
Selesai penyatuan yang dilakukan Zayn barusan menurut Tata hal yang sama saja kasar sama seperti dulu tak pernah berubah.
Melampiaskan hasrat yang mengebu gebu tapi salah akan penyalurannya.
Zayn melakukan dengan kasar dan berulang ulang sehingga membuat Tata tak sadarkan diri.
Zayn lagi lagi tak memakai pengaman saat bercinta dengan mantan istrinya ini. Tapi jika Zayn bersama istrinya tentu saja Zayn selalu memakai pengaman entah apa yang difikirkan Zayn.
Perempuan yang sekarang ini adalah istri sahnya. Terus merengek meminta anak dari keturunan Zayn. Tapi Zayn selalu menolaknya.
"Kamu masih sama seperti yang dulu. Masih mengigit" bisik Zayn ditelinga Tata. Tata masih setia dengan tidurnya.
Dengan langkah tergesa dan sambil memakai pakaiannya yang berserakan dilantai marmer itu.
"Kunci kamar ini jangan ada satu pun yang masuk kecuali aku" perintah Zayn.
Setelah lama tertidur Tata mulai mengerjapkan matanya dengan perlahan.
"Sakit" lirih Tata yang hendak bangun dan bangkit dari pembaringannya.
Dengan langkah tertatih Tata berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Tapi dikamar mandi Tata menangis tertahan dan memukul dadanya perlahan. Dia merasa tubuhnya sudah kotor. dan perkataan Zayn masih tergiang ngiang di otaknya.
__ADS_1
Sesudah membersihkan tubuhnya Tata hendak keluar kamar tapi pintu terkunci dari dalam.
"Tolong.. Buka pintunya aku mohon" teriak Tata sambil menarik handle pintu dengan kuat agar pintu bisa terbuka. Tapi sayang penjaga itu tak mau membukanya.
Ditempat lain.
"Wan cepetan ntar orangnya nunggu. Hilang ni job besar kita" titah bang adi . Bos irwan.
"Sabar bang.. Klo rejeki gak kemana" jawab Irwan.
Irwan dan bang Adi kini berada dijakarta untuk membuat pagar besi untuk pembatas rumah utama dan taman bunga.
Ternyata tanpa disangka Irwan bekerja disalah satu resort kepunyaan Zayn.
Hari pertama kerja.
"Wuih bagus banget ni pemandangan. Pantaii cuy..pantaii..." canda Irwan melihat pemandangan pagi yang hawa udaranya masih terasa dingin.
"Ayo mulai kerja" tegur bang Adi melihat bawahannya masih bercanda ria sambil memandang kagum kearah resort yang menghadap ke pantai.
Irwan Tak sadar jika salah satu resort itu ada seseorang perempuan yang berharap ada seseorang yang akan membantunya keluar dari tempat neraka ini.
__ADS_1
Tata terpisah dari anaknya. Entah kemana anak itu fikir Tata. karena semenjak itu tak mendengar lagi suara tangisannya.
Tata sadar bahwa Tata tak melihat tasnya . Tata terus keliling kamar itu mencari sesuatu yang bisa menyelamatkan dirinya. dan juga putranya.
Sebenarnya keadaan putranya sangatlah aman karena Zayn menyuruh beberapa pengasuh untuk menjaga anaknya. Zayn tak perduli dengan keadaan Tata dia hanya berharap bisa menikmati tubuh Tata setiap hari dan tanpa pengaman yang menyesakkan dibawa sana.
.
.
mampir yuk dikarya temanku
blurb.
“I Love You Alexander!” teriak Hanum pada pria tampan yang sedang menggiring bola basket saat pertandingan persahabatan di sekolahnya. Kejadian itu membuatnya jadi bahan tertawaan semua siswa di sekolah, karena ia yang kuno dan berpenampilan norak serta tidak menarik, berani menyatakan cinta pada Alexander, seorang pria tampan pewaris perusahaan property terbesar di daerahnya.
“Apa kelebihanmu selain produksi minyak di wajahmu dan tumpukan lemak yang berlebihan?”
“Alexander, aku pastikan semua bayi yang aku lahirkan nanti akan memanggilmu Papa,” tekad Hanum.
__ADS_1
Bukan Hanum namanya, jika tidak bisa membuat Alexander Putra, CEO yang dingin bertekuk lutut di hadapannya.