Aku Dan Masa Lalu

Aku Dan Masa Lalu
Zayn Demam


__ADS_3

Selamat membaca😍


....................


Ica masih tertidur pulas karena merasa sangat lelah karena perjalanan jauhnya. Jangan ditanya lagi Zayn tidur dimana. Sudah pasti tidur di sofa kamarnya. Karena waktu sudah sore Ica terbangun dari tidurnya. Hanya satu jam Ica tidur. saat terbangun Ica melihat suaminya masih tertidur.


Ica beranjak dari pembaringan menuju kamar mandi membersihkan diri . Adzan magrib telah berkumandang Zayn sudah siap siap untuk sholat berjamaah bersama yang lainnya.


Setelah sholat magrib bersama diteruskan makan malam ,tak banyak pembicaraan yang dibahas malam itu hanya tentang pekerjaan saja.


Karena bosan Zayn masuk keruang kerjanya dan menguncinya dari dalam.


"Huuuu" Zayn menghela nafasnya.


Zayn membuka laci meja kerjanya dibukanya satu persatu foto Tata berserta anak anaknya. Zayn selama ini menyuruh orang membuntuti Tata dan anak anaknya demi semata mata keselamatan mereka.


Zayn tersenyum melihat foto foto itu . Mengelusnya dan menciumnya.


"Kenapa aku bisa tergila gila padamu padahal banyak sekali perempuan yang kecantikannya lebih darimu. Tapi mengapa hati ini tak sanggup mengantinya" bathin Zayn meratap.


"Akan usahakan melupakanmu. Percaya lah. Demi kebahagianmu aku rela" lirih Zayn lagi.


Puas melihat lihat foto foto itu Zayn langsung mengunci rapat laci itu agar siapa pun tak berani membukanya.


Hari sudah sangat larut. Ica sudah tidur dari tadi. Puas menunggu suaminya yang tak kunjung datang kekamar.


Malam berganti pagi. Zayn sudah bersiap siap pergi kekantor. Tanpa sarapan Zayn langsung pergi dengan disupiri asistennya.


Karena ada meeting pagi ini Zayn melupakan sarapannya.


Disisi lain.


Tata hari ini berkunjung kemension Zayn sudah pastinya mengantongi izin dari Irwan. Tata tak berani jika tak ada izin dari suaminya.


Jam sepuluh pagi Tata sudah sampai di mension Zayn dan sambut oleh mommy dan daddy Zayn dan tentu saja istri baru Zayn.

__ADS_1


Tata dan Ica saling menyapa. Ica merasa cemburu sekali melihat kedatangan Tata . Padahal Tata tak berencana untuk menginap karena desakan daddy Zayn akhirnya Tata mengalah.


Meeting pagi tadi menguras seluruh tenaga dan fikiran Zayn . Keringat membasahi dahi Zayn tak henti pula Zayn mengelapnya dengan tissu yang sudah dipersiapkan diatas meja.


Zayn binggung sedari dari keringat itu tak henti keluar. Sesekali menetes dan membasahi wajah tampannya dan beberapa kali Zayn menyekanya.


Asisten pribadinya melihat Zayn seperti itu langsung membawakan teh manis yang masih hangat agar Zayn merasa lebih baik.


Setelah minum bukan lebih baik malah. Zayn semakin merasa tidak enak badan. Zayn langsung merebahkan tubuh tegapnya disofa ruangan kerjanya sambil memijit pelan pelipisnya.


"kok bisa pusing ya" lirih Zayn .


Tata izin dengan mommy akan kekantor Zayn siang ini. Sambil membawa Niel kepadanya. Tata tak ada maksud lain ingin bertemu Zayn melainkan desakan Niel yang ingin menemui Zayn secepatnya.


Saat dikantor . Tata bertemu dengan asisten Zayn yang akan makan siang.


"Nyonya?" tegur asisten Zayn.


"Oh. Maaf. Anda bisa bantu saya untuk bertemu mas Zayn ini Niel mau bertemu" kata Tata.


"Maaf. saya tunggu disini saja biar Niel yang keatas menemui daddynya" ucap Tata lagi.


"Begini nyonya. Tuan Zayn sedang sakit. Sebaiknya anda ikut saya saja" .


"Sakit?".


Tata merasa tak percaya Zayn sakit karena selama dengannya Zayn tak pernah sakit sedikit pun. Sekarang bisa sakit. Tata sangat penasaran Akhirnya Tata mengikuti asisten itu untuk menemui Zayn bersama putranya .


Saat tiba didepan ruangannya. Niel menyuruh Tata untuk masuk terdahulu baru setelahnya Niel. Asisten membukakan pintu untuk Tata. Dan tanpa rasa takut Tata langsung masuk sendirian keruangan Zayn.


Tata menutup pintu pelan pelan. Tata bisa melihat dari jarak jauh, Zayn yang berbaring sambil memijat pelan dahinya.


"Mas!" suara Tata.


Zayn menghentikan pergerakannya membuka matanya perlahan dan menoleh kearah sumber suara.

__ADS_1


Zayn tersenyum. Tata mendekat tanpa bersuara.


"Kamu tau Ta aku ini sudah gila" kata Zayn menggelengkan kepalanya.


Tata masih belum bicara. Masih melihat Zayn.


"Apa karena aku terlalu merindukanmu lalu aku terbayang bayang. Pasti aku sudah gila" Zayn menepuk kepalanya.


Saat akan menepuk kepalanya lagi Tata cepat cepat menghentikannya.


Tangan Tata menahan tangan Zayn.


"Aku sudah gila karenamu" .


Tata tersenyum.


"Jangan gila mas, kasihan sama istri barumu. Dia masih gadis" ucap Tata langsung duduk disebelah Zayn tapi agak terlalu jauh.


"kamu?" Zayn menunjuk kearah Tata.


"Iya mas aku disini. Niel mau bertemu denganmu dan" ucapan Tata terhenti.


Zayn lalu berdiri dan berlari kearah Tata dan memeluknya.


"Aku bisa gila tanpamu".


.


.


follow ig otor zafa_milea


.


.

__ADS_1


__ADS_2