Angel Dan Anzel

Angel Dan Anzel
Eps27


__ADS_3

Julia terkapar lemas usai beradegan mesra dengan pria bertato naga, Meski ia tahu jika hanya di jadikan pemuas. Namun julia tetap menerima, Tidak lain dan tidak bukan lagi alasan nya adalah karena cinta.


"Bocah sialan itu sudah merenggut mahkota angel." Geram pria bertato.


"Lalu apa yang akan kau lakukan?" Tanya julia berharap pria ini menyerah.


"Tidak masalah masih perawan atau tidak, Aku tetap mencintai nya." Jawab tato naga.


Julia hanya bisa menggeram dalam hati melihat kekeh nya cinta tato naga, Tidak pernah cinta nya terlihat sedikit pun.


"Apa yang akan kau lakukan sekarang, Aku juga lelah terus begini." Ujar julia pelan.


"Apa yang membuat mu lelah? Kau hanya tinggal diam menunggu dan berbaring di ranjang." Cibir tato naga.


"Bukan raga ku yang lelah." Sahut julia.


Tato naga menatap julia dengan tajam, Satu kali gerakan tangan nya sudah mencengkeram leher julia.


"Berapa kali aku katakan pada mu jangan sampai melibat kan perasaan!" Geram tato naga.


"Uhuk, Lepas kan." Julia menepuk nepuk tangan tato naga.


"Dasar wanita tidak berguna!" Sentak tato naga menghempas kan julia kasar.


Julia mengatur nafas nya yang memburu, Rasa sakit pada leher tidak sebanding dengan rasa sakit di hati nya.


Dari segi apa pun julia selalu merasa kalah dari angel, Bahkan sekarang pria yang ia cintai pun justru mati matian mencintai angela.


******


Jam makan siang angel membawa makanan untuk suami nya, Bisa langsung meledak jika tidak di beri makan beruang hibernasi nya.


"Padahal aku pengen makan di kantin." Batin angel.


Namun tidak mungkin angel makan di kantin, Karena sudah pasti jika anzel tidak akan mau makan dengan banyak orang.


"Ayo makan." Ajak angel menyiap kan di meja.


"Apa menu nya nih?" Anzel meletak kan ponsel nya.


"Kata nya tadi mau kepiting saus padang." Ujar angel.


Anzel tersenyum senang karena istri nya selalu mengabul kan semua permintaan nya, Angel selalu siaga menjaga dan merawat nya.


"Besok aku kayak nya enggak ikut ya." Ujar anzel mengunyah daging kepiting.


"Kenapa? Bosan ya kamu." Tebak angel masih sibuk mengupas kan kepiting untuk suami nya.


"Iya, Lagian aku kayak nya juga enggak paham sama kerjaan ini." Sahut anzel.


"Ya udah kamu di rumah aja, Siapa tau kan kamu bisa buat aplilasi game lagi." Ujar angela.

__ADS_1


Hanya anggukan yang anzel berikan, Ia merasa tidak enak jika hanya tiduran saja di perusahaan daddy nya.


"Mau pakai nasi lagi enggak?" Tawar angel.


"Udah, Aku enggak banyak makan nasi." Tolak anzel.


Percakapan mereka di dengar kan semua nya oleh bianca, Rasa syukur tidak berhenti ia ucap kan karena sang putra mendapat kan istri yang sangat sabar dan pengertian.


******


Sudah satu minggu angel sibuk dengan urusan kantor, Seperti yang anzel bilang. Jika ia tidak ikut lagi kekantor.


"Akhir nya aku bisa pulang cepat." Girang angel bahagia.


Mobil nya memasuki halaman mansion dengan perlahan, Bodyguard membuka kan pintu untuk sang nona.


"Tuan anzel belum pulang nona." Beritahu bodyguard.


"Kemana?!" Kaget angel.


"Loh bukan nya tuan anzel sekarang datang kekantor untuk membantu?!" Bodyguard kebingungan.


"Ngomong apa kamu?! Mulai kapan anzel pergi." Panik angela.


"Semenjak nona pergi kekantor, Tuan juga pergi setiap hari nona." Jelas bodyguard.


