Amygdala "Penyembuh Luka"

Amygdala "Penyembuh Luka"
Member menginap di rumah.


__ADS_3

Akhir Minggu....


Hari dimana banyak orang menghabiskan waktu dirumah bersama keluarga.


Tapi Jihyo dan Zoya masih harus disibukkan dengan pekerjaan diluar agensi.


Mengingat Jihyo juga seorang produser dia sering bertemu dengan rekan idol diluar kantor agensi.


Sore ini Jihyo baru saja menyelesaikan pekerjaan dengan salah satu idol K-Pop terkenal. Kini mereka mengendarai mobil membelah jalanan kota yang cukup ramai.


Semua pekerjaan hari ini berjalan sangat lancar dan sesuai dengan rencana, jadi mereka bisa pulang lebih cepat.


"oppa, ada pesan dari Hyun Soo oppa," Zoya menyerahkan ponsel pada Jihyo.


"kamu bacakan saja isi pesannya,"


"tapi..."


"tidak ada rahasia apapun di ponsel itu, jadi bukalah..." bujuk Jihyo.


hmm...


Mata Zoya membulat sempurna saat membaca pesan dari Hyun Soo.


"kenapa diam Zoya, ayo bacakan.."


"oppa, semua member ada dirumah sekarang, mereka akan menginap dirumah selama 3hari,"


"haaah...?" Jihyo menepikan mobilnya, "coba aku lihat.." meraih ponselnya.


"mereka ini tumben sekali, ada apa sebenarnya..." dia mendial nomor di ponselnya namun segera dicegah oleh Zoya.


"Kenapa harus repot menelponnya, sebentar lagi kita akan sampai dirumah," Zoya menunjuk jalanan.


"ehh ... iya kamu benar..." Jihyo kembali melajukan mobilnya.


....


Saat tiba di rumah mereka berdua disambut oleh member yang sudah terlihat kesal berdiri didepan pintu.


"kenapa lama sekali hyeong, bukankah pekerjaan mu sudah selesai dari tadi?" cecar Junho, wajahnya sudah sangat kusut.


"kenapa kalian semua tiba-tiba ingin menginap dirumah ku?" Jihyo menatap penuh selidik.


"apa kamu keberatan?" sahut Hyun Soo.


"tidak hyeong tidak seperti itu, tapi ini terlalu tiba-tiba kamar tamu belum dibersihkan."


Zoya menepuk pundak Jihyo, "aku akan membersihkannya," membuka lebar pintu utama. "silahkan masuk..."


"apa kalian sudah makan?" tanya Zoya lagi.


"belum nuna..." jawab Junho yang lain hanya menggeleng.


"baiklah aku akan membuatkan makan malam, istirahat disini dulu sebentar ya,"

__ADS_1


"terima kasih..." seru mereka serempak.


....


Setelah membersihkan kamar tamu yang sebenarnya tidak kotor sama sekali, Zoya kini berkutat di dapur.


Membuat makanan dengan cepat agar member tidak menunggu terlalu lama.


Tanpa dia sadari Jihyo sudah berdiri dibelakangnya, "kamu pasti lelah kan..?"


Zoya hampir menjatuhkan pisau ditangannya karena terkejut. "astaga .... kenapa mengagetkan oppa," bibinya mengerucut karena kesal.


"maaf Zoya..apa ada yang bisa aku bantu?"


"sebenarnya tidak ada oppa, ini sudah selesai semua...kalian mau makan dimeja makan atau sambil nonton?" tanya Zoya.


"seperti biasa..."


"kalau begitu bisa bantu aku membawa ini kedalam?" pinta Zoya dengan lembut.


"tentu saja..." Jihyo mengangkat nampan berisi beberapa mangkuk makanan untuk mereka makan.


Dari kejauhan member sudah bisa mencium aroma harum dari makanan yang dibuat Zoya.


"hhmmm....harum sekali...ini pasti enak.." Wonbin langsung membantu Jihyo meletakkan mangkuk diatas meja.


"apa ini makanan Indonesia?"


"iya itu makanan Indonesia.... cicipilah..." Zoya sudah bergabung dan membawa satu nampan penuh makanan.


Mereka semua makan sambil nonton film dan juga mengobrol. Itu kebiasaan mereka sejak pertama kali menjadi trainee.


"maaf...bolehkan aku masuk kekamar sekarang..?" tanya Zoya lembut.


