Amygdala "Penyembuh Luka"

Amygdala "Penyembuh Luka"
Si Posesif


__ADS_3

Kini Mike dan Jihyo sudah pindah ke ruang kerja.


Mike menunjukkan foto pakaian yang akan Zoya gunakan pemotretan berikutnya. Pemotretan yang akan dilakukan dua hari lagi.


Jihyo jelas tidak ingin Zoya menggunakan pakaian yang terbuka. Dia tahu jelas Zoya tidak akan nyaman.


Dan karena dia juga tidak ingin tubuh Zoya dilihat oleh jutaan pria diluar sana.


"jangan yang ini .." Jihyo menunjuk foto pakaian yang memiliki belahan dada terbuka. "Mike aku sudah bilang jangan buat Zoya tidak nyaman dengan pakaian seperti ini." memijat pangkal hidupnya.


"ini hanya sedikit terbuka, model memang harus menampilkan bagian-bagian tubuhnya yang indah kan?"


"Ck ...." mata Jihyo kembali fokus pada koleksi fashion Mike. Lagi-lagi dia mendesis kesal. "kau ingin Zoya memakai ini?!" tunjuk Jihyo dengan mata melebar. "lihat belahan paha yang sangat tinggi dan bagian atas sangat terbuka. Ini keterlaluan Mike."


"kau ini kenapa, bukankah sudah biasa melihat model setengah telanjang, ini pakaian yang masih normal untuk seorang model," Mike sudah mulai kesal dengan sikap posesif Jihyo.


"jangan macam-macam Mike aku tidak suka ada orang lain yang melihat tubuh Zoya,"


"memangnya kamu sudah melihatnya?" tanya Mike dengan nada mengejek.


"tentu saja belum pernah, kau pikir aku akan bersikap kurang ajar padanya. Tapi aku tetap tidak ingin Zoya menggunakan yang seperti ini."


hahaha.... Mike tertawa keras. "kamu bilang dia asisten mu tapi kamu sangat posesif padanya. apa kamu menyukainya Jihyo?"


"jika aku menyukai Zoya memangnya kenapa?"


"wow...." Mike membulatkan mata. "kamu serius? apa aku tidak salah dengar?"


"memangnya kau sudah tuli. tentu saja aku serius."


"sekian lama aku mengenal mu baru kali ini ada wanita yang kamu sukai, aku kira kamu tidak suka wanita." seloroh Mike dengan tawa meledek.


"aku normal Mike, kamu pikir aku ...."


"yaah... pikiran itu sempat terlintas, tapi sekarang aku tidak meragukan Min Jihyo lagi,"


"kamu gila!!!" wajah Jihyo tampak meredam amarah. "jadi mulai sekarang jangan coba-coba mendekati Zoya, dan jangan berikan dia pakaian terbuka, kau dengar itu?!" titahnya ketus.


"baiklah tuan muda Min Jihyo yang posesif, aku akan menjalankan perintah dari mu," Mike bangun dari duduknya dan menunduk pada Jihyo dengan tawa yang masih terdengar.


"cukup Mike jangan bercanda terus." Jihyo melempar Mike dengan pulpen. "aku sudah mencoret mana saja pakaian yang tidak boleh digunakan oleh Zoya."


"ya...ya...ya..."


Setelah menyelesaikan diskusi dengan mike dan mengantar pria itu sampai pintu utama, Jihyo melangkah masuk kedalam rumah dengan langkah gontai.


harusnya hari ini aku menghabiskan waktu bersantai dengan Zoya, tapi Mike malah mengacaukan semuanya. gerutu Jihyo kesal.


"oppa ..." Zoya berdiri membawa satu nampan berisi makanan dan minuman untuk mereka. "kenapa lama sekali sih, aku sangat lapar menunggu mu," ucap Zoya dengan cemberut.

__ADS_1


"maafkan aku Zoya ..." Jihyo mendekati Zoya dan meraih nampan yang dia bawa. "kenapa tidak makan terlebih dulu, hmm..." Jihyo menunjuk ruang keluarga dengan ekor matanya.


Mereka duduk berdampingan diatas karpet empuk, mulai menikmati makanan dalam mangkuk mereka masing-masing.


Sesekali Jihyo bersikap sangat manja pada Zoya, meminta wanita cantik ini untuk menyuapi dirinya.


Acara makan sudah selesai, kini mereka duduk santai sambil menonton acara tv.


Zoya melirik Jihyo yang terlihat mulai mengantuk, "oppa..." ia mulai bicara.


