
Selamat Membaca😘😘
................
Sreekkk gapura itu tertutup dengan sendirinya .
Tata melongok tak percaya. Tata melihat kesana kesini mencari jalan keluarnya tapi tidak bertemu.
Semua area kolam renang ini di kelilingi tanaman palem yang menjulang tinggi dan beberapa tanaman seperti daun pisang .
"Ma?" panggil Niel yang memeluk Tata .
"Jangan takut ada mama" Tata mengeratkan pelukannya mengelus pelan lengan Niel.
Sreekkk pintu gapura itu terbuka.
"Daddy?" lirih Niel melihat kedatangan daddynya dengan gagahnya melangkah kearahnya.
Tata melihat Zayn berjalan kearahnya hanya biasa saja. Dan melengos kearah yang lainnya.
"Kenapa daddy disini?" selidik Niel. Tanpa mengucapkan salam dan mencium punggung tangan daddynya .
Zayn tersenyum.
"Hai nak apa kabar?" ucap Zayn sambil mengelus puncak kepala Niel dengan sayang.
"Baik dad" jawab Niel seperlunya .
Niel sangat merindukan daddynya ini. Bohong jika tidak. Niel merasa ada suatu yang menganjal dihatinya, entah itu apa?.
Niel juga bahagia bisa mengenal papanya ,meski bukan ayah kandung tapi Niel merasa bahagia bisa memiliki papa seperti Irwan.
Zayn menelisik tubuh Tata dari tadi. Baju yang basah masih menempel sempurna ditubuh Tata.
Tiba tiba.
"Apa aku terlambat?" tanya Irwan dari depan gapura namun suaranya terdengar sampai mereka disana menoleh kesumber suara .
Irwan nampak gagah yang sedang mengendong anak perempuannya yang masih bayi.
Irwan berjalan melewati kolam renang dan sampai ketempat Zayn berada.
Tata langsung berjalan kearah Irwan dan mengambil bayinya dari tangan Irwan. Irwan langsung melepaskan jubah mandinya dan menutupi tubuh Tata yang sexy .
"Niel .. Ayo" ajak Irwan.
__ADS_1
Niel langsung pergi bersama Tata kearah tempat tadi seketika sampai di pantai.
Irwan menyuruh Tata untuk duluan berjalan.
Irwan menuju Zayn.
"Bernyali juga anda" sindir Irwan.
Zayn tersenyum tipis .
"Mengapa? takut" .
"Maaf tuan yang yang terhormat. Sampai saat ini saya tidak pernah takut dengan siapa pun. Termasuk anda " ucap Irwan tegas .
Saat akan berbalik keluar tubuh Irwan ditahan oleh anak buah Zayn.
"Jangan sentuh aku" Irwan mengibaskan tangannya saat akan disentuh oleh satu anak buah Zayn.
"Bernyali juga anda" Zayn tersenyum smirk.
Irwan berbalik kearah Zayn.
"Mau anda apa?" .
"Serahkan Tata kepadaku atau?" Perkataan Zayn terhenti.
"Jangan main main dengan ku tuan Zayn. Tata adalah istriku . Dia telah anda buang dan saya yang memungutnya dengan susah payah" Irwan melepaskan cengkramannya.
Dan berlalu pergi dari tempat itu.
Tata dan juga Niel sudah sampai ditempat mereka tadi . Tak lama Irwan pun sampai ditempat itu juga .
Tata melihat Irwan berjalan mendekatinya.
Irwan langsung memeluk Tata posesif.
"Aku mencintaimu . Takkan ku biarkan si brengsek itu mengambil mu dari pelukanku. Meski nyawa taruhannya" lirih Irwan di telingga Tata menciuminya bertubi tubi.
"Mas?" Tata melihat kemarahan yang membara dimata Irwan.
"Aku tidak suka jika ada yang melihatmu dan menyentuhmu" ucap Irwan lagi.
Tata semakin mengeratkan pelukannya lagi.
"Sudah .. Sudah.. Hari udah mau magrib ayo cepat pulang" Bu Lili mencairkan keadaan dingin yang terjadi barusan.
__ADS_1
Niel bercerita pada Bu Lili tentang kedatangan Daddynya yang tiba tiba . Bu Lili tak suka jika Zayn masih memperlakukan Tata seperti dulu.
Tata sudah cukup menderita dengan ulah Zayn beberapa tahun yang lalu. Bu Lili tak ingin itu terjadi lagi.
Zayn masih berada disana menenangkan dirinya.
Zayn menghirup udara sore itu sebanyak banyaknya. Dadanya terasa sakit. Setetes air mata lolos jatuh sedetik melewati rahang tegasnya nan kokoh.
Laki laki blasteran Jerman itu hanya bisa tertawa sumbang dan menyugar rambutnya berkali kali.
Zayn ingin memiliki Tata lagi. Tapi dengan cara apa? Zayn tak mau dipenjara lagi. Zayn ingin Irwan menyerahkan Tata dengan tangannya sendiri.
Tapi Zayn rasa itu tak mungkin karena melihat raut wajah Tata menyiratkan bahwa kedua insan itu sudah sama sama saling cinta dan memiliki. Apa lagi Zayn tadi melirik sekilas bayi cantik dan montok yang sedang digendong oleh Irwan .
Bisa dipastikan itu buah cinta Irwan dan Tata.
Zayn tersenyum tipis.
"Masih adakah cinta untukku" bathin Zayn
.
.
ig otor zafa_milea
.
.
mampir yuk dikarya temanku.
blurb.
Rayana Hasianna, tidak pernah menyangka rumah tangga yang sudah dibina selama 2 dua tahun, harus kandas di tangan pelakor yang tidak lain adalah sahabatnya sendiri.
Rayana tidak pernah menyangka kalau sore itu dia akan melihat ranjang yang selama ini menjadi milik pribadinya bersama suami, harus digantikan oleh, Lani, sahabatnya sendiri.
Bertekad ingin membalas dendam atau menyelamatkan rumah tangganya, Ray memilih pura-pura tidak mengetahui perbuatan mesum kedua orang yang sangat dia sayangi itu.
Bagaimana kisah Ray? akankah hati yang sudah hancur berkeping-keping bisa ditata kembali?
Akankah Ray berhasil mendapatkan cinta suaminya lagi, atau memang takdir berkata lain?
__ADS_1
"Aku mungkin bisa memaafkanmu, tapi tidak untuk melupakan, rasa sakit ini." - Rayana Hasianna.