
Sepasang suami istri masih bergelud diatas ranjang king size disalah satu kamar mewah dimension daddy Zayn.
"Sayyanggggg" Racau Zayn yang mengoyang goyang badannya dan menhentak hentakkan miliknya kedalam inti Tata dengan sangat dalam.
Semua rintihan nikmat menyelimuti keduanya. Tata merelakan jika hanya sebagai pemuas nafsu saja. Tak apa fikirnya.
Suara lucknut menhiasi seluruh ruangan. ******* demi ******* mengalun merdu serentak dengan pelepasan yang kian mendekat dan semakin tercekat.
"Sakkiitt mmasss" rintih Tata yang menahan sakit karena hentakan buas Zayn yang membabi buta sehingga mambuat Tata sesak dan merasa ngilu di ulu hati.
Belum sampai disini kebuasan singa yang kelaparan malah melahap lagi lagi dan lagi entah ini sudah yang keberapa kali.
Tata tak mengjitungnya dengan pasti dan teliti.
Saat usai pertempuran antara kedua insan yang memadu kasih tadi. Kini mereka sudah sampai pada tempatnya sehingga membuat Tata meringgis kesakitan di intinya yang perih terasa membengkak.
Tata tertatih tatih kekamar mandi yang ada diruangan itu.Dengan menahan sakit disekujur tubuhnya.
Sebelumnya.
"Mengapa mas kamu hanya menjadikan aku wanita pemuas saja. Apa salahku?" tanya Tata dengan raut muka menahan amarah setengah matinya ingin rasanya menghajar laki laki dihadapannya ini tapi membuat Tata tahu diri sekarang ini dirinya berada di negara orang lain boleh dibilang menumpang.
"hemmmm...bukankah nominal uang yang aku berikan cukup banyak dan tugasmu hanya memuaskan birahiku. Kamu untung ya aku juga untung dari pada aku jajan diluar. Lebih baik dengan istri sendiri" jawab Zayn dengan sekenanya saja atau boleh dibilang seenaknya saja.
__ADS_1
"Tapi mas" lirih Tata.
"Gak usah tapi tapi nanti malam aku tunggu ditempat biasa jangan terlambat. Cantik cantik lah. Puaskan aku malam ini" ucap Zayn yang mencium pipi Tata sekilas dan meninggalkan bekas disana seperti ciuman basah.
Tata hanya bisa pasrah tak mampu berbuat apa apa.
Disudut kota di indonesia.
"Wan masih lamakah jodohmu?" Tanya nenek nursima menatap cucu laki lakinya yang sedang membersihkan kangkung digubuk reot mereka.
"Kayaknya jodohku masih sama orang nek sabar ya Insya Allah aku pasti nikah " jawab pasrah cucu laki lakinya.
"Jodoh kok dipinjam kayak barang aja" celoteh nenek nursima.
"Tata?" panggil mommy Zayn yang melihat wajah pucat Tata tak seperti biasanya.
Yang ditegur pun hanya menundukkan kepalanya seperti rasa malu yang membuncah.
Mommy Zayn langsung mengikuti langkah Tata yang menuju kamarnya sendiri.
Tata sudah masuk kedalam kamar begitu pun mommy Zayn.
" Sayang ada apa ceritakan pada mommy?" tanya lembut mommy.
__ADS_1
"Mom maafkan aku" ucap Tata barusan namun setelah itu Tata memeluk erat tubuh mertuanya dengan menangis tersedu sedu.
Melihat gelagat aneh dari sikap Tata pasti ada yang disembunyikan dari dirinya itu sudah pasti tentang Zayn putranya.
"Sebenarnya ada apa ceritakan semuanya pada mommy jangan ada dusta diantara kita" tanya lembut mommy pada Tata yang masih setia menangis dipelukan mommy Zayn.
"Mom sebenarnya aku dan Zayn sudah sering tidur bersama dan" potong Tata yang sambil menangis tersedu sedu.
" Dan apa. Sayang kamu dan Zayn masih suami dan istri ya tentu saja seorang istri melayani suaminya. Tapi tunggu dulu apa dia menyakitimu" desak mommy Zayn dengan wajah setengah memerah karena marah ditahan.
"Mas Zayn tidak menyakitiku mom tapi aku takut dia mencari perempuan lain untuk menghangatkan ranjangnya saja" jawab Tata penuh air mata menumpuk dipelupuk matanya.
"Kalau kamu takut kehilangannya buat lah dia merasa nyaman didekatmu tapi bila kenyataannya Zayn masih menyakitimu bisa aku pastikan Zayn akan mommy keluarkan dari pewaris tunggal kekayaan kami" ucap mommy Zayn meyakinkan Tata akan hal itu.
"Hamil lah lagi berilah mommy cucu perempuan agar bisa mommy ajak keliling untuk shoping bersama" kata mommy Zayn
""""""
Nantilah masalh jamu...otor lupa naruh resepnya dimana..
mampir yuk dikarya teman otor
__ADS_1