"tentu nuna, masuklah nuna pasti lelah kan menghadapi kami," Junho menyahut.


"masuklah Zoya istirahat.." Jihyo mengusap tangan Zoya.


Zoya akan membereskan meja, namun mereka mencegahnya. "biar kami yang membersihkan nanti, sayang jika makanan ini dibuang kami akan habiskan sambil menonton film." Zoya mengangguk lalu melangkah pergi.


....


Kini Zoya tengah membersihkan diri, dia berendam air hangat. Tubuhnya lelah begitu juga dengan pikirannya.


Saking lelahnya, Zoya sampai tertidur saat berendam.


Jika bukan karena ketukan pintu mungkin Zoya akan semalaman tidur di bathtub.


"Zoya...kamu didalam...?" suara Jihyo terdengar khawatir.


Dengan cepat ia memakai kimono ya dan membuka pintu kamar mandi.


"oppa...kenapa disini?"


"apa yang sedang kamu lakukan dikamar mandi, aku mengetuk pintu sudah sejak 15 menit yang lalu, tapi tidak ada jawaban kamu membuat ku khawatir." cerocos Jihyo tanpa jeda.

__ADS_1


"oppa..." Zoya menarik Jihyo untuk duduk di sofa kamarnya. "aku hanya ketiduran di bathtub."


"apa...?!"


"bisakah oppa keluar, aku ingin berganti pakaian dan tidur lagi," Zoya sudah menampilkan wajah mengiba.


"tunggu sebentar," Jihyo berdiri lalu meraih hairdryer. "kemari...aku keringkan rambut mu dulu, jika kamu tidur dengan rambut basah seperti ini kamu akan sakit," Jihyo mulai mengeringkan rambut panjang Zoya.


Sedangkan Zoya hanya diam pasrah dengan perlakuan Jihyo padanya. Matanya sudah terlalu mengantuk untuk membantah.


Sepuluh menit berlalu, kini rambut Zoya sudah kering, dan dia juga sudah tertidur dengan lelapnya.


"kamu sudah tidur rupanya...apa pekerjaan yang aku berikan begitu berat untuk mu Zoya..." Jihyo duduk dihadapan Zoya, menatapnya sangat dalam.


Dengan hati-hati Jihyo mengangkat tubuh Zoya dan membaringkannya di atas ranjang.


Tidak lupa menutupi tubuhnya dengan selimut.


"tidurlah bermimpi lah segala hal yang indah, tiga hari kedepan kita libur jadi nikmati tidur mu, Zoya..." ia mengecup lembut kening Zoya sebelum keluar dari kamar.


.....


Pagi....


Zoya bangun sedikit terlambat, dia buru-buru membersihkan diri dan melangkah cepat keluar kamar.


Saat akan mengetuk pintu kamar Jihyo, ia membaca selembar kertas yang berisi pesan untuknya.


"kita libur 3 hari Zoya .. jadi mari istirahat dan nikmati waktu libur untuk bersenang-senang..."


Zoya menepuk keningnya, "bagaimana aku bisa lupa jika libur..." ia berjalan menuju dapur, lalu menyiapkan bahan untuk memasak sarapan.


Ia membuat 7 piring nasi goreng dengan telur mata sapi diatasnya. Memotong buah dan menyiapkan minuman untuk semua orang.


Dari semua piring yang tersedia diatas meja, milik Zoya memang terlihat sangat berbeda.


Sesaat setelah semua makanan selesai dihidangkan, satu persatu penghuni rumah sudah duduk dimeja makan.


"hmm...aroma sarapan pagi ini sangat menggugah selera..." Junho berjalan mendekat dengan mata yang masih terpejam.


"selamat pagi..." Zoya menyambut mereka dengan senyum yang begitu manis. "silahkan duduk dan nikmatilah sarapan pagi ini tuan-tuan...."


"jika bukan karena aroma masakan yang kamu buat, semua member tidak akan bangun sepagi ini..." Jihyo berbisik pada Zoya.


"memangnya kalian biasa bangun jam berapa?"


"pukul 2 atau 3 siang..." Zoya terkekeh mendengar jawaban Jihyo.


"kalian tidur atau mati suri,"


"yahh mau bagaimana lagi, kita kan tidur pagi hari juga,"


Meski dengan mata yang masih mengantuk, semua orang makan dengan lahapnya.


...****************...

__ADS_1


Next ....


__ADS_2