
Selamat membaca🥰🥰
....................
Pagi itu Tata langsung pulang kepalembang tak ada pembicaraan khusus pada malam kemarin Tata masih memberikan senyum terbaiknya dirumah itu. Tata melepaskan segala kerinduannya dengan memeluk Zayn sesaat.
Tapi Tata tak bisa meninggalkan Irwan karena hatinya telah diambil oleh Irwan segalanya dan tak ada tersisa untuk Zayn sedikit pun.
Disiang hari Tata sudah sampai dikotanya. Anak anaknya tak rewel . Abang dan kakak berjalan mengiringi langkah mamanya .
Tata tak merasa repot malah senyuman selalu terukir disetiap perjalanannya.
Saat tiba di bandara Sultan Mahmud Badarudin.
Irwan sudah nampak dari kejauhan menjemput istri dan buah hatinya.
"Sayang" Irwan memeluk Tata dengan erat dan menciumi Tata terus sampai sampai Niel melihatnya jengah.
"Mulai lagi kumatnya" gerutu Niel melihat orang tuanya berciuman ditengah orang ramai.
"Aku mencintaimu mas. Sangat mencintaimu" ucap Tata ditelingga Irwan .
"Aku juga sangat mencintaimu" jawab Irwan parau sambil memeluk erat istrinya.
Tapi suara bayi menangis didalam gendongan Tata.
"Hoekk..hoek"
"Anak papa sini papa gendong" Irwan langsung mengendong putri cantiknya tapi putrinya yang satu lagi mengerucutkan bibirnya .
"Kakak?" pinta Lala.
"Wuih princes papa .. sudah sini papa gendong" irwan memberikan bayi itu pada istrinya dan beralih mengendong putri cantiknya.
Irwan menciumi Lala sambil mengendongnya.
__ADS_1
"Selalu Lala" gerutu Niel.
Niel sang abang sangat cemburu melihat kedekatan papanya dan juga adik perempuannya yang cantik yang nyaris hampir sama wajah mereka.
Tiba dirumah bayi dalam gendongan Tata masih tertidur pulas . sedangkan abang dan kakak langsung masuk kamar untuk tidur siang.
Irwan melihat anak anaknya sudah tidur . Ada niat untuk menjahili istrinya ini .
Irwan memeluk Tata posesif. mengeseknya senjatanya pada belakang Tata.
"Mas kamu ini" gerutu Tata mencubit pelan lengan suaminya.
"Aduhh" rengek Irwan manja.
Irwan membalikkan tubuh Tata sehingga berhadapan dengannya .
"Terima kasih karena telah memilihku" ucap Irwan.
Tata tersenyum lalu mencium pelan bibir suaminya. Terlambat saat Tata hendak melepaskan pagutannya tiba tiba tangan Irwan menahan kepala Tata sehingga ciuman itu menjadi sangat dalam. Sesapan itu terasa hangat dan mengairahkan.
"Mas. aku belum 40 hari" suara parau Tata.
Untuk melakukannya tidak apa apa karena Tata sudah melewati masa nifasnya dan haid pertamanya sesudah melahirkan. Meski baru 5 hari tapi darah haidnya sudah bersih.
"Lakukanlah mas. Aku milikmu seutuhnya" Tata memberikan izin pada Irwan untuk mencampurinya.
Irwan mengiring Tata ketempat tidur mereka tanpa melepaskan pagutannya.
.
.
Dijakarta
Setelah kepergian Tata . Zayn hanya melamun. Dia tidak datang kekantor . Zayn masih setia dalam lamunannya.
__ADS_1
Hari telah siang Zayn melewatkan makan siangnya. Tak ada rasa lapar yang menyelimutinya.
flashback di malam kemarin.
"Tata aku mohon kembali la padaku" pinta Zayn.
"Maafkan aku mas aku tak bisa . Aku telah bersuami" jawab Tata sungguh sungguh.
"Jadikan aku suami keduamu?" mohon Zayn.
"Apa apaan mana bisa seperti itu. Menikah lagi memiliki suami lagi. Aku tidak sanggup itu tidak boleh" ucap Tata tegas.
Zayn membawa Tata dalam pelukannya Tapi ditepis oleh Tata langsung.
"Aku bukan istrimu lagi" kata Tata .
"Aku masih mencintaimu".
Tata tersenyum.
"Menikahlah mas . Cari perempuan yang bisa membuatmu bahagia. pasti kau juga akan bahagia" nasihat Tata .
"Menikah?" .
"Iya mas menikah. kau pasti akan bahagia dengan pernikahanmu nanti. Percayalah tapi bukan dengan aku"
Zayn terduduk lemas memikirkan ucapan Tata. Pada malam itu Tata benar benar menolaknya dengan halus. Tak ada kekerasan pada saat itu.
Tata langsung pergi menuju kamarnya dan meninggalkan Zayn sendiri tak ada lagi pembicaraan saat malam itu.
Setelah dikamar Tata langsung membereskan barangnya . Sedangkan dikolam renang Zayn masih melamun.
.
.
__ADS_1
follow ig Otor zafa_Milea
.