Aku Dan Masa Lalu

Aku Dan Masa Lalu
Ingin melangkah pergi(Revisi)


__ADS_3

Di kediaman Zayn


Seorang perempuan tengah menatap lurus kedepan tangannya memegang benda kecil seperti alat test.


Beberapa jam yang lalu Tata mengecek sendiri alat test kehamilan yang dibelinya melalui Bik ina.


Test kehamilan pun terjatuh.


"Ya ampun nya hamil lagi ya" tanya bik ina serius.


Tata hanya mampu tersenyum tipis .Sakit sekali hati ini sungguh sangat sakit.


"Pergi sulit bertahan sakit"


Sunggu luar biasa sekali perasaannya saat ini. Zayn sang suami tak menginginkan kehamilan yang kali kedua ini sama halnya dengan kehamilan pertama.


Sampai sampai dirinya harus menahan sakit karena melahirkan terpaksa.


"Kejam sekali laki laki itu"


Namun lagi lagi lamunan itu berhenti.


"Nyonya kenapa melamun lagi" tegur bik ina yang mengelus pundak Tata.


"Aku gak apa apa bik. Bibik tenang aja. Gak bakalan terjadi apa apa" kata serius Tata memberikan keyakinan bahwa tidakkan terjadi apa apa setelah ini.


Tapi itu hanya khayalan Tata semata karena laki laki yang berstatus sebagai suami kini terlanjur mendengar semua apa saja yang mereka katakan tadi.


"Hem"


"Oh ini" mengambil dari tangan bik ina. Bik ina meninggalkan suami istri itu di kamar mewah majikannya.


"Saya permisi tuan" ucap bik ina yang langsung berlalu dari hadapan majikannya ini.

__ADS_1


brakkk


Zayn menutup pintu kamar dengan kuat sehingga seluruh penghuni rumah mewahnya ini terdengar sampai lantai dasar.


Lalu dengan kasar tangan zayn mencengkram rahang Tata.


"Aku kan sudah bilang JANGAN HAMIL. Masa sih kamu gak bisa ngaturnya" nada suara keras Zayn.


Dan semakin membuat Tata ketakutan.


"Maaf...mas aku gak bisa"suara tangis isak pilu Tata menatap mata suaminya yang sedang dalam keadaan marah dan tak bisa mengontrol diri.


Zayn melepaskan cengkraman kasarnya.


"Gugurkan"


Tata menggelengkan kepalanya bahwa Tata tak menyetujui saran laki laki yang dihadapan dia ini.


Setelah dinyatakan hamil kembali laki laki ini malah tak menerimanya.


"Kenapa kau tidak mau" cerca Zayn


"Maaf mas aku tidak bisa" ucap tertunduk Tata


Yang merasa tak bisa membebaskan diri dari makhluk menyeramkan dihadapannya.


Dengan bersimpuh di kaki Zayn Tata terus memohon agar sang suami tak menyuruh Tata untuk aborsi.


"Akan aku fikirkan" Lalu Zayn keluar kamar dan menuju ruang kerjanya.


Tak lama Zayn berada didalam ruangannya lalu Zayn keluar lagi dan masuk kedalam kamar Tata.


Tak ada rasa iba dengan istri sendiri, Malah semakin melukainya.

__ADS_1


"Aku akan menceraikanmu" ucap tegas Zayn


Membuat Tata terkejut dengan jantung berdesir hebat. Mudah sekali pikir tata laki laki ini mengugatnya bercerai.


"Tapi mas anak anakmu" lirih tata yang sudah dari tadi meneteskan air mata kesedihannya.


"Mereka bukan anak anakku" Ucap sombong Zayn yang sambil berdiri menghadap kaca yang langsung disuguhkan suasana ibu kota yang indah dimalam hari.


Tata bangkit lalu .


"Apa mas kau bilang apa.. Anak anak ku bukan anakmu" pekik Tata yang meluapkan amarahnya yang terpendam.


Zayn tersenyum seperti mengejek dengan langkah tanpa melihat kesedihan wanita tang telah memberikannya keturunan.


"Tinggalkan segera rumahku. Bawalah anakmu" ucap Zayn sombong.


"Dan ini cek. Kau menginginkannya kan pasti ini yang kau cari " Ucap zayn yang sambil melemparkan kertas cek senilai 1 Milyar kewajah Tata.


Lalu Tata mengambil cek itu.


Srekk...srekk...srekkk...


Tata merobek kasar kertas cek senilai 1 milyar


""""


Nanti sambung lgi


Maaf gak bs up rutin anakku sakit...sma sekali gak pegang hape..maaf ya maaf...😊😊😊


ayo mampir dikarya temankuπŸ˜‰πŸ˜‰


__ADS_1


__ADS_2