
Selamat membaca😍
..................
"Sebenarnya mau ngomongin apa sih?" kesal Tata sedari tadi tak ada pembicaraan apa pun sedangkan mata Zayn menatap lekat kearah Tata. Membuat kejadian dulu dulu itu melintas dengan cepat.
"Oh.. Maaf!" ucap Zayn tertangkap basah atas tatapannya barusan. Zayn langsung berdiri dan
"Tidak jadi" .
Mendengar perkataan "tidak jadi" membuat Tata menghembuskan nafas kasar. lalu bangkit dan menuju private room disana membiarkan Zayn tenggelam dalam tatapannya.
"Jika aku mengatakan masih cinta apa itu bisa membuatmu kembali kepelukanku lagi. Pasti "Tidak" itu jawabmu" Zayn menggeleng lemah dan mengikuti jalan Tata menuju private room tadi.
"Mas.." tegur Tata.
"Iya?"
"Pulang yuk. Kayaknya aku gak sehat badan" ucap Tata karena memang Tata kelihatan tidak enak badan . dan tak dipungkiri Tata sebenarnya sudah mengandung tapi belum bisa memastikan itu.
Setelahnya Zayn masuk kedalam private room tadi. Zayn melihat Tata membereskan mainan yang dibawa oleh anak anaknya tadi kedalam kantong kresek.
"Mau kemana?" tanya Zayn kearah Tata.
__ADS_1
"Pulang?" tanya Mommy zayn lagi karena melihat Tata membereskan mainan anak anaknya.
"Oh.. Iya mom. aku pamit ya" ucap Tata sambil mencium tangan kanan mantan mertuanya untuk segera pamit .
Kejadian itu sungguh diluar fikiran Zayn . Karena Zayn berfikir anak anaknya itu akan bermain main dengannya dan tidak mau pulang . Tapi ternyata tidak. Kedua kakak beradik itu acuh tak acuh pada Zayn yang ternyata adalah ayah kandung mereka.
Si kecil Lala tak henti bergelayut manja di gendongan papanya tak mau turun barang sebentar pun.
"Ayo ..Papa kita pulang" rengek Lala.
"Iya nak sebentar lagi. Liat mama lagi pamit sama oma" ucap pelan Irwan.
Daniel sekilas memperhatikan Zayn dari jarak dekat meski itu hanya sebentar. Ada rasa tatapan tak sukanya pada anak omanya itu.
"Uncle daddy?" bathin Daniel dan lalu tersenyum smirk dan mengalihkan pandangannya kearah yang lain.
Diperjalanan pulang Niel hanya larut dalam pemikirannya.
"Siapakah Zayn?" bathin Niel.
"Nama yang persis yang sering enin ucapin ke mama pas teleponan itu. Apa itu laki laki yang udah nyakitin mama?" bathin Niel.
Disiang hari saat anak anak tidur siang. Tata selalu menelpon ibu Lili sang mantan ibu kost yang selalu baik padanya sampai saat ini. Bu Lili selalu memberikan wejangan pada Tata meski bukan anaknya. Tapi Bu Lili merasa jika Tata adalah anak perempuannya. Maklum Bu Lili anaknya semua laki laki .
__ADS_1
"Eh.. Mikirin apa sih?" goda papa Irwan.
"Hemmm" .
Sepertinya Daniel ini sifatnya akan seperti ayah kandungnya. Dingin dan angkuh. Diumur yang baru menginjak 5 tahun ini sudah terlihat jelas sifatnya. Meski penyayang tapi sifat kejam Zayn akan menurun pada anaknya ini.
"Aku yakin mama gak akan bilang siapa laki laki itu. Aku pasti cari sendiri siapa dia" bathin Daniel.
Didalam mobil Zayn termenung meratapi kesalahannya yang lalu. tak terasa air mata ketulusan jatuh setitik di pipi mulusnya. Meski laki laki Zayn selalu merawat dirinya dengan baik.
"Sabar nak. Semua butuh waktu" nasihat mommynya sambil mengelus pundak anak laki lakinya ini.
Zayn hanya tersenyum memandang kearah luar kaca jendela mobilnya.
"Andai waktu itu aku.. Akhhhh" teriak didalam hatinya.
.
.
follow ig otor zafa_milea
.
__ADS_1
.
Upnya dikit dikit. masih disambung lagi😁