Anda Jodoh Saya?

Anda Jodoh Saya?
Episode 36


__ADS_3

Berbeda dengan suasana lingkungan pondok yang masih sama, kali ini Dita dan Dhara tengah sibuk dengan soal fisika yang diberikan oleh Ustadz Abu.


" Afwan Ustadz " ucap Najla ditengah keheningan.


" iya Najla kenapa? " balas Ustadz Abu dengan nada lembut.


" ana belum paham, jadi ana izin ke toilet dulu ya Ustadz " ucap Najla polos yang otomatis membuat seluruh anggota kelas itu heran seketika.


" ya Allah Najla, hubungan belum paham sama ke toilet apa?, antum ini ada-ada saja " balas Ustadz Abu yang sudah terlihat pasrah dengan kelakuan Najla yang tak ada habisnya.


" iya nih Ustadz, bohong itu, palingan izin ke toilet adalah pengalihan isu supaya bisa kabur dari kelas " balas Jua.


" gak Ustadz ini beneran ana gak bohong, ngerjain soal fisika kayak gini itu bikin sakit perut, jantung berdebar kencang, dan pusing, nah dari pada ana ambyar, disini mending ana izin keluar bentar Ustadz buat narik udara segar, siapa tau otak langsung encer " jelas Najla penuh keyakinan.


" iya silahkan Najla " balas Ustadz Abu.


" Syukron Ustadz " ucap Najla senang.


Ustadz Abu lalu kembali menulis soal di papan tulis.


" berarti abis ini kosong yah " tanya Dita.


" iya, kenapa emangnya?, bagus dong kita jadi bisa santai, paling ada tugas dikit dari Ustadz Fawwas " balas Dhara yang masih melanjutkan mengerjakan tugas.


Dita nampak tak bersemangat, jelas ia menunggu pelajaran Fawwas sejak Minggu lalu, karena pelajaran Fawwas hanya satu Minggu sekali, dan kali ini tidak ada.

__ADS_1


" Dita " panggil Ustadz Abu menyadarkan gadis itu.


" eh iya kenapa Ustadz? " balas Dita.


" antum melamun? " tanya Ustadz Abu.


" hehe iya " balas Dita polos.


" daripada ngelamun, bantu Ustadz buat ngumpulin buku fisika kelas antum, kalau sudah selesai bawa ke ruangan Ustadz " ucap Ustadz Abu.


" baik Ustadz " balas Dita.


Ustadz Abu lalu menutup pelajaran hari itu, karena lima menit lagi bel akan berbunyi, setelah Ustadz Abu menutup pelajaran, Dita lalu segera beranjak mengambil semua buku tugas fisika.


" heh, enak aja, ana udah nyenggol antum ya, antum aja yang gak sadar-sadar, selamat ngumpulin tugas " ejek Dhara.


Dita lalu berjalan keluar kelas setelah mengumpulkan seluruh buku, gadis itu lalu segera melangkah menuju kantor Ustadz Abu yang tak jauh dari kelas, namun salah satu bagian yang paling ia benci disini adalah jalan di wilayah kelas putra, iya kelas putra, karena letak kantor Ustadz Abu terletak di wilayah putra, dan siapapun santriwati jika ditanya bagian mana yang paling ia tak suka dipondok ini, jawabannya pasti wilayah putra.


" ya Allah semoga ana gak ketemu sama Abimanyu beserta teman-temannya " batin Dita


Untungnya Dita merupakan ketua satu, jadi santri putra manapun tidak akan pernah berani mengganggu Dita sebab segan,namun beda jika sudah bertemu dengan Abimanyu dan teman-temannya, tentu rasanya beda, ia akan diganggu serta diwawancarai abis-abisan terutama oleh Abimanyu.


" Assalamualaikum " ucap Dita saat tiba di depan ruang Ustadz Abu.


" waalaikum salam, silahkan masuk " balas Ustadz Abu yang masih sibuk dengan laptop hitam miliknya.

__ADS_1


" oh Dita, kamu taro disana ya bukunya, ada laci tulisan 12 IPA " ucap Ustadz Abu.


gadis itu lalu pergi ketempat yang ditunjukkan oleh Ustadz Abu, namun saat gadis itu ingin berbalik, suara dari balik sebuah bilik membuatnya penasaran, gadis itu lalu memutuskan untuk melihatnya.


" Nazril?, antum ngapain disini? " tanya Dita pada laki-laki yang tengah sibuk dengan lembaran kertas yang cukup banyak.


" gak lihat apa, ini lagi meriksa ulangan kalian, mana si Najla jawaban nya ngasal semua lagi " balas Nazril kesal.


" mau ana bantu gak? " tawar Dita.


" boleh, sini duduk, antum periksa yang 12 IPA putra " ucap Nazril dengan senyum manis miliknya.


" oke " balas Dita.


keduanya lalu mulai memeriksa soal.


" kenapa gak jajan aja? " tanya Nazril.


" gak males " jawab Dita singkat.


hening.


Begitulah jika Dita dan Nazril bertemu, keduanya sama-sama dingin, tak tertarik untuk basa-basi, dan fakta unik keduanya ialah mereka pernah berdebat hebat dalam sebuah forum diskusi, hingga keduanya berhasil membuat seluruh anggota yang hadir saat itu terdiam takut, namun tak lama setelah kejadian tersebut keduanya berdamai dan justru semakin dekat, walau memang jika berbicara selalu to the point.


-

__ADS_1


__ADS_2