Aku Dan Masa Lalu

Aku Dan Masa Lalu
Saling sapa


__ADS_3

Selamat membaca😍😍


...............


Ternyata malam ini Zayn dan mommynya sudah berada di restoran tersebut . Mereka berdua langsung menuju private room yang telah dipesan tadi.


"Kamu kalo ketemu Tata jangan kaku biasa aja. Ngerti kan?" nasihat mommy. Zayn hanya memberikan senyuman bahwa dia mengerti yang barusan saja dikatakan ibunya.


Tak mau lagi berbuntut panjang Zayn hanya melempar senyum saja. Mommy tak mengetahui bagaimana suasana hati Zayn saat ini.


Gelisah dan sedikit menahan rasa tak suka karena khayalan Zayn tadi berfikir tentang Irwan.


Tak lama kemudian rombongan telah datang .


Sepasang anak kecil perawakan bule menuju ruangan Zayn.


Lalu dari jauh Zayn melihat Tata.


Degggg..


"Cantik" hanya kata itu yang terucap dari bibir Zayn.


"Oma" teriak Niel dan juga Lala lalu abang dan adik itu memeluk oma nya.


"Gantian dong aku kan mau peluk oma juga" gerutu Niel.


"Semuanya cucu oma . Ayo duduk sini kita pesan makanannya nanti keburu malam" titah mommy Zayn.


Irwan menyalami mommy Zayn dan begitu pula Tata mencium pipi kanan kiri mantan mertuanya ini terkecuali Zayn. Tata hanya mengatupkan kedua telapak tangannya .


"Maaf". cicit Tata melewati Zayn tanpa melihatnya


"Its Ok".


Bagaimana perasaan Zayn sungguh sangat luar biasa. memandangi anak anak itu satu persatu.


"Mereka mirip sekali denganku" bathin Zayn.

__ADS_1


Sesekali Zayn menatap Tata dan tak lepas dari pandangan Irwan.


"Brengsek" bathin Irwan.


Irwan merasa cemburu karena tak sengaja menangkap basah si Zayn mencuri pandang kearah istrinya.


"Hemmm" mommy memecahkan keheningan.


"Ayo cucu oma kenalkan ini anak oma yang dijakarta" mommy memperkenalkan Zayn.


Dan kakak beradik itu hanya memandangi Zayn. Tak terbit senyum dari keduanya. Entahlah.


"Ma. Jangan lama lama. Bentar lagi kita pulang. Aku gak suka disini" bisik Niel ditelingga Tata.


Entah apa yang dirasakan bocah SD itu sedari tadi memandangi wajah Zayn tak henti henti. Merasa tak ada kenyamanan disana. Merasa was was. yang akan menimpa ibunya.


"Ini namanya " suara mommy.


"Sayang anak mama ini kenalkan anak oma namanya uncle daddy. kalian panggilnya daddy ya" ucap Tata.


Zayn tak banyak bicara karena saat itu Zayn hanya sibuk memandang wajah anaknya dan wanita yang telah disakitinya berkali kali.


Anak anak itu adalah hasil dari kejahatannya sendiri.


Meski sudah berubah tapi masih saja fikiran kotor Zayn melintas tiba tiba dibenaknya .


seolah olah ******* nafas Tata masih terasa ditelingganya dan masih ingat betul bagaimana suara merdu Tata mendesah menjerit sakit saat perlakuannya dulu. Tapi Zayn langsung tersadar.


"Astagfirullah".


Zayn pamit ke toilet untuk menbasuh wajahnya biar lebih segar dan otaknya kembali normal.


Diruangan restoran.


"Sayang. Kayaknya si mantan udah insaf" bisik Irwan.


"Huss.. Nanti didenger mommynya gak enak" balas Tata.

__ADS_1


Mommy Zayn tak mungkin mendengar suara Irwan dan Tata sedang berbisik karena mommy sedang sibuk menyuapi cucunya makan malam.


"Ayo cepat dimakan nanti nasinya dingin" perintah mommy Zayn menyuruh cucunya berhenti bertengkar memperebutkan buah yang di atas meja.


Karena mendesak ingin buang air kecil Tata pamit untuk ke toilet sebentar. Tapi sayang Zayn melihat Tata langsung bersembunyi dan menunggu Tata keluar dari toilet.


Tak lama Tata pun keluar.


"Hemmm" tegur Zayn.


"Mas?" sapa Tata.


"Maaf mas permisi" ucap Tata.


"Tunggu dulu".


"Ada apa lagi?" tanya Tata.


"Bisa kita bicara. Aku janji sebentar saja" pinta Zayn.


"Baik lah. tapi disini saja " Tata menunjuk kursi kosong dekat taman lalu mereka duduk disana dan agak berjauhan. Zayn mengerti penolakan Tata terhadap dirinya. makan dari itu Zayn tak memaksa.


Tapi mendengar suara Tata. Suara detak jantung Zayn tak henti berdebar .


"Apa aku punya sakit jantung sekarang?" desis Zayn merasa dada sebelah kirinya sedari tadi tak henti berdebar.


.


.


follow ig otor zafa_milea


.


mampir yuk dikarya temanku.


__ADS_1


__ADS_2