Amygdala "Penyembuh Luka"

Amygdala "Penyembuh Luka"
Mendadak Model


__ADS_3

Jihyo sedang duduk bersama dengan Zoya diruang meeting kantor agensi, mereka menunggu seseorang.


Rekan kerja yang sudah cukup lama menjalin kerjasama dengan Jihyo.


Sebelum ini agensi yang mengurusi semua pekerjaan Jihyo, tapi kini Jihyo sendiri yang menyeleksi pekerjaan apa yang akan dia pilih.


"Jihyo...maaf membuat mu menunggu lama.."


"huuh ..." Jihyo berdiri agak kesal. "kamu memang selalu begitu kan, Mike !!"


"maafkan aku Jihyo, aku sangat sibuk akhir-akhir ini," memeluk Jihyo. Tatapan matanya beralih pada Zoya yang menunduk padanya. "siapa wanita cantik ini Jihyo..."


" cepat sekali respon mu jika ada wanita cantik," dengus Jihyo mendorong Mike menjauh darinya. "ini Zoya asisten ku, jauhkan pandangan mu darinya."


"aiiihhh.... Jihyo aku memang biasa melihat gadis-gadis cantik kan,"


"ya...ya..ya... jadi jangan coba-coba memandangnya lagi!!"


"Zoya, kamu ini asistennya atau kekasihnya, kenapa dia posesif sekali pada mu?" Mike mengulurkan tangan pada Zoya.


"aku asistennya tuan," menerima uluran tangan Mike.


"kamu manis sekali," Zoya hanya memutar bola mata malas,dan tidak menanggapinya.


"cukup!!!" Jihyo sudah duduk menyilangkan kaki. "mana kontraknya?"


"kamu ini kenapa tidak sabaran sekali!!" Mike mengeluarkan berkas, menyerahkannya pada Jihyo.


Dengan sangat teliti Jihyo membaca kata perkata isi kontrak kerjasamanya dengan Mike.


Belum selesai dia membaca Jihyo sudah menatap nyalang pada Mike.


"ada apa?!" tanya Mike tidak mengerti.


"apa tidak ada model wanita yang lain?"


"maksud mu?"


"aku akan menyetujui kontrak ini jika bukan dia model wanitanya." Jihyo melempar kertas itu keatas meja.


"apa salahnya, Sim Hae Ji wanita yang cantik dan model profesional. "


"ya sudah carilah model pria lain untuk produk mu!!!"


"jangan seperti ini Jihyo, kamu adalah brand ambassadornya," Mike tidak tahu alasan apa yang membuat Jihyo menolak kerjasamanya karena tidak ingin disandingkan dengan model wanita yang dia pilih. "sebelum ini kamu tidak pernah menolak model yang aku pilihkan,"


"jika itu model yang lain aku tidak akan menolak, kecuali dia." Jihyo menghembuskan nafas kasar.


"apa alasannya?"


"tidak ada!!" ucapnya acuh. "kamu bisa memilih, mempertahankan aku sebagai brand ambassador produk mu atau dia, pikirkan baik-baik dan kabari aku nanti!!" kini Jihyo sudah berdiri meraih tangan Zoya dan melangkah keluar dari ruang meeting.


Zoya berjalan disamping Jihyo, dia bisa melihat wajah Jihyo yang terlihat sangat marah.


"oppa...apa kamu baik-baik saja?" Zoya memberanikan diri untuk bertanya.


Jihyo menghentikan langkahnya, menghembuskan nafas panjang. " aku baik-baik saja Zoya," Zoya mengangguk lalu mengusap lembut lengan Jihyo.


Zoya mengambil sebatang coklat dari dalam tas membuka dan memberikan satu suapan pada Jihyo.

__ADS_1


"ehh...emm..." Jihyo terkejut karena Zoya tiba-tiba memasukkan coklat kedalam mulutnya.


"makanlah, itu bisa membantu..."


"agensi melarang ku makan coklat Zoya,"


"sesekali saja untuk memperbaiki mood mu yang sedang berantakan tidak akan masalah..."


Kini mereka sudah berada didalam studio yang dikhususkan untuk Jihyo, studio yang selam ini menjadi tempatnya membuat lagu dan musik-musik boybandnya.


"Zoya..."


"hmm..."


"berikan aku coklat sedikit lagi.."


"baiklah..." Zoya mendekat memberikan potongan coklat pada Jihyo dan juga air mineral. "setelah selesai makan segera minum air agar tenggorokan mu tidak sakit.."


"baiklah nona..." ia menepuk kursi disampingnya, mengisyaratkan agar Zoya duduk. "kamu sudah minum obat?"


