
"mom...apa aku boleh menghubungi ibu kos ku. karna sudah hampir dua minggu aku disini. Aku hanya mengabarkan bahwa aku sudah melahirkan".tanya tata pelan dan melihat mertuanya sedang menulis sesuatu di meja makan mereka.
"boleh saja silahkan".mertuanya hanya tersenyum melihat tata merasa ketakutan dan takut tata melakukan kesalahan.
"jangan sungkan sungkan".ucap mommy zayn
dan langsung wajah tata terpancar raut kebahagian. ia pun langsung menelfon ibu kosnya
tut...tutt
"Assalamualaikum. mau bicara dengan siapa". tanya dari seberang telepon
"Walaikumsalam bu..ini tata".jawab tata
"Ya ampun kemana aja..kok gak hubungi ibu kamu kemana?". rentetan pertanyaan yang di ajukan sang ibu kos membuat tata terdiam. dan mengulas senyumnya.
tata tak pernah menyangka bisa mendapatkan ibu kos sebaik ibu lili. yang sekarang ini di anggap tata seperti ibunya sendiri.
tata menghela nafas
"bu...tata udah melahirkan".ucap tata sendu
"Apa sudah melahirkan.lho kapan ta. kok ibu gak di kasih tau".cecar bu lili
"Maaf bu. tata terjatuh".bohong tata
"Jadi harus cepat di lahirkan kasian bayinya".bohong tata lagi
"kamu dimana sekarang ibu boleh lihat bayi nya".tanya bu lili sekali lagi
"bu anak tata masih dirumah sakit. karna prematur dan berat badannya kurang dari normal jadi harus di rawat."jawab tata sendu
__ADS_1
"Dirumah sakit mana.. ibu sama ayah mau jenguk" . kata bu lili
"Rumah sakit bersalin bu".jawab tata
"Ya udah kapan kamu mau jenguk anak mu..telepon ibu ya..kita sama sama kesana. oke tata."bu lili
"Ya bu..nanti tata telepon ibu...bu sudah dulu ya.. tata harus menyiapkan asi dulu. soalnya mau di antar. Assalamualaikum bu?".ucap santun tata
"Walaikumsalam".dari seberang telepon dan
tuttt..utut
"maafin mommy ya.. Belum bisa jadi mertua dan oma yang baik buat kalian. mommy terlalu cuek sehingga zayn jadi seperti itu". lirih mommy zayn yang terlihat sedih melihat cucu pertamanya belum bisa keluar dari rumah sakit .
"udah la mom.. jangan sedih ya. kan sebentar lagi dede bayinya pulang dan kumpul bersama kita".ucap lembut tata sambil menenangkan mertuanya.
mertuanya hanya memberikan senyum tipis. dia merasa jauh lebih baik dari pada itu.
"""""""""""
"bagaimana kondisinya"? tanya zayn pada dokter yang menangani bayi tata
"kondisinya sudah lebih membaik tuan. tidak lama lagi bisa di bawa pulang".jawab takut sang dokter.
"bagus".lalu zayn mematikan teleponnya sepihak.
"Sepertinya aku kan membuat rencana baru. ya sama seperti itu lah."gumam zayn pada dirinya sendiri.
hari berganti hari tepat lah hari ini dimana anaknya tata sudah diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.
karena melihat bayi sudah aktif bergerak dan menunjukkan angka normal. maka bayi itu di perbolehkan pulang .
__ADS_1
"Aduh...aduh cucu oma sini oma gendong sayang."tata mengulurkan bayi nya ke gendongan oma nya
lalu mereka berjalan mengelilingi taman di luar rumah
dan ketika tata naik ke kamar dan hendak menutup pintu kamar nya tiba tiba..
"Tunggu".ada suara dari luar pintu kamarnya dan saat tata membukanya.
"Astaga ..mas ...mau apa".tata langsung beringsut mundur dan pria dia adalah zayn ...lalu zayn menutup pintu itu dan menguncinya dari dalam.
"kamu mau apa mas. jangan macem macem dulu..aku belum 40 hari".tata diam mematung di tempat dan tiba tiba
zayn langsung memeluk tata dan mencium kasar bibirnya.
tanpa aba aba zayn langsung meremas bukit kembar tata dengan kuat dan mengisapnya. karna tata tak mengunakan penyangga lalu memudahkan zayn untuk.merematnya dengan leluasa
"Aku udah gak tahan ..aku mau sekarang".desah zayn yang tak tertahan
"tapi mas aku baru saja selesai nifas. bari kemarin keringnya".lirih tata menahan takut.
tanpa berfikir dua kali zayn langsung membuka penutup segitiga tata lalu membukanya perlahan.
zayn melihat sensitif tata seperti serigala yang kelaparan
tanpa pemanasan lebih dulu. tata didorong zayn ke atas kasur king size itu dan merebahkan tubuh tata
dan lalu memasukinya dengan kasar
"""""""""""
lanjut nanti
__ADS_1
ayo mampir ke karya temanku