Braakk.


Hingga ia tiba di tempat yang sedang di bangun, Gedung yang baru saja mulai pembangunan nya.


"Ngapain dia di sini?! Apa dia di culik orang." Panik angel mengambil pistol nya.


Sangking terburu buru nya, Angel sampai menabrak wanita cantik yang juga sedang berjalan.


"Aduh hati hati dong mbak!" Seru kayra.


"Maaf ya nona." Angel menunduk membantu nya berdiri.


"Kamu angel kan?" Kayra menatap angela.


Angel menatap kayra yang juga tidak asing, Ternyata itu adalah kayra anak nya kenzo de lamozada.


"Ngapain kamu di sini?" Tanya kayra.


"Aku lagi cari anzel kay, Dia kata nya seminggu ini terus keluar dari mansion! Bodyguard bilang kata nya dia datang keperusahaan, Tapi dia tidak pernah kesana." Jelas angel.


"Terus cari di sini kamu?" Bingung kayra.


"Mobil nya di sana tuh, Aku takut ada yang menculik nya dalam bangunan itu." Tunjuk angel.


"Enggak mungkin lah di bangunan itu, Di sana banyak orang kok! Itu gedung punya ku lagi di bangun." Jawab kayra.

__ADS_1


"Boleh aku cek dulu enggak kesana?!" Tawar angel.


"Ayo."


Kayra pun menemani angel memasuki bangunan baru ini, Semula angel pulang cepat karena ingin bermain dengan suami nya. Namun kini malah di serang rasa cemas.


"Tuh lihat, Orang kerja semua ngel." Ujar kayra ketika sudah di lantai dua.


"Kemana ya anzel." Cemas angel menatap kesana sini.


"Biar ku tanya dulu sama kepala proyek itu, Siapa tahu dia pernah lihat anzel." Ucap kayra.


Kepala proyek yang melihat kayra pun menunduk hormat, Yang lain juga ikut melihat bos cantik nya.


"Ada yang bisa di bantu nona?" Tanya kepala proyek.


"Apa kalian pernah ada lihat pemuda berkulit putih dan rambut hitam kelam?" Tanya kayra sambil menunjuk kan foto anzel.


"Itu kan pemuda yang melamar seminggu yang lalu, Sekarang ada di ujung sana nona." Tunjuk kepala proyek.


"Melamar? Apa maksud anda pak." Kaget angel.


Kayra langsung menarik angel mendatangi seorang pria di ujung sana, Terlihat sedang mengaduk semen.


"Permisi."


Anzel menoleh dan langsung mematung tidak bisa bergerak, Begitu juga dengan angel yang menatap tidak percaya.


"Beneran kamu anzel?!" Kayra mengelilingi anzel yang terlihat sangat buluk.


"Kenapa kamu kesini ngel?" Tanya anzel pelan.


"Jelasin sama aku sekarang?! Kenapa kamu kayak gini nzel." Teriak angel merasa hancur hati nya melihat sang suami yang sangat kotor.


"Kamu pulang duluan saja ya, Nanti biar aku jelasin." Ujar anzel pelan.


"Enggak mau! Ngomong sekarang juga kenapa kamu kerja kayak gini." Jerit angel tak kuasa menahan air mata nya.


"Aku masih harus kerja setengah jam lagi ngel, Nanti aku jelasin ya." Anzel memegang tangan istri nya.


"Jadi satu minggu ini kamu kerja kayak gini?" Tanya angel gemetar.


"Udah kalian pulang saja dulu, Ayo kalian pulang." Suruh kayra.


"Enggak bisa, Aku belum boleh pulang kay! Gaji aku juga belum dapat." Kekeh anzel.


Kayra memberi kode pada kepala proyek untuk memberikan gaji anzel sekarang, Segera kepala proyek memberikan uang seratusan sebanyak delapan lembar.


"Ini gaji kamu." Ujar kepala proyek.


"Waah, Akhir nya aku bisa dapat gaji." Girang anzel.

__ADS_1


Sedang kan angel semakin menangis melihat girang nya sang suami mendapat kan gaji pertama, Walau pun tidak seberapa.


__ADS_2