Aku Dan Masa Lalu

Aku Dan Masa Lalu
pulang kerumah


__ADS_3

Setelah menuntas hajat birahinya lalu Zayn mengajak Tata untuk pulang kerumah.


Saat masih didepan rumah. Zayn tidak turut masuk kedalam mensionnya karena ada meeting dengan kolega dari Amerika.


"Ingat kataku jangan sampai hamil lagi" bisik Zayn.


Tata hanya tersenyum tipis mendengar bisika tadi.


Hancur sekali hatinya berkeping keping entah terbuat dari apa laki laki yang ada dihadapannya ini.


Batukah?


Tata hanya bisa mengelus dadanya yang terasa sakit.


"Bersabarlah siapa tahu hari esok lebih baik"


Hanya kata kata itu jadi tumpuannya bersandar. Mengadu ke siapa lagi? pikir tata.


Setelah melihat mobil Zayn menjauh dari mension baru lah Tata masuk kedalam rumah.


"Bik ina" panggil Tata dari ruang tengah yang baru saja mendaratkan pantatnya di sofa.


"Iya nya" jawab bik Ina yang baru berjalan kearah Tata.


"Bik mana anakku" tanya tata ,sedari tadi mengedarkan pandangannya tapi Tata tak melihat putra kesayangannya .

__ADS_1


"Tuan muda tidur nyonya" jawab bik ina patuh.


Lalu Tata bangkit dari tempat duduknya lalu menaiki anak tangga satu persatu hingga sampai lah ke kamar sang anak.


Ceklekk


Tata melihat pemandangan dan mengulas senyum. Lagi lagi sakit hatinya terobati karena melihat putranya yang sehat tanpa kekurangan apa pun. tata tak membangunkan anaknya hanya melihatnya saja. lalu Tata keluar kamar anaknya dan menuju kamar pribadinya dan juga Zayn.


Tata langsung masuk kedalam kamar mandinya menghidupkan kran air yang tersabung ke shower dibawah guyuran air Tata melepas baju yang melekat pada tubuhnya.


Banyak sekali bercak bercak merah yang mulai menghitam. masih dengan tersenyum tipis saat Tata melihat cairan hangat keluar dari intinya.


"Semoga apa yang aku takutkan tidak terjadi" lirih Tata dengan wajah sendu.


Zayn kembali tak menginginkan kehamilan Tata seperti dia mengandung anak pertamanya.


Sudah dipastikan ini adalah kehamilan kedua Tata. tapi belum bisa dipastikan karna tata belum memeriksakannya.


*******


Ditempat lain.


"Wan . Cepatlah menikah nenek sudah tua mungkin sebentar lagi akan mati" kata serius nenek tua itu.


Iya . Dia adalah seorang nenek dari cucu sang pemuda yang bernama irwan yang bekerja memasang iklan beberapa hari yang lalu tak jauh dari kediaman Zayn dan Tata.

__ADS_1


"Husss...Nenek ini ngomong apa?bicaranya mati terus. Mati juga enggak" jawab bercanda irwan.


Pletakkkk


Nenek menyentil keras kening kepala irwan.


"Aduh sakit nek" keluh irwan yang sambil mengelus keningnya.


"Ngomong kok ngawur mulu. Kalo nenek udah gak ada baru tahu kamu" kata tegas nenek


Nenek irwan ini termasuk nenek yang kece , Diumurnya yang sudah 90 tahun nenek yang bernama lengkap Nursima ini masih terlihat gagah dan tenagaanya masih sangat kuat.


Kakinya masih lincah untuk berjalan kesana dan kesini. Irwan tinggal berdua dengan nenek rentanya.


Mereka tinggal disebuah gubuk yang sederhana yang tak jauh dari tempat irwan bekerja. Keseharian nenek ini hanya menanam kangkung , memetiknya dan memilahnya sendiri.


Sedangkan untuk berjualan nenek irwan ini mengantarkan pengepul sayur kangkung yang tak jauh dari gubuknya.


Nenek irwan ini tidak sebatang kara. Mempunyai anak 4 termasuk bapak dari si irwan ini. bapak irwan sudah wafat 6 tahun yang lalu karena sakit infeksi dikaki sebelah kanannya.


"""""


Nanti lanjut lgi😉😉


ayo mampir dikarya temanku.

__ADS_1



__ADS_2