Aku Bukan Bidadari Surgamu

Aku Bukan Bidadari Surgamu
Ayah ASI


__ADS_3

Bismillahirrohmaanirrohim....


Assalamu'alaikum Ukhti.. Akhi...


Yee yeee kemarin sudah double Up ni readers, tadinya nambah satu bab lagi tapi nggak jadi nih.. he he he


Bismillah.. semoga hari ini bisa double up lagi ya dan Othor usahain bisa up setiap hari ya..


Tetap ya..jangan lupa bantu Othor untuk kasih Like, Komen, vote, rating bintang 5 dan favorit novel novel Othor..


Jangan lupa mampir ke novel Othor yang I Love You Nurse juga ya.. biar tambah rame, tambah rajin Up, tambah tambah deh.. hi hi hi


S E L A M A T M E M B A C A


"Iya bunda, Ayah ASI.."kata dokter Fryst.


"Karena menyu**sui juga butuh support dari orang terdekat bund terutama sang suami.." ucap dr. fryst lagi


"Karena memberikan Asi Eksklusif pada buah hati bukan hanya tanggung jawab Bunda. Namun, Ayah juga harus ikut membantu Bunda untuk bisa mewujudkannya. Artinya, seorang ayah harus bisa menjadi Ayah ASI atau ayah yang mendukung Bunda agar lancar menyu**sui."


"Keberhasilan seorang ibu memberikan ASI eksklusif untuk sang bayi memang sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan orang sekitar, termasuk para suami. Untuk itu, peran Ayah sangatlah Bunda butuhkan selama menyu**sui, agar bisa memberikan ASI eksklusif tanpa hambatan." jelas dr.Fryst panjang lebar.


"Ooo begitu dokter.. saya harus banyak belajar lagi dan lagi nih dok" ucap ku dengan semangat.


"Apalagi, menurut Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI 2017, hanya 35 persen ibu di Indonesia yang berhasil menjalankan ASI eksklusif. Mayoritas dari mereka gagal karena kurang pengetahuan, tidak percaya diri dengan produksi ASI-nya, dan kelelahan."


"Selain itu, kegagalan ibu memberi ASI juga terjadi karena mereka merasa stres, serta tidak mendapatkan dukungan yang cukup dari orang sekitar."


"Menurut seorang konselor laktasi, dr. Ameetha Drupadi, CIMI, ayah berperan penting membuat perasaan B u s u i senang. Perasaan senang itu akan berpengaruh pada lancar atau derasnya ASI yang akan diproduksi B u s u i." jelas dokter Fryst lagi dengan ilmu pengetahuan nya yang sangat luas.


"Masya Allah.. sebegitu penting ya peran seorang suami bagi ibu yang sedang memberikan ASI.." ucap ku dengan kagum nya dan tidak pernah menyangka bahwa peran ayah sangat berpengaruh.

__ADS_1


"Iya bunda.. Ayah memiliki peran penting untuk membuat ibu merasa rileks dan meningkatkan happy hormone dalam aktivitas menyu**sui yang dilakukan oleh ibu sehari-hari. Akhirnya, hormon bahagia itu berkontribusi untuk memacu Hormon Prolaktin, yaitu hormon pelancar ASI,"


"Ada beberapa hal yang bisa suami lakukan untuk mendukung proses menyusui supaya lancar, misalnya." ucap dr.Fryst mau memberikan penjelasan.


"Mengasuh anak tentu bukan hanya tanggung jawab seorang ibu, ayah pun punya andil. Sehingga, Ayah juga harus mempersiapkan diri menjadi orang tua. Sudah semestinya seorang ayah memperbanyak riset seputar pengasuhan anak, termasuk seputar menyu**sui."


"Keberhasilan menyusui sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu. Itu artinya, ibu yang bahagia dan optimis lebih mungkin berhasil dibanding mereka yang merasa rendah diri dan stres. Lantas, apa yang bisa Ayah lakukan? Ayah dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri Bunda dengan mendorongnya dan bersikap positif."


