
Jihyo dan Zoya sudah sampai ditempat pemotretan.
Mereka langsung disambut oleh Mike dan beberapa staf.
Jihyo mulai menandatangani kontrak kerjasamanya. Setelah selesai ia menyerahkan semuanya pada Zoya.
"Zoya sekarang giliran mu yang tanda tangan,"
"ehh...aku? tapi kenapa aku?" Zoya terlihat bingung.
"tandatangani dulu Zoya, aku akan beri tahu nanti. apa kamu tidak percaya padaku?"
"hmm...baiklah," tidak ingin membantah Zoya menandatangani semua tanpa membacanya lagi.
"baiklah sudah selesai, saatnya kalian mengganti pakaian," Mike sudah menyiapkan staf untuk membantu Jihyo dan Zoya bersiap.
Tiga puluh menit berlalu, kini Jihyo sudah siap dan memulai pemotretan lebih dulu sambil menunggu Zoya selesai.
Jihyo yang sejak tadi fokus dengan lensa kamera kini tatapannya beralih pada wanita cantik dibelakang Mike.
Zoya...dia cantik sekali... gumam Jihyo dengan mata tidak berkedip.
"Jihyo fokuslah..." seru Mike kesal. "apa yang kau lihat!!!" Mike mengikuti arah mata Jihyo.
Dan.... "wow...Zoya apa itu kamu, ternyata kamu jauh lebih cantik dari yang aku bayangkan..." ucap Mike.
Zoya masih terlihat malu-malu, dia menunduk karena merasa tidak cocok dengan gaun yang dia gunakan sekarang.
Jihyo sudah berdiri didepannya, mengangkat dagu Zoya dengan lembut.
"kamu sangat cantik Zoya... sangat cantik,"
"oppa... jangan meledek ku, aku malu,"
"tidak eonni anda memang sangat cantik..." staf wanita yang mengangkat ujung gaun Zoya memujinya.
Zoya tersenyum hangat padanya, "terima kasih..."
"baiklah mari kita mulai pemotretannya..." titah Mike.
Kini mereka sudah mulai berpose sesuai dengan arahan Mike. Meski diawal ia merasa canggung dan kaku, tapi Zoya dengan cepat belajar.
Sesekali Jihyo berbisik memuji kecantikan Zoya.
Hampir satu jam mereka bekerja, akhirnya semua selesai dengan sempurna.
Foto-foto yang dihasilkan terlihat sangat sempurna, Jihyo dan Zoya sangat serasi.
"wah Zoya.... sepertinya setelah ini kamu akan jadi model andalan ku..." ucap Mike penuh semangat. "aku yakin ini akan sukses dipasaran."
Setelah selesai pemotretan Jihyo dan Zoya memutuskan langsung pulang.
Mobil yang membawa mereka membelah jalanan kota malam ini. Jihyo beberapa kali mencuri-curi pandang pada Zoya yang terlihat mengantuk.
" kamu lelah Zoya?"
"sedikit oppa.."
__ADS_1
"tidurlah jika mengantuk,"
"tidak oppa, " Zoya menggeleng. "oppa..."
"hmm...ada apa?"
"aku takut oppa," Zoya menunduk dalam.
"apa yang kamu takutkan?"
"bagaimana jika banyak orang yang menghujat mu setelah foto-foto tadi dipublikasikan?"
"apa yang akan mereka hujat?"
"aku tidak pantas bersanding dengan mu untuk brand ambassador itu kan,"
ssstt... Jihyo menggeleng "kamu sangat pantas mendapatkan semua ini," Ia mendekap tubuh Zoya. " apa kamu masih tidak sadar semua orang disana terus memuji mu berulang kali, bahkan aku sangat kesal karena Mike dan staf laki-lakinya terus sama menatapmu." keluh Jihyo.
"oppa...." Zoya menyikut pelan pinggang Jihyo dan memanyunkan bibirnya.
.......
Ditempat lain.....
Mike yang baru saja menyelesaikan pekerjaannya, dia dikejutkan dengan kegaduhan dari luar ruang pribadinya.
"Mike...!!!!" suara seorang wanita memanggilnya dengan sangat lantang.
Dengan langkah cepat dia membuka pintu dan...
Brakkk!!!!
"sial.!!!" dengusnya dengan wajah kesal. "apa yang kamu lakukan." sentak Mike.
"apa yang aku lakukan? seharusnya aku yang bertanya apa yang kamu lakukan Mike." wanita itu berteriak didepan wajah Mike tanpa memperdulikan tatapan dari staf Mike.
"apa maksud mu?!" sebenarnya Mike tahu apa yang membuat wanita itu marah tapi dia pura-pura tidak mengerti.
