Anak Suamiku

Anak Suamiku
Part 2 # Morning Kiss


__ADS_3

Bang, apakah ini......" ucap aini seraya menatap kearah suaminya seakan tak percaya apa yang ada dalam genggamannya kini.


iya, sayang, isteri abang yang paling cantik dan sholeha, ini tiket untuk kita berlibur selama 3 hari,terima kasih karena telah menjadi isteri, sahabat dan segalanya untuk abang, maaf kalau sampai saat ini abang belum bisa menjadi suami yang sempurna untukmu " ucap yudha sambil mengecup pucuk kepala aini.


Tak terasa ada bulir hangat yang menetes dipipi aini, rasa bahagia yang begitu dalam aini rasakan, karena yudha yang selalu mencintainya secara tulus dan dalam.


terima kasih sayang, dan tak perlu mengucapkan kata maaf, aku sangat beruntung dan bahagia bisa menjadi bagian dari hidupmu "aini mengeratkan pelukannya. Lama mereka saling berpelukan hingga akhirnya aini merenggangkan pelukannya seraya tersenyum ke arah suaminya dan yudha beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya sementara aini pergi menyiapkan baju ganti untuk suaminya lalu ke dapur untuk menyiapkan teh hangat kesukaan suaminya.


Malam ini mereka melewati malam dengan penuh bahagia.


...

__ADS_1


Tepat jam 07 pagi aini telah selesai menyiapkan sarapan untuk yudha, dan bergegas hendak memanggil yudha dikamarnya tapi ketika aini berbalik badan tiba tiba suaminya sudah ada dibelakangnya dan memeluknya.


Sayang, bolehkan hari ini aku ingin kamu menyuapiku sarapan "goda yudha pada isterinya, sementara aini tidak menjawab, wajahnya memerah dan menunduk menahan malu.


Hey sayang, kenapa? kamu tidak ingin menyuapiku pagi ini? ucap yudha dengan ekspresi dibuat seolah kecewa padahal ia tahu isterinya menahan malu.


Ti...tidak bang, aku mau " lirih aini namun masih terdengar jelas oleh yudha.


baiklah kalau begitu, lihat aku, suamimu yang tampan ini "yudha semakin gemas pada isterinya yang masih saja malu malu padahal mereka sudah menikah selama 2 tahun.


ekhm... sayang, udah dong kagetnya, abang lapar "suara yudha menyadarkan aini dari lamunannya.

__ADS_1


eehh... maaf sayang " ucap aini sambil berjalan menuju kursi yudha dan duduk disebelahnya.


Yudha yang belum puas menggoda aini tiba tiba meminta aini untuk duduk dipangkuannya, sementara aini merasa benar benar malu namun dia tak pernah berani membantah setiap ucapan suaminya hingga akhirnya aini menuruti keinginan yudha dan duduk dipangkuannya.


Sayang, terima kasih semoga kita selalu seperti ini ya, selamanya "ucap yudha sambil memeluk aini dan menggenggam tangan aini yang terasa sangat dingin.


akhirnya mereka menghabiskan sarapannya tentu dengan perasaan yang bercampur aduk karena aini menyuapi yudha sambil duduk dipangkuannya, sementara yudha benar benar merasa sangat bahagia dan berjanji akan selalu membahagiakan isterinya.


...


Dikamar aini telah selesai membereskan baju untuk pergi berlibur bersama suaminya, bahkan kini kopernya telah siap.

__ADS_1


Tiba tiba yudha meraih koper itu dan ingin membukanya, sementara aini nampak bingung dengan tingkah suaminya dan bertanya " kenapa bang, apakah ada yang kurang? tapi aku sudah memasukan semua sesuai dengan list yang telah kita buat " aini menjelaskan pada yudha karena dia benar benar yakin semua sudah dia masukan.


Tidak sayang, abang hanya ingin mengecek, berapa banyak baju seksi dan gaun malam yang kamu bawa, karena abang telah menyiapkan semuanya khusus untuk bulan madu kedua kita " lagi yudha menggoda aini sementara aini tampak tersipu dengan jawaban suaminya dan menyembunyikan wajahnya yang memerah dibalik telapak tangannya.


__ADS_2