
Assalamu'alaikum..
Hai semua nya...
Selamat pagi readers.. Bagaimana kabarnya semoga sehat semua ya.. Aamiin
Alhamdulillah novel novel Author telah lulus kontrak, dan semoga kedepan nya bisa semakin lebih baik ya...
Terima kasih bagi para kaka Author dan para kaka readers yang sudah mampir di novel aku, yang sudah kasih dukungan Othor.. semoga rizkinya lancar dan sehat selalu.. Aamiin
Dan Othor juga tidak akan bosan untum mohon bantuan dukungan juga kepada para kaka readers atau pun kaka Author Author lain yang belum mampir dan ngasih dukungan di novel aku, yuk sama sama saling mendukung biar bisa sukses dan maju bareng bareng..
S E L A M A T M E M B A C A
Sudah lama aku memendam kesedihan ku seorang diri, bahkan mas Hasan suami ku sendiri saja aku tidak pernah bercerita tentang kesedihan ku mengenai ibu nya, kecuali teman teman ku (sahabat ku) Dara dan Angga, bukan aku yang bercerita kepadanya tapi mereka sendiri yang tau, aku saja tidak tahu kok bisa Dara dan Angga tahu tentang hubungan ku dengan ibu mertua ku.
"Tidak usah meminta maaf nak, cerita saja..keluarkan semua kesedihan yang selama ini kamu pendam nak" ucap ibu sembari mengelus rambut ku
"Ibu yang meminta maaf karena tidak ada disaat kamu membutuhkan nak.. ibu kira kamu tidak ada masalah, ayo ceritakan saja nak.. ingat kamu tidak boleh setres karena kamu lagi menyusui loh sekarang" tambah ibu lagi
"ibu.. sebenarnya_"
"Iya nak jangan ada yang ditutupi, katakan semua nya.. bukan ibu jelek tapi maksud ibu disini adalah biar kamu tidak makin tertekan nanti kasihan Syauqi karena dia menyu**su kamu" kata ibu dengan lembut
"Sebenarnya selama ini ibu mas Hasan masih belum bisa menerima Liza dengan baik, sikap nya masih dingin seperti dulu, tapi Liza selalu berbuat sebaliknya kepada ibu mas Hasan karena beliau sudah Liza anggap ibu Liza sendiri tapi ibu mas Hasan masih belum bisa menerima dan terakhir sebelum Liza melahirkan ibu mas Hasan tinggal di rumah kami selama 7 hari." ucap ku dengan mata berkaca kaca bahkan air mata ku sudah ada yang jatuh tanpa permisi
Sedangkan ibu yang mendengar ceritaku hanya diam terpaku, mungkin beliau syok dan tidak menyangka dengan sikap ibu mas Hasan soalnya kalau di depan kedua orang tua ku dan saudara saudara ku beliau sangat baik kepada ku..
"Kenapa kamu tidak pernah bercerita nak, selama bertahun tahun kamu pendam semuanya seorang diri begini?" tanya ibu kepada ku
Aku pun tersenyum dan memegang tangan ibu lalu aku usap tangan rentah yang telah dengan sabar ikhlas dan serta penuh kasih sayang merawat dan membesarkan ku selama ini.
"Apa Hasan suami mu tahu ini semua nak?" tanya ibu lagi
Aku hanya menggeleng sebagai tanda bahwa mas Hasan tidak pernah tahu akan semua ini karena aku tidak pernah bercerita kepada siapa pun.
"Maafkan ibu ya nak.." ucap ibu dengan sendu dan kemudian ibu ikut meneteskan air matanya
__ADS_1
"Sudah bu, Liza tidak apa apa kok.. yang penting bagi Liza mas Hasan baik dan pengertian pada Liza itu pun sudah cukup bu, Liza sudah bahagia dan Liza yakin suatu saat ibu mas Hasan pasti akan berubah" kata ku untuk menenangkan hati ibu agar tidak terlalu sedih dan larut
Oya kalau ada yang tanya dimana ayah dan Hasan saat ibu dan Liza mengobrol?
