Anak Suamiku

Anak Suamiku
Part 1 # Menunggu


__ADS_3

Malam semakin larut, jam dipergelangan aini sudah menunjukan pukul 10 malam, tidak biasanya yudha, suami aini pulang selarut ini bahkan tak mengabari kalau dia akan pulang terlambat, rasa cemas semakin menguasai hati aini, mulutnya tak henti berdoa agar suaminya selalu dalam perlindungan Allah.


Kembali aini melihat pergelangan tangannya, jam sudah menunjukan pukul 11malam, lama sekali aini menanti kedatangan suaminya, bahkan entah berapa kali dia menyibakan gorden rumahnya untuk melihat keluar dengan harapan dia akan melihat sosok yang dinantikan, namun sejauh matanya memandang dia tak menemukan suaminya ataupun kendaraan yang menuju halaman rumahnya.


Yaa Allah jaga suamiku " Ucapnya lirih sambil mengecek handphone dalam genggamannya namun tak ada pesan ataupun panggilan masuk ke handphonenya bahkan akun suaminya terakhir kali online pada jam 8 pagi, aini semakin takut dan hampir menangis, ya begitulah aini, wanita yang mudah sekali menitikan air mata.


Mendekati angka jam 12, aini memilih memasuki kamarnya, dia berpikir akan menunggu suaminya didalam kamar karena seharian ini hujan jadi suhu dirumah aini terasa sangat dingin, akhirnya tak terasa kantuk melanda aini, dia menyandarkan kepala pada dinding kamarnya, sekuat mungkin dia menahan kantuk, berharap suaminya akan segera pulang, lagipula aini sangat takut kalau dia tertidur dan suaminya pulang dia khawatir tidak mendengar ketukan pintu dari suaminya dan membiarkan suaminya tidur diteras,


namun karena kelelahan akhirnya aini tertidur juga.

__ADS_1


Tiba tiba seorang laki laki memasuki kamar aini, sambil memeluknya dari belakang dan berbisik " selamat ulang tahun sayang, maaf membuatmu menunggumu" ucap laki laki tersebut.


Astagfirullah " Aini beristigfar dan hampir menampar laki laki tersebut karena merasa terkejut dengan kedatangan laki laki tersebut.


hei, sayang, tenanglah. Ini abang, maaf sudah mengagetkanmu " ucap laki laki dibelakang aini yang tak lain adalah suaminya.


Yaa Allah abang, maafkan aini, sungguh aku tak bermaksud menyakitimu, maaf sayang " ucap aini sambil menundukan kepalanya. yudha yang melihat itu justru merasa sangat tidak enak karena dia yang telah mengagetkan aini tapi malah aini yang meminta maaf padanya.


Selamat ulang tahun sayang" ucap yudha pada istrinya.

__ADS_1


Bang, memangnya ini tanggal berapa,siapa yang ulang tahun? "aini tampak kebingungan tapi justru bagi yudha wajah aini yang kebingungan itu sungguh menggemaskan, ingin rasanya dia menggigit pipi aini yang terlihat chubby.


sayang, ini tanggal 11 januari, bukankan kau terlahir ditanggal ini?" ucap yudha sambil mendekatkan bibirnya pada telinga aini yang membuat aini memundurkan tubuhnya dan menatap suaminya penuh selidik.


tiba tiba yudha mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celananya.


Istri abang yang sholeha, selamat ulang tahun, maaf hari ini abang membuatmu khawatir, sengaja abang menyelesaikan semua pekerjaan abang hari ini, karena besok abang sudah mengambil cuti dan akan menghabiskan waktu hanya berdua dengan mu,sebelumnya terimalah hadiah kecil ini" ucap yudha sambil menyerahkan kotak kecil yang ia keluarkan dari saku celananya.


Aini mulai membuka kota itu pelan pelan, tiba tiba mukanya memerah melihat isi dalam kotak tersebut.

__ADS_1


Bang, apakah ini......" ucap aini seraya menatap kearah suaminya seakan tak percaya apa yang ada dalam genggamannya kini.


__ADS_2