Anda Jodoh Saya?

Anda Jodoh Saya?
Episode 34


__ADS_3

" kenapa sih Zize mukanya ditekuk terus, asem tau lihatlah kayak buah markisa tadi " ejek Aslan.


" udah deh Lan, diem aja lagi gak mood tau " balas Zize dengan ekspresi yang masib sama.


" eh itu buah seri bukan sih? " ucap Zize tiba-tiba sambil menunjuk sebuah buah kecil berwarna merah yang berada tak jauh diatasnya.


" iya, kenapa? " balas Aslan sambil melihat buah yang ditunjuk oleh Zize.


" mau " ucap Zize dengan wajah lucu yang tak sengaja dibuat olehnya.


Aslan lalu tersenyum simpel, ia lalu mengambil ranting yang sedikit panjang agar dapat menjatuhkan buah yang diinginkan oleh sahabatnya itu, laki-laki itu lalu mulai menjalankan misinya.


" nah dapet " batin Aslan saat buah kecil dan merah tersebut jauh satu persatu, sedangkan Zize, gadis itu sibuk mengambil buah yang sudah dijatuhkan oleh Aslan.


" udah belum Zize? " tanya Aslan pada gadis yang masih sibuk memunguti buah yang berjatuhan.


" udah Aslan ini udah banyak banget, takut gak habis, nanti kalo kurang kita kesini lagi ya " balas Zize dengan senyum manis miliknya.

__ADS_1


" ayo balik ke tenda " ajak Aslan sambil membuang ranting yang masih ditangannya, dan berjalan mendahului Zize.


" tunggu " tahan Zize.


Aslan lalu menengok ke belakang, ia lalu menaikkan kedua alisnya, seakan bertanya kenapa?. Sedangkan Zize, gadis itu lalu melangkah kedekat Aslan, ia lalu sedikit berjinjit menyamakan tinggi Aslan, mengambil sesuatu yang tertinggal di rambut sahabatnya itu.


" ini, buahnya ketinggalan di rambut antum, nih ambil " ucap Zize sambil memberikan buah kecil tersebut.


deg.


" sial, gadis ini bikin ana pengen berjuang lagi, padahal ana udah nyerah waktu tau antum dan ustadz Fawwas lebih deket " batin Aslan.


" ayok balik Aslan, katanya mau balik, bentar lagi koordinasi Pramuka udah mau sampe loh " ucap Zize yang berhasil membuat laki-laki itu tersadar kembali.


" oke " balas Aslan dengan suara pelan.


-

__ADS_1


" kalau ustadz memang suka sama dia, kejar, jangan diem aja, dia gadis yang sempurna loh dimata laki-laki lain, nanti kalo diambil sama yang lain ustadz nyesel loh " ucap Abian pada Fawwas yang tengah menyusun barang-barang miliknya.


" sepertinya antum sangat tertarik sama dia ya " balas Fawwas.


" iya saya sangat tertarik sama Zize Izeta, perempuan yang sangat baik dalam segala hal, semua laki-laki pastinya akan tertarik saat melihatnya, dia memiliki mata yang indah, senyum yang sangat manis, jadi bohong jika ustadz tidak tertarik pada santriwati sendiri " balas Abian.


" lalu kalau antum tertarik sama dia, kenapa antum masih disini, sana pergilah ke tendanya, ngobrol sama dia " ucap Fawwas.


" saya bisa saja pergi sekarang ke tendanya, berbicara sama dia, bahkan jika saya mau, saya bisa saja membawanya sebentar ketempat lain, tempat yang jauh lebih indah daripada disini, tapi saya sadar, gadis itu tengah menyukai laki-laki lain, entah itu siapa, yang jelas dia tadi bahkan tidak mau menatap mata saya sedikitpun, astaga, sungguh beruntung bukan laki-laki yang tengah disukai oleh gadis itu " jelas Abian panjang.


" dari mana antum tau dia sedang menyukai seseorang?, bukankah dia tipe perempuan yang tidak mudah menyukai laki-laki lain, apa mungkin anda keliru, dia bisa saja juga tertarik dengan antum sehingga tidak berani menatap mata antum? " balas Fawwas yang masih marah jika mengingat kejadian tadi.


" astaga, ustadz muda ini keras kepala banget, sudahlah ustadz, saya permisi capek kalau harus beradu argument dengan orang keras kepala, permisi " balas Abian yang sudah lelah dengan balasan Fawwas, ia lalu keluar dari tenda Fawwas.


" dia memang sempurna untuk saya miliki, sehingga saya tidak akan pernah percaya jika gadis itu menyukai orang seperti saya, yang sudah membuatnya menangis " batin Fawwas.


-

__ADS_1


__ADS_2