"Dan untuk cara selanjutnya yang bisa dilakukan Ayah ASI untuk mendukung suksesnya ASI eksklusif yaitu memberikan pijat oksitosin kepada Bunda. Meski sebenarnya Bunda dapat melakukan Pijat Laktasi sendiri, tetapi hasilnya akan lebih maksimal jika Ayah ikut membantu memberikan pijat oksitosin. Pijat oksitosin akan membantu memperbanyak produksi ASI, serta mengurangi nyeri saat menyu**sui. Selain itu, pijatan yang diberikan Ayah pastinya akan membuat Bunda merasa lebih rileks."


"Bagaimana bunda dan ayah, sampai sini sudah faham dengan peran ayah ASI yang sebenarnya?" tanya ulang dr.Fryst kepada ku dan mas Hasan mengenai semua penjelasan yang telah belia berikan


Saat mas Hasan bangun, dia bergegas masuk ke kamar mandi dan setelah itu ikut bergabung untuk mendengarkan penjelasan dr.Fryst karena mas Hasan yang merasa penasaran jadi ikut nimbrung.


"Iya dokter, sangat faham dan saya juga sangat berterima kasih kepada dokter Fryst atas penjelasan dan ilmu yang telah di bagi kepada saya dan suami." ucap ku kepada dr.Fryst


"Alhamdulillah kalau bunda dan ayah sudah bisa menerima penjelasan dari saja tadi..sama sama bunda, saya juga senang kalau bunda mau banyak belajar mengenai ASI.. maaf ya bund kalau panjang penjelasan dari saya karena memang begitu he he" ucap dr.Fryst kepada ku


"Oy mas, semalam Syauqi kebangun ya? maaf ya Liza molor, jadi nggak tau kalau Syauqi bangun haus" ucap ku penuh penyesalan.


"Eh eh nggak apa sayang, mas senang kok melakukan nya, lagian kamu pasti kelelahan dan kamu juga butuh banyak istirahat karena pasca melahirkan jadi mas nggak tega untuk bangunin kamu, lagian kan stok ASIP ada di freezer jadi ya aman lah." jawab mas Hasan dengan senyum yang tulus.


Sedangkan dr.Fryst hanya tersenyum mendengar dan melihat obrolan ku dengan mas Hasan.


"Masya Allah.. Ayah idaman ya pak Hasan ini.." ucap dr.Fryst


"Ah bisa saja dr.Fryst ini mujinya, nanti saya terbang dok jangan berlebihan, karena memang tugas saya juga kan saya juga ayah nya Syauqi, he he he" jawab mas Hasan malu malu


Dokter Fryst sebenarnya dokter spesialis anak jadi beliau sangat faham dengan masalah ASI dan siapa yang berperan penting di dalam nya.. jadi aku pun tadi banyak bertanya mengenai ASI


"Cie.. cie.. ayah Syauqi malu malu nih" goda ku saat melihat mas Hasan sedikit malu

__ADS_1


"Ck, jangan gitu dong" rengek manja ala mas Hasan


"Kalau begitu saya permisi dulu ya bunda, mau mengecek pasien sebelah." pamit dr. Fryst kepada ku dan mas Hasan.


"Iya dokter, silahkan dan sekali lagi terima kasih banyak ya dokter" kali ini mas Hasan yang menjawab


Kemudian dr. Fryst pun keluar dari kamar rawat ku dengan di temani seorang suster, memang setiap dr. Fryst kunjungan pasien beliau selalu membawa asisten.


Tak selang berapa lama pintu kamar ku ada yang mengetuk.


Tok Tok


Ceklek..


"Assalamu'alaikum.." ucap nya


Deg!


"Kemudian aku melihat siapa yang datang, dan ternyata..."


"Wa'alaikumussalam.." jawab ku dan mas Hasan barengan dengan raut muka Liza berubah sendu.


Ehemm.. siapa kiranya ya yang datang kok kayak kaget banget gitu..?


Ayo ada yang tau tidak nih readers??


Next bab ya readers...


Jangan lupa kasih Like, komen, vote, rating bintang 5 dan vaforit.


Terima kasih

__ADS_1


...🥰Happy Reading🥰...


__ADS_2