"ehemm.." Zoya mengangguk. Matanya fokus pada tablet.


"apa kamu lelah?"


"tidak..." menggeleng.


"apa kamu mencintai ku..."


"hmm..." Zoya mengangguk lagi. "ehh apa tadi..?"


"kamu mencintai ku...benarkan? tadi kamu mengangguk..." goda Jihyo.


"kalaupun iya aku akan sangat senang..." bisiknya.


"diam!!!!"


Jihyo terkikik karena wajah kesal Zoya sangat menggemaskan baginya.


Terdengar ketukan pintu, CEO dan Hyun Soo yang masuk kedalam studio.


"ahh hyeong ada apa?"


"bisa kita bicara sebentar? ikut aku ke ruang meeting."


"hmm..." Jihyo mengangguk. "Zoya tunggu disini sebentar oke,"


"ya oppa..."


.....


"aku dengar kau menolak melakukan pemotretan dengan Mike kali ini, apa itu benar?" baru saja mereka masuk dalam ruang meeting Jihyo sudah dicecar pertanyaan.


"tidak, aku hanya menolak model yang dia pilihkan. itu saja," acuh Jihyo.


"tapi kenapa?"


"karena aku tidak cocok dengannya.."


"tapi ..."

__ADS_1


"hyeong, aku bilang tidak ya tidak!!! selama ini aku selalu menerima siapapun yang akan disandingkan dengan ku, tapi untuk kali ini aku tidak mau dengannya!!!"


"memangnya siapa yang akan disandingkan dengan mu?" tanya Hyun Soo.


"Sim Hae Ji!!!" mata Hyun Soo sedikit melebar.


"sudah lah hyeong minta Mike mengganti model wanitanya, atau biarkan Jihyo memilih modelnya sendiri." Hyun Soo menyahut dengan suara agak keras.


CEO membuka ponselnya, ia melakukan panggilan telepon dengan seorang staf. Tidak lama Mike muncul dari balik pintu masuk.


"duduklah Mike..." titah CEO. Setelah Mike duduk CEO mulai membuka suara. "jadi keputusannya adalah, biarkan Jihyo yang memilih model wanitanya sendiri, dia tetap tidak ingin disandingkan dengan Sim Hae Ji."


Mike tampak menghembuskan nafas panjang. "baiklah, lalu siapa modelnya? kita harus sudah mulai pemotretan sore ini."


Semua orang menatap Jihyo. "aku belum tahu.." jawabnya enteng.


"Jihyo jangan bercanda!!" ucap Hyun Soo kesal. "aku sudah membela mu,"


"biar aku pikirkan sebentar hyeong tenanglah," santainya.


Mereka semua diam menunggu jawaban dari Jihyo. Terlihat wajah mereka sudah mulai kesal.


.....


Sudah hampir 15 menit berlalu tapi Jihyo belum juga memberikan jawaban.


"Jihyo jika kamu tidak segera memilih modelnya maka kamu harus terima bersanding dengan Sim Hae Ji."


"Zoya..." ucap Jihyo cepat. "aku akan bersanding dengan Zoya."


"what..?!" semua orang terkejut mendengar jawaban Jihyo. "Zoya...? apa aku tidak salah dengar, Zoya asisten mu?" CEO menatap Jihyo tidak percaya.


"ya Zoya... jika masih ingin aku menjadi ambassador mu maka Zoya yang akan bersanding dengan ku kali ini,"


"baiklah, aku setuju..." Mike menjawab tanpa banyak berpikir. "Zoya itu sangat cantik dan tubuhnya ideal untuk memakai gaun-gaun ku nanti, aku tidak perlu mengubah apapun, dia hanya perlu menggunakan high heels yang sedikit lebih tinggi." jelas Mike.


"yah... deal.." Jihyo menjabat tangan Mike.


"aku akan menggantikan kontrak kerja ini, kamu bisa menandatanganinya nanti bersama dengan Zoya di tempat pemotretan."


"oke..."


Setelah kepergian Mike, CEO dan Hyun Soo menatap penuh tanya pada Jihyo.


"ada apa hyeong..?"


"kenapa kamu memilih Zoya?"


"yang ada dalam pikiran ku hanya Zoya, lagi pula Mike setuju "


"tapi apa Zoya akan setuju?"


"dia pasti setuju, aku yakin itu,"


aku yang akan membawa Zoya terbang tinggi hingga ke puncak dan tidak akan ada satu orangpun yang akan meremehkan dirinya lagi. batin Jihyo.


...****************...


Next....

__ADS_1


__ADS_2