"hmm...." Jihyo memejamkan mata, tapi wajahnya menghadap pada Zoya.


"boleh aku bertanya sesuatu.?"


"boleh, apa yang ingin kamu tanyakan?" mata Jihyo masih saja terpejam.


"apa oppa menyimpan ponsel ku?" tanya Zoya dengan suara lirih.


Mata Jihyo terbuka seketika, "iya aku menyimpannya, ada apa Zoya?"


"emm..." Zoya terlihat ragu-ragu.


"katakan saja Zoya..."


"sudah cukup lama aku tidak menghubungi anak-anak ku oppa, aku merindukan mereka,"


Jihyo tersenyum "aku tahu itu..." ia berdiri, tunggu disini sebentar..."


"ini untuk mu.." Jihyo menyerahkan ponsel keluaran terbaru untuk Zoya.


"ini bukan ponsel ku oppa..." tampak bingung.


"ini ponsel baru untuk mu, dan dengan nomor baru juga,"


"ta...tapi kenapa?"


"maaf Zoya, aku tidak sengaja menjatuhkan ponsel mu, ponsel mu rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi." bohong Jihyo.


"oohh...." Zoya mengangguk.


"ambil ini, disitu sudah ada nomor kedua adik mu dan kamu bisa menghubungi anak-anak mu,"


"ini ponsel mahal oppa,"


"Ck... Zoya ayolah... jangan tolak apapun yang aku berikan,"


"terima kasih oppa..." Zoya menerima ponsel yang Jihyo berikan.


"jangan berterimakasih terus ini memang kamu berhak mendapatkan hasil kerja keras mu," mengusap pipi Zoya.

__ADS_1


Zoya membuka ponsel barunya, mendial nomor adik perempuannya. Cukup lama hanya berdering, dua kali Zoya mencoba hingga akhirnya panggilan tersambung.


Jihyo hanya mendengarkan percakapan Zoya dengan anak-anaknya. Dia terlihat sangat bahagia. Hampir 1 jam sampai sepertinya anak-anak Zoya mulai mengantuk dan menutup sambungan telepon.


"kamu senang hmm..." tanya Jihyo.


"iya oppa..."


"Zoya boleh aku bertanya..."


"tentu saja..."


"apa kamu akan terus bertahan dengan pria itu?" Zoya terdiam dia tahu siapa yang Jihyo maksud. "apa kamu akan memberinya kesempatan lagi?"


"aku tidak tahu oppa, aku tidak bisa memutuskan sekarang," ia menunduk.


"pikirkan baik-baik Zoya, kamu harus bahagia jangan salah mengambil keputusan." Jihyo menggenggam tangannya. Zoya hanya mengangguk tanpa bisa menjawab apapun.


Entah berapa lama Zoya akan di Korea, kontraknya dengan Jihyo jelas masih ada 3 tahun lagi, dan sekarang Zoya punya pekerjaan baru yang tentu saja bukan waktu yang singkat.


Baru satu tahun Zoya ada di Korea suaminya sudah bermain api bahkan sejak kapan ia juga tidak tahu.


Memberinya kesempatan kedua sekarang, belum tentu suaminya tidak mengulangi hal yang sama.


.....


Sim Hae Ji....


Model wanita terkenal yang namanya meredup karena kehadiran Zoya. Wanita itu sepertinya menyimpan amarah yang besar pada Zoya.


Dia menganggap kehadiran Zoya telah membuat karirnya terhambat.


Beberapa iklan yang biasa ia bintangi kini mulai melirik pada model baru itu.


Bahkan Mike yang sudah lama selalu menggunakan dirinya kini tidak lagi menghubunginya untuk melakukan pemotretan.


Dia terus saja mengumpat dan bersumpah akan membalas semua yang telah terjadi.


Hae Ji sudah sangat marah karena Zoya menggantikan dirinya pemotretan dengan Jihyo. Kini dia semakin marah karena publik terus saja menyanjung kecantikan Zoya.


"Cantik?! wanita seperti dia cantik?! aku jauh lebih cantik dari dia. Apa yang spesial dari wanita ini. Aku bisa lebih bagus darinya." teriaknya sangat marah.


gluup...gluup...gluup ...


Hae Ji meminum alkohol dengan cepat. Wanita ini seperti sudah kehilangan akal. Sudah lima hari dia tidak keluar apartemen dan hanya minum alkohol berhari-hari.


Kebiasaan yang tidak pernah bisa hilang saat dia sedang marah.


...****************...

__ADS_1


Next.....


__ADS_2