
Selamat Membaca
.................
Tata bercermin didepan kaca melihat tubuh polosnya terdapat banyak hasil jerih payah Zayn malam tadi dan terdapat luka cambuk yang masih memerah.
"Awww"
Tata meneteskan air matanya . Sakit sekali luka ini. Tanpa membersihkan wajahnya yang terlihat lelah. Tata langsung naik keatas ranjang menarik pelan selimut tebal itu menyelimuti dirinya sendiri.
Air mata yang tak berhenti menetes dan sesekali sesegukkan tapi arah matanya entah melihat kearah mana sambil mengigit ujung kuku tangan dan mengapit kedua lututnya ,jari jempol yang bergerak seiring detik waktu yang berjalan.
Tata belum mengunakan pakaiannya sehelai benang pun. masih menyelimuti tubuhnya dengan selimut tebal.
Diruangan lain dirumah Zayn
"Apa tujuanmu datang kesini?" tanya Zayn.
"Lepaskan Tata" .
Zayn tersenyum mengejek kearah Irwan.
"Tak semudah itu" ucap Zayn.
"Lalu".
"Tata akan aku jadikan budak nafsuku sampai dia melahirkan anak untukku. Lalu" ucapannya Zayn terpotong dan sekali menarik nafas.
"Akan ku buang dijalanan karena berani melawanku" lanjut Zayn.
"Alasan anda tidak masuk akal tuan" kata Irwan.
"Kenapa?" tanya Zayn penasaran.
"Karena aku mencintainya" .
"Asal kau tahu . Semalam tubuhnya sudah aku nikmati dan rasanya sangat manis" Zayn mengingat sesi percintaannya.
Irwan langsung meninju rahang tegas Zayn.
__ADS_1
"Bukkk" pukulan Irwan lalu Zayn membalasnya tapi di tahan oleh Irwan.
"Bukkk" pukulan Zayn mengenai perut Irwan.
"Sialan" ucap Irwan.
Saat Zayn akan menembak Irwan dengan pistolnya Lalu.
"Hentikan" teriak mommy Zayn.
"Ada apa ini Zayn?" teriak mommynya.
"Nyonya anak anda telah mengurung seorang wanita dan memperkosanya" ucap Irwan yang hilang rasa takutnya.
"Siapa dia Zayn jelaskan" kata mommy.
"Dia mantan menantu anda" ucap tegas Irwan. Mommy Zayn menutup mulutnya dan tak percaya apa yang diucapkan orang asing didepannya ini.
"Tata" lirih mommy Zayn.
"Iya Nyonya. Entah dimana anak nyonya menyembunyikan Tata" ucap Irwan.
Lalu mommy Zayn memanggil bawahannya untuk mengeledah rumah Zayn mewah ini. tidak lama hanya membutuhkan waktu lima menit semua informasi telah sampai ke mommy zayn.
Zayn meraba pipi kirinya yang terasa pedas karena barusan mendapat tamparan dari ibunya.
"sakit kan" ejek ibunya. dengan langkah kesal dan amarah mommy Zayn langsung ke kamar tempat Zayn menyembunyikan Tata.
"Buka pintunya" lalu pintu dibuka oleh anak buah Zayn..
"Kreekkkk".
Mommy Zayn melihat Tata hanya mengunakan selimut saja. tubuh polosnya terlihat dari samping. tapi Tata terlihat diam dan tak merespon siapa yang datang kekemarnya.
"Tata" panggil mommy dan langsung memeluk Tata.
Karena terkejut ada suara seorang wanita.
Lalu mengumpulkan seluruh energinya Tata kembali dalam sadarnya. melihat wanita paru baya menangis memeluknya. Tata langsung mengerti itu adalah mantan mertuanya.
__ADS_1
"Mommy"
"Ini mommy nak kamu jangan takut ada mommy disini" kata mommy Zayn.
"Aduh" Tata meringgis kesakitan karena pelukan mantan mertuanya.
"Kenapa?"
lalu mommy melihat luka cambuk di antara bahu dan juga punggungnya .
"Ini pasti ulah Zayn"
Tata hanya tersenyum kecut.
"Sini. Pakailah pakaian ini" perintah mommy Zayn.
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya Tata selesai memakai pakaian yang diberikan mommy Zayn untuknya.
"Terima kasih mom" .
Beberapa menit kemudian Dokter datang untuk memeriksa keadaan Tata yang dinilai dokter karena kejadian ini membuat Tata menjadi trauma.
.
Segini dulu ya..๐๐nanti sambung lagi...
mampir juga ya dikarya teman otor..
blurb.
Kehamilan merupakan sebuah impian besar bagi semua wanita yang sudah berumah tangga.
Begitu pun dengan Arumi. Wanita cantik yang berprofesi sebagai dokter bedah di salah satu rumah sakit terkenal di Jakarta. Ia memiliki impian agar bisa hamil. Namun, apa daya selama 5 tahun pernikahan, Tuhan belum juga memberikan amanah padanya.
Hanya karena belum hamil, Mahesa dan kedua mertua Arumi mendukung sang anak untuk berselingkuh.
Di saat kisruh rumah tangga semakin memanas, Arumi harus menerima perlakuan kasar dari rekan sejawatnya, bernama Rayyan. Akibat sering bertemu, tumbuh cinta di antara mereka.
__ADS_1
Akankah Arumi mempertahankan rumah tangganya bersama Mahesa atau malah memilih Rayyan untuk dijadikan pelabuhan terakhir?
Kisah ini menguras emosi tetapi juga mengandung kebucinan yang hakiki. Ikuti terus kisahnya di dalam cerita ini!