
Setelah melakukan apa yang di inginkan suaminya dan juga dituruti segala kemauan suaminya lagi lagi Tata harus menelan rasa kecewa.
Laki laki ini bisa bisa menghamilinya lagi . Karna entah beberapa zayn melakukannya tanpa henti seakan stamina laki laki itu tak pernah habis.
Saat di kamar mandi resort tata terisak menangis pelan tanpa ada orang mendengarnya termasuk zayn. sedari laki laki sudah tertidur pulas di ranjang king sizenya yang masih berkeringat bercucuran.
Banyak sekali pikir tata. Tak habis habisnya laki laki itu yang disebutnya seorang suami.
"Bagaimana nanti aku takut" Masih terisak tangis ditempat itu sambil meraba sensitifnya yang masih mengeluarkan cairan hangat dan kental.
Tangis yang pilu sangat pilu sekali bila ada orang lain yang mendengarnya.
Setelah puas menangis Tata akhirnya menyudahi ritual mandinya yang terbilang cukup lama.
Tata mengedarkan pandangannya mencari sosok suaminya yang ternyata masih tertidur nyenyak di pembaringan.
Tata memaksakan senyuman meskipun tak terlihat oleh suaminya.
Ditempat lain di negara jerman.
"Bagaimana apa kalian sudah menyelidikinya" Tanya nyonya besar tak lain mommy Zayn
"Sudah nyonya sudah kami urus semua" jawab anak buah mommy zayn.
Lalu mommy zayn mengibaskan tangannya pertanda menyuruh bawahannya pergi dari hadapannya.
__ADS_1
"Ternyata kamu belum berubah Zayn. Akan aku pastikan kau pasti menyesal suatu saat nanti" gumam mommy zayn yang menatap luar kaca melihat hujan yang deras dari dalam rumah mewahnya.
"Apa yang kau lihat sayang" bisik daddy zayn yang memeluk istrinya dari belakang dan melingkarkan tangannya di perut sang iatri.
Karena jahilnya daddy zayn menciumi leher sang istri lalu membisikkan sesuatu.
"Aku menginginkanmu" bisik daddy zayn ditelinga istrinya.
Lalu mommy zayn berbalik menatap dan memeluk suaminya lalu berkata.
"Aku juga menginginkanmu suamiku" jawab mommy zayn
Lalu mereka melakukan perperangan dan mencurahkan isi hati mereka masing masing.
(Aku skip)
Tata mendengar suara deru ombak yang mengusik istirahatnya. Lalu Tata membuka pintu kaca yang menghubungkan kamarnya dan balkon kamar.
"Wah...Pantai" kagum Tata meskipun masih langit masih gelap namun tak dipungkiri hatinya sedikit terhibur melihat pemandangan pantai dimalam hari.
Setelah puas menyaksikan deru ombak yang menhempaskan dipantai ,lalu tata masuk kedalam kamar dan ingin istirahat.
Saat akan memejamkan mata suara berat suaminya membuka matanya.
"Ingat. Jangan sampai hamil lagi. Kau tau apa yang akan aku lakukan jika kau kembali mengandung" bisik Zayn ditelingga tata
__ADS_1
"Tapi aku" suara terputus Tata
"Aku mau lagi dan aku takkan pernah mau memakai pengaman atau sebagainya" kata zayn yang mencengkram rahang tata dengan kasar.
Tanpa adanya pemanasan Zayn melakukan penyatuan yang kasar bukan seperti yang tadi dengan kelembutan.
Entah apa yang dirasakan Tata saat ini , ada apa dengan semua sikap suaminya ini., kadang baik . Kadang terlihat buruk sekali.
Sekali lagi hati tata sangat hancur sekali. Hancur sekali.
Apa selama ini Tata hanya dijadikan pemuas nafsu suaminya jika memang benar sungguh sangat kejam sekali pria ini.
Mau enaknya saja setelah mendapatkan hasil malah seperti tak bertanggung jawab.
Zayn masih memompa Tata dengan gerakan kasarnya.
Tata mengerang sakit. Wanitanya sangat perih. setetes air mata jatuh dari sudut mata indahnya.
"Hentikan mas ini sakit sekali aku mohon" lirih Tata
Namun tak jua didengar oleh pria itu yang sudah berburu nafsu dan tak tertahan lagi seperti akan meledak.
"""""""
Aku kok merinding sndiri๐๐๐
__ADS_1
mampir ya dikarya temanku