampai ketinggalan.
Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca ya.. kasih vote, like, komen, rating bintang 5
Terima Kasih..
__ADS_1
Mampir juga ya di novel othor I Love You Nurse
...❤️Happy reading❤️...