Jawabannya, Ayah dan Hasan pergi mengantar ibu dan ayah Hasan pulang sekalian menata barang barang di mobil agar nanti tinggal Liza dan bay Syauqi saja tidak repot membawa banyak barang saat pulang nanti.
Kok lama??
Ya.. kali aja ya mampir ngopi di kantin rumah sakit atau mencari makan gitu, kan laki laki ya.. he he he
**
Sahabat Liza yakni Dara dan Angga sudah mendengar kabar kepulangan Liza sang sahabat dan baby Syauqi dan kabar itu membuat Dara serta Angga merasa sangat bahagia, itu berarti Liza dan baby Syauqi sudah sehat.. ya, walaupun pada awal nya Syauqi ada sedikit masalah kesehatan meski tidak fatal tapi jika tidak segera di tangani maka akibatnya akan fatal juga..
"Ra, nanti jenguk Liza nggak??" tanya Angga saat mereka tidak sengaja bertemu di depan pintu lift.
"Boleh, akhirnya ya Liza dan baby Syauqi sudah sehat jadi bisa pulang, nggak sabar deh aku pingin ketemu baby tampan itu" ucap Dara dengan senyuman yang tak pernah surut di bibir mungil nya.
Dan jangan lupakan Angga yang dari tadi hanya fokus dengan senyum Dara yang begitu sangat memabukkan baginya tapi masih mendengar apa yang di katakan oleh sang pemilik bibir mungil dan senyum indah itu.
"Nga..Liza pulang kerumah nya sendiri apa gimana ini?" tanya Dara dan hal itu membuat Angga yang tadinya bengong menjadi kaget
"Ah iya apa Ra?" tanya Angga gelagapan
"Ck, mangkanya jangan ngelamun saja, dari tadi lo aku ngomong kamu nggak dengerin" jawab Dara sambil cemberut
"Iya maaf, aku lagi terpesona soalnya dengan senyuman kamu dan satu lagi itu bibir kenapa pake dimajukan segala sih jadi tambah nggak fokus akunya" ucap Angga jujur
Blush..
Jangan di tanya lagi sekarang muka nya merah bak kepiting rebus karena tersipu malu dengan apa yang dikatakan Angga padanya, dan bibir nya kini langsung di tekuk kedalam.. he he he
"Pinter banget ya kamu nge gombalnya" sahut Dara
"Pinter donk, tapi cuma sama kamu saja" jawab Angga semakin membuat Dara salah tingkah.
Kalau ada yang tanya kok bisa mereka sekarang akur bahkan dekat kayak sepasang merpati, eh salah deng sepasang kekasih maksud Othor.. he he he
__ADS_1
Jelas donk, kan mereka asli sama sama suka, selama ini mereka bertengkar cuma untuk menutupi perasaan mereka saja, lucu ya..ada ada saja mereka ini
"Liza pulang kerumah ibu nya Ra.. nanti kita pulang kerja langsung kerumah ibunya" jawab Angga pada akhirnya
"Ibu nya Liza sendiri kan? bukan ibu mertuanya alias ibunya si Hasan??" tanya Dara sambil memicingkan matanya.
"iya ibunya Liza, santai aja kali Ra gitu amat kamu" ucap Angga
"Ya nggak gitu sih Ngga, cuma kasihan kan kalau dirumah mertua" jawab Dara.
"Ya sudah yuk kerja dulu nanti pulang sebelum jenguk Liza dan baby Syauqi nanti kita singgah dulu ke baby shop di mall terdekat buat Syauqi" ajak Angga dan dapat anggukkan dari Dara
Yaaa bentar lagi ada kisah Dara dan Angga nggak nih readers?
Komen komen ya.. hi hi hi
Jangan lupa kasih Like, Vote, favorit novel Author dan jangan lupa juga kasih rating bintang 5 ya
Terima kasih
.
.
.
.
.
.
.
.
...🌞Happy Reading🌞...
__ADS_1