Anda Jodoh Saya?

Anda Jodoh Saya?
Episode 24


__ADS_3

" assalamualaikum " ucap Aslan pada Abimanyu dan Nazril.


" waalaikum salam " balas kedua sahabatnya itu.


" dimana Damar sama Fatih? " tanya Aslan.


" Damar dia masih sibuk sama Al-Qur'an nya di aula, kalo Fatih udah tidur nyenyak dari tadi " jelas Nazril.


" eh Aslan, kita gak ngambilin antum makan " ucap Abimanyu.


" gak apa-apa, ana udah makan kok dirumahnya Bu nyai " balas Aslan.


" berdua? " tanya Abimanyu.


" gak sih, lebih tepatnya berempat ana, Bu nyai, Zize, sama ustadz Fawwas " jawab Aslan.


" wow, lihat kan Nazril persaingan mendapatkan Zize cukup sulit, apalagi kali ini ustadz Fawwas udah berhasil diundang Bu nyai buat makan dirumahnya " ucap Abimanyu.


" tapi masa sih ustadz Fawwas langsung tertarik sama Zize? secara kan beliau itu baru disini, belum juga satu mingguan " balas Nazril.


" bisa aja kan, secara antum tau lah auranya Zize tuh beda daripada yang lain " ucap Abimanyu dengan yakin.


" udah ah, kita mending tidur lumayan tuh satu setengah jam lagi " ucap Aslan.


" oke, kita tidur tapi abis itu... "


" Abimanyu! " ucap Nazril yang berhasil membuat laki-laki itu diam.


" iya ana tidur kok " balas Abimanyu.


ketiga sahabat itu lalu tidur di atas karpet dengan bantal yang sudah berada dibawah kepala masing-masing.


-


" Fira udah sampe " ucap Khafi pada gadis di sampingnya itu.

__ADS_1


" kok cepet sih " balas Fira yang perlahan membuka matanya.


" iyalah cepet orang dari tadi tuh tidur mana sadar kalo macet " ucap Khafi.


gadis itu lalu turun dari mobil dan mengambil tasnya tak lupa beberapa pesanan dari sahabatnya.


" udah ana balik ya " ucap Khafi.


" eh bentar " tahan Fira.


" kenapa? " tanya Khafi.


gadis itu lalu memberikan sebuah paper bag hitam bergambar emoticon tersenyum.


" buat ana? " tanya Khafi.


" ya buat siapa lagi? " balas Fira dengan wajah kesalnya.


" makasih ya " ucap Khafi sambil menerima paper bag pemberian Fira.


satu jam yang lalu.


" eh, itu karnaval apa deh? " tanya Fira.


" gak tau " balas Khafi.


" kesana yuk " ajak Fira.


" Fira " ucap Khafi seakan menolak ajakan gadis itu.


" janji gak bakal lama khafi, lihat sebentar terus kita pulang " balas Fira.


Khafi lalu berjalan sambil melipat kedua tangannya dengan Fira yang berada di belakangnya.


" Khafi lihat deh lucu-lucu banget " ucap Fira sambil melihat sebuah stand aksesoris.

__ADS_1


" Mbak yang ini ada pasangannya ya? " tanya Fira.


" ada kak, memangnya mau pasangan sama siapa? " tanya penjaga stand tersebut.


" buat..., Khafi? mbak lihat temen saya gak yang tadi kesini sama saya? " tanya Fira.


" oh, mas nya tadi ke arah sama kak " jawab penjaga stand tersebut.


" oh, makasih ya mbak, saya tanya temen saya dulu " balas Fira.


gadis itu lalu mencari Khafi dan berhasil menemukan nya di sebuah stand gelang.


" ya Allah Khafi, dari tadi dicariin ngapain lihat gelang? " tanya Fira pada Khafi.


" gak, lucu aja gitu " balas Khafi yang masih saja melihat gelang incarannya.


" mau beli?, yang huruf k lucu tuh cocok lagi Khafi " ucap Fira.


" nanti aja, lagian nanti kita juga bakal ke tempat ini lagi, ayo " balas Khafi.


" duluan, ana sakit perut udah dari tadi nih " ucap Fira sambil memegang perutnya.


" jangan lama-lama, ana tunggu di mobil " balas Khafi.


khafi lalu berjalan menuju mobil, sedangkan Fira gadis itu pergi sebentar lalu setelah beberapa detik ia lalu berjalan kembali menuju toko gelang tadi.


" mas mau gelang yang itu yah " ucap Fira sambil menunjuk gelang incaran Khafi.


" yang ini mbak? " ucap penjual gelang tersebut.


" iya mas, tapi warnanya hitam sama biru dongker, yang hitam namanya khafi, yang biru dongker namanya Fira ya mas " jelas Fira.


" iya mbak tunggu sebentar ya " balas penjual tersebut.


Fira lalu menunggu gelang pesanannya, sedangkan Khafi laki-laki itu masih menunggu di mobil dengan sambil membaca Al-Qur'an.

__ADS_1


-


__ADS_2