
Kegiatan di pondok berjalan seperti biasanya, satu persatu agenda pondok berjalan dengan baik, hingga tak terasa jika agenda yang ditunggu-tunggu oleh seluruh kelas 11 hampir tiba, yaitu camp.
" besok ana mau pergi " ucap Fira pada ke lima sahabatnya yang tengah makan.
" barang-barangnya udah disiapin? " tanya Zize.
" udah kok tadi siang sekalian beli barang tambahan sama si Khafi " jawab Fira dengan santai.
" siapa mau nambah? " tanya Zeo.
" laper banget ya? " balas Dhara.
" iyalah pasti, hari ini dia latihan sampe sore, untung masih kuat badannya, kalo ana kayaknya bakal pingsan " ucap Dita sambil melihat Zeo.
" yuk ana temenin " ucap Zize yang sudah selesai makan.
" makasih " balas Zeo.
Zeo dan Zize, keduanya lalu keluar dari ruang makan khusus pengurus menuju dapur utama, tempat para santri mengambil makan.
" oh iya, besok panitia yang udah berangkat siapa? " tanya Dita.
__ADS_1
" ya Allah, untung antum tanya, nanti ya Dita ana kasih panitia dari pengurus yang bakal izin, sekaligus minta tanda tangan antum " ucap Fira.
" oke santai aja " balas Dita.
" soal panitia tadi, paling dari pengurus itu cuma bagian koordinasi Pramuka putra putri, terus kalo panitia dari guru itu paling ustadz Fahmi, ustadz Rizal, sama ustadz Fawwas ditambah beberapa ustadzah pengasuhan kalo gak salah " jelas Fira.
" kok ustadz Fawwas ikut besok sih?, padahal kan beliau besok ada jadwal ngajar " tanya Dhara.
" gak tau juga sih, cuma ini masih panitia yang belum pasti soalnya kata ustadzah Anggi bakal ada tambahan lagi tapi kita belum dikasih tau " tambah Fira.
" Zize sama Zeo mana sih?, ngambil makan lama banget " tanya Mia.
" itu Zeo lagi mau jalan kesini, tapi kok gak bareng sama Zize? " ucap Dhara sambil melihat Zeo yang tengah berjalan kembali menuju ruang makan.
" mana Zize? " tanya Dhara.
" Zize tadi dipanggil sama pengasuhan gak tau deh mau ngapain " jawab Dhara.
" yaudah kita cuci piring dulu ya, abis itu kita temenin antum makan lagi oke " jelas Mia yang dibalas anggukan gadis itu yang masih asyik mengunyah makanannya.
-
__ADS_1
sementara Zize, gadis itu telah sampai di kantor pengasuhan, ia lalu melihat ke rak dan terdapat banyak sendal yang tersusun dengan rapih.
" banyak orang nih di dalam " batin gadis itu.
Zize lalu masuk ke dalam dan benar, ustadz dan ustadzah pengasuhan tengah berkumpul bersama termasuk panitia dari guru.
" assalamualaikum " ucap gadis itu sambil membuka pintu dengan suara yang lembut namun sedikit lantang.
" waalaikum salam " balas ustadzah Inggit sambil tersenyum ketika melihat gadis itu datang.
" Zize sini duduk di samping ustadzah " ucap ustadzah Lily yang berada tak jauh dari pintu.
" baik, sepertinya personil kita sudah lengkap, Zize juga sudah datang mari kita mulai rapatnya " jelas ustadz Fahmi.
" assalamualaikum ustadz dan ustadzah panitia untuk acara camp besok, dan Zize kami sengaja manggil antum karena kami sepakat untuk milih antum sebagai panitia yang akan ikut besok, menemani Fira, Khafi dan kawan-kawan " jelas ustadz Rizal.
" tapi kok Fira gak tau kalo ana ikut besok, dia gak bilang apa-apa malahan " jelas Zize dengan wajah polosnya.
" memang seperti itu tidak ada panitia yang kami beritahu soal ini, jadi kamu besok akan pergi disaat seluruh santri sudah tidur, bisa dibilang kamu akan menjadi panitia spesial yang dipilih oleh seluruh ustadz dan ustadzah " jelas ustadz Fahmi pada Zize.
" oke, antum sudah paham kan Zize, untuk sistem besok kita rapatkan dulu ya mulai dari kita pergi sampai panitia koordinasi datang, dan sisanya nanti kita rapat sama bagian koordinasi di tempat camp " jelas ustadzah Inggit.
__ADS_1
setelah dijelaskan, satu persatu ustadz dan ustadzah saling memberikan sarannya, bertukar ide, dan tak terkecuali Zize, gadis itu juga ikut memberikan idenya.
-