Aku Dan Masa Lalu

Aku Dan Masa Lalu
Manisnya


__ADS_3

Selamat membaca🥰🥰


.....................


"Hai?" sapa Irwan.


Tata hanya tersenyum melihat Irwan dari jarak sangat dekat sehingga wajah mereka bersemu merah.


"Haus" suara lemah Tata. Irwan langsung mengambil gelas dan mengisinya dengan air putih dengan secepat mungkin.


Lalu Irwan menyuapi Tata dengan sendok kecil agar air itu tidak tumpah.


"Sudah?".


Lagi lagi Tata tersenyum.


Beberapa menit kemudian.


"Aku kira ..Aku sudah" ucap Tata pelan dan terdengar oleh Irwan.


"Jangan berfikiran macam macam" kata Irwan sambil menoel hidung Tata .


Dan pasangan itu masih tersenyum.


Setelah satu minggu Tata telah terbangun dari tidur panjangnya.


"Ada yang mau kami bicaran padamu Tata" ucap mommy Zayn.


"Ada apa?" rasa penasaran Tata melihat semua orang sudah berada didalam ruang perawatannya. Tanpa terkecuali. Irwan tetap tenang berada disamping Tata dengan mengenggam erat jari jemarinya.


"Begini?" .


Lalu mommy Zayn menceritakannya. tanpa kurang sedikitpun.

__ADS_1


"Ya Allah" lirih Tata langsung mengelus perutnya yang sedikit membuncit.


Kejadian itu telah membuahkan hasil sebuah janin yang tak pernah diharapkan Tata kini tumbuh subur didalamnya. Tata hanya bisa meneteskan air matanya.


Setelah mendengar penuturan Mommy Zayn semakin membuat Tata terluka.


Laki laki iti yang sekarang ini telah resmi menjadi suaminya telah menerima dirinya yang sedang mengandung empat bulan lebih.


Tata hanya bisa meneteskan air matanya .


"Ternyata ini belum berakhir" gumam Tata. dan langsung membuat Irwan memeluk Tata . dan Tata langsung menangis histeris dan memukul perutnya .


Secepat kilat Irwan langsung menahan tangan Tata agar tak memukul janin yang tak berdosa itu.


"Aku mohon jangan dipukul lagi . kasian dia" ucap pelan Irwan yang mengelus bahu Tata .


"Aku membencinya" teriak Tata.


"Biarkan aku memghapus segalanya" kata Irwan.


"Menangislah" ucap Irwan.


Setelah puas menangis dan tenang . Irwan lalu mengendong Tata ala bridal dan membawanya ke sofa yang ada didalam ruangan itu. Sofa itu terbilang cukup lebar dan memudahkan Irwan menghapus jejak noda yang ditinggalkan bajingan itu.


Dengan pelan dan sangat hati hati Irwan menurunkan Tata .


"Aku akan menghikangkan noda noda itu disini dan disini dan disini juga" ucap Irwan menunjuk bibir . dan Gunung kembar Tata lalu menunjuk ke arah inti Tata.


Tata membulatkan matanya dan wajahnya yang bersemu merah seperti tomat.


Sebelum percintaan terjadi terlebih dulu mengunci ruangan itu dan memberi tahu bahwa Tata perlu ketenangan.


Tanpa izin terlebih dahulu Irwan langsung mencium bibir Tata dengan lembut dan sedikit lum atan.

__ADS_1


Perlahan namun pasti.


Setelah membaca doa sebelum berhubungan.


Tata yang masih mengunakan baju rumah sakit berwarna putih kini bagian bawahnya sudah terangkat ke atas.


Kedua insan itu sudah terbakar gairah.


Karena sudah tak tahan Irwan langsung melakukan penyatuan.


Dengan kelembutan dan tak ada sedikitpun kasar.


Aduh aku skip ya.. stopnya disini aja.. soalnya malam jumat...takutnya gak khusuk nanti..


follow ig aku ya zafa_milea


makasih ya readers tersyang😘😘😜


.


.


mampir yuk dikarya temanku.



Blurb.


Sekadar Istri Siri


Sashi Arandita, gadis 28 tahun yang selalu mendambakan pernikahan sekali seumur hidup harus rela mengubur dalam-dalam prinsip hidupnya. Pasalnya, sebelum ibunya meninggal, wanita paruh baya itu meminta putrinya untuk menikah dengan Puguh Amarta, 34 tahun. Pria yang sudah dijodohkan dengannya karena menjadi wasiat almarhum ayahnya, Abdul Mahesa.


Di sisi lain, Puguh Amarta telah memiliki istri sah yaitu Nadya Ningrum, 30 tahun. Puguh ingin menolak, tetapi karena balas budinya kepada keluarga Abdul Mahesa sehingga pria beristri itu menerima pernikahan tersebut.

__ADS_1


Akankah Sashi mampu menerima pernikahan ini? Ataukah memilih bercerai karena tahu kenyataan kalau dia hanyalah istri siri?


__ADS_2