"jangan pura-pura bodoh Mike.!!! menarik kerah bajunya. "Bagaimana bisa kamu begitu saja mengganti model wanita untuk bersanding dengan Jihyo, seharusnya itu aku!!"
"lepaskan aku Sim Hae Ji..." menghempaskan tangan wanita itu kasar. "aku sudah berusaha tapi maaf,Jihyo menolak kerjasama ini jika aku tetep mempertahankan mu."
"tapi kenapa?"
"mana aku tahu," Mike mengedikkan bahu acuh.
"aahhhh shibal!!!!" umpatnya penuh dengan emosi. "kau memang tidak bisa dipercaya."
"Cih...." Mike berdecih dari wajahnya jelas tersirat dia sedang meremehkan lawan bicaranya. "sekarang aku tahu kenapa Jihyo tidak ingin bekerja dengan mu,"
"apa...?!"
"itu karena kamu terlalu sombong dan tidak memiliki sopan santun sama sekali. Dan jika dibandingkan dengan model yang dibawa Jihyo sendiri kalian tentu sangat jauh berbeda!!!"
"apa kata mu!!!!" sentak Sim Hae Ji.
"bawa wanita gila ini keluar dari sini," titah Mike pada stafnya, lalu berjalan masuk kedalam ruangan dan menutupnya.
__ADS_1
pfftt....
Mike merapikan kembali kemejanya yang berantakan karena Hae Ji. Wanita itu benar-benar tidak tahu malu, pasti Jihyo pernah punya pengalaman buruk dengannya itu sebabnya dia tidak ingin disandingkan dengan Hae Ji. gumam Mike kesal.
"kita lihat bagaimana respon publik dengan kehadiran Zoya sebagai lawan model Jihyo nanti..." Mike memperhatikan hasil fotonya. "bagaimana Jihyo bisa bertemu dengan wanita secantik Zoya, wajah cantiknya benar-benar tidak membosankan saat terus dilihat."
.....
Esok hari....
Bos dan asisten spesialnya baru saja tiba di kantor agensi. Baru saja melangkah masuk dalam gedung, mereka sudah disambut oleh kehebohan Hyun Soo dan member lain. Mereka memeluk Zoya bergantian.
"ada apa ini..!" dengus Jihyo. "kenapa kalian memeluk Zoya seperti itu,"
"kita hanya ingin memberi semangat pada nuna, kenapa hyeong kesal."
"semangat untuk apa?" Zoya bertanya dengan wajah bingung.
"semangat karena CEO bilang ada banyak tawaran masuk untuk mu," Hyun Soo menjelaskan.
"tawaran apa oppa?" Zoya dan Jihyo bertanya serempak.
"menjadi model..." Junho berlonjak senang.
"haa...?!"
"what ....?!"
Seru Zoya dan Jihyo lagi-lagi bersamaan bahkan mata mereka membulat sempurna.
"heii kalian ini memang sangat serasi..." Wonbin bertepuk tangan.
"tapi bagaimana bisa?" Jihyo tampak kebingungan. "hasil pemotretan kemarin saja baru akan keluar akhir Minggu ini, kenapa sekarang sudah ada tawaran untuk Zoya?"
"karena Mike yang mempromosikan Zoya .." suara CEO dari arah belakang membuat mereka semua mengalihkan perhatian.
"aku dan member lain sudah melihat hasil pemotretan kalian," CEO menepuk pundak Zoya. "kamu sungguh luar biasa Zoya, ini kali pertama mu menjadi model tapi hasilnya sungguh bagus dan sempurna. "
"tunggu hyeong apa kamu yang akan menghandle Zoya dibawah agensi ini juga?"
"jika kamu mengijinkan..."
"aku tidak mengijinkan, Zoya hanya akan bekerja dengan ku dan dengan seijin ku, " Jihyo menatap CEO Dangan serius. "aku yang memilihkan pekerjaan mana yang akan dia kerjakan," tegasnya.
"hmmm.... aku sudah menduga itu," CEO menghela nafas. "kamu bisa mengambil tawaran kontrak yang masuk untuk Zoya ke ruangan ku," ia langsung berjalan meninggalkan mereka.
"kita bicarakan ini di studio saja, akan lebih leluasa disana." Hyun Soo memberikan isyarat jika banyak mata menatap mereka saat ini.
Jihyo menggandeng tangan Zoya menuju lift, "apa kamu siap berkarir sebagai model profesional?" bisiknya.
"aku tidak yakin, tapi sepertinya aku tidak bisa,"
"kamu pasti bisa, aku yang akan membantu mu nanti..."
"Ck...aku ini asisten mu kenapa malah mau menjadikan aku model, seperti tidak ada wanita cantik saja diluar sana. " sanggah Zoya.
"heii...!!! kamu ini cantik luar biasa." semua member berseru serempak.
__ADS_1
...****************...
Next......