
Setelah sampai di ibu kota tata langsung kembali kerumah kontrakkan "bang choky" bu lili dan mereka menyambut tata dengan bahagia karena bu lili sangat ingin bertemu dengan anaknya tata.
"Aduh sini cucu enin.. Gemesnya" bu lili mengendong putra tata dengan sigap kedalam pelukannya dan bayi laki laki itu tersenyum seakan mengerti apa yang diucapkan eninnya.
setelah melewati serangkaian cerita dan berita akhirnya tata meminta bantuan bu lili bagaimana selanjutnya
"apa yang harus dilakukannya"
Setelah menimbang nimbang saran dari bu lili dan juga ayah edi akhirnya tata bersiap diri untuk menemui ayah bayi laki lakinya.
mau tak mau tata harus berbesar hati karena nanti ada suatu penolakan dari sang suami
Akhirnya tata kembali kerumah mewah zayn dengan rasa takut akan tetapi keberaniannya menghapuskan rasa takutnya
ting
"maaf pak saya" suara tata terbata bata
"aduh nyonya ayo masuk... saya bukain pintu. nyonyankemana aja.di cariin tuan" kata pak satpam yang setia menjaga rumah mewah zayn.
deg
"mencari"
"Mana mungkin" itu lah kata hati tata
sebenarnya zayn adalah laki laki yang baik karena masa lalunya di tinggalkan mendiang istri membuatnya semakin kecewa karena sang istri berjanji tak kan pernah pergi meninggalkannya akan tetapi takdir merubah segalanya . bermain wanita dan minuman itu lah yang dilakukannya ketika penat itu datang menghampirinya.
__ADS_1
dan tiba lah tata didepan pintu utama rumah zayn
tok tokk
"ceklekk"
"nyonya" teriak bi ina dari dalam rumah dan langsung memeluk tata dengan rasa rindunya.
"nyonya kemana aja. Maaf . saya gak jaga sikap" kata sopan bik ina
"udah bi gak apa apa. bi apa mas zayn ada dirumah" tanya buru buru tata
"Tuan ada diruang kerjanya. Tuan sering mabok . Kasian nya" ucap bik ina sambil menyuruh tata untuk duduk dan bik ina membuatkan minuman untuk tata.
tapi tata mencegahnya.
"bik .tolong jagain anak aku dulu ya . aku mau nemuin mas zayn ada yang aku omongin sama dia.. itu penting bik" kata tata
uppzzz . lalu bik menutup mulutnya
"gak apa apa bik. itu memang anaknya. Aku ke atas dulu ya bik. semua perlengkapannya ada di tas itu ya bi" tunjuk tatasebuah tas perlengkapan bayi
lalu tata dengan rasa tak takutnya langsung naik kelantai dua dimana ruang kerja zayn berada.
tok tok
"Masuk" suara dari dalam
__ADS_1
ceklekk
"Tata" wajah terkejut zayn akan tetapi dia senormal mungkin agar tak ketahuan tata
Langsung masuk dan duduk dihadapan zayn
"Mas. anak kita sakit " dan tata menceritakannya dari awal dan akhir
dan terbitlah senyum licik zayn
" Ada syaratnya" ucap angkuh zayn
"Apapun mas..apapun itu akan aku lakukan demi anak kita. aku mohon mas" wajah memelas tata
"Kau serius" tatapan zayn menusuk hati tata dan terpaksa tata mengiyakan syarat dari zaun
Setelah mendengar dengan teliti dan seksama tata hanya bisa meneteskan air matanya
"Tega kamu mas"
"Kalo aku gak gitu mana mau kamu. Iya kan?" masih dengan wajah angkuhnya lalu mendekati tata dan membisikkan sesuatu dna membuat tata merinding
"Siapkan dirimu malam ini"
Dan tata langsung keluar tanpa menjawabnya. tata menangis tersedu sedu di pelukan bik ina
"Sabar nya. jangan selalu menangis kasian anak ini" mengelus lembut bahu tata yang tergoncang karena menangis.
__ADS_1
"Aku Bukan Istri , tapi hanya Pemuas Nasfu mu"
""